Suka Duduk Bersila, Jangan Abaikan Dampaknya pada Lutut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak Neymar, Davi Lucca, duduk bersila sembari memeluk bola saat menemani ayahnya latihan bersama timnas Brasil, di Sochi, Rusia, Jumat, 29 Juni 2018. REUTERS

    Anak Neymar, Davi Lucca, duduk bersila sembari memeluk bola saat menemani ayahnya latihan bersama timnas Brasil, di Sochi, Rusia, Jumat, 29 Juni 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekerja dari rumah atau WFH mungkin membuat Anda lebih sering duduk. Posisi duduk tertentu bisa menyebabkan masalah postur tubuh dan bahkan mengakibatkan rasa sakit.

    Anda mungkin tahu, membungkuk, tubuh terlalu condong ke belakang adalah pilihan yang buruk. Tetapi bagaimana dengan duduk bersila?

    Anak-anak kerap mempraktikkan cara duduk bersila, bahkan ada gerakan yoga yang seperti ini. Namun, tidak berarti posisi memutar lutut ini aman untuk orang dewasa pada umumnya.

    Sarah Duvall, DPT, ahli terapi fisik dan pendiri Core Exercise Solutions, mengatakan jika tidak mengalami sakit lutut dalam posisi bersila, Anda tidak perlu khawatir. Bahkan, posisi duduk ini mungkin memiliki manfaat besar untuk mobilitas dan bahkan dapat membuat sendi lebih lentur selama tidak terlalu lama di posisi ini sepanjang hari.

    "Semakin banyak bergerak setiap hari, tubuh akan lebih sehat. Tetapi jika mengulangi gerakan yang sama atau tetap pada posisi yang sama, Anda membebani sendi, otot, dan ligamen tertentu," tutur Duvall.

    Duduk di posisi bersila sebenarnya bisa menambah variasi pada pola gerakan harian dan sebagai hasilnya membantu meningkatkan rentang gerakan di lutut dan sendi pinggul. Namun, tubuh setiap orang berbeda. Jika merasakan ketidaknyamanan lutut dalam pose bersila, berhentilah duduk dengan cara itu karena dapat memperburuk masalah lutut yang sudah ada sebelumnya.

    "Mempertahankan sendi dalam posisi bengkok untuk waktu yang lama dapat membuat cairan menumpuk, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit," kata Duvall.

    "Tergantung pada apa yang salah pada lutut, tekukan dan puntiran akibat posisi ini juga dapat memperburuk robekan meniskus," sambungnya.

    Mayo Clinic mencatat meniskus adalah sepotong tulang rawan karet berbentuk C yang melindungi ruang antara tulang kering dan tulang paha. Ketika meniskus robek, posisi bersila, yang memaksa lutut berputar, tak akan bisa bersahabat dengan Anda.

    Tetapi, jika memiliki lutut yang sehat, Anda mungkin merasakan sedikit kekakuan sementara di kaki setelah duduk bersila untuk sementara waktu. Ketika itu terjadi, Duvall menyarankan melakukan urutan gerakan berikut sebelum berdiri untuk membantu menenangkan kekakuan lutut dan melemaskan anggota tubuh.

    Caranya:
    1. Perlahan tekuk dan luruskan lutut untuk membantu persendian bergerak.

    2. Gerakkan pergelangan kaki, untuk membantu membuat darah mengalir serta kaki dan lutut bagian bawah menjadi hangat.

    3. Setelah itu, putar seluruh kaki untuk mendapatkan gerakan dan rotasi di atas dan di bawah lutut.

    4. Terakhir, luruskan sepenuhnya kaki dan tekan paha dengan lembut sambil mengangkat tempurung lutut. Pegang paha selama 5 detik lalu lepaskan dan ulangi sebanyak tiga kali. Demikian seperti dilansir Livestrong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.