Pantau Kepatuhan Protokol Kesehatan, Satgas Covid-19 Luncurkan Ini

Reporter

Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. REUTERS/Issei Kato

TEMPO.CO, Jakarta - Sudahkah Anda disiplin menjalankann protokol kesehatan, seperti selalu #pakaimasker di luar rumah, #jagajarakhindarikerumunan, dan eajin #cucitanganpakaisabun? Kini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sudah punya sistem inovasi Bersama Lawan COVID-19 (BLC) Perubahan Perilaku untuk memantau kepatuhan setiap individu maupun institusi terhadap protokol kesehatan.

"Sebagai salah satu upaya preventif promotif kesehatan dalam penanganan COVID-19, maka diluncurkan inovasi oleh Satgas Penanganan COVID-19 dari bidang data IT dan tim pakar untuk melakukan monitoring perilaku terkait kedisiplinan protokol kesehatan," ujar juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.

Wiku mengatakan inovasi ini adalah sistem Bersama Lawan COVID-19 (BLC) Perubahan Perilaku yang dirancang untuk menghasilkan data realtime, terintegrasi, sistematis, interoperabilitas, dan sistem yang melibatkan koordinasi lintas sektor.

Dia menjelaskan melalui sistem ini, petugas dapat memasukkan data terkait pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat di lokasi pengawasan, secara realtime. Data akan diolah menjadi statistik untuk mengetahui lokasi atau area terbanyak dengan lokasi geografis ditemukannya pelanggaran protokol.

Data akan digunakan untuk optimalisasi pelaksanaan operasi yustisi. Dia menjelaskan salah satu fitur dalam sistem BLC Perubahan Perilaku adalah adanya kuisioner untuk melaporkan adanya kerumunan yang terjadi dan memonitor kepatuhan institusi maupun individu terhadap protokol kesehatan. Fitur ini untuk melihat dan melaporkan kepatuhan individu dan institusi, di mana hasil pelaporan akan berbentuk sebuah dashboard nasional alat navigasi.

"Ini sudah berjalan sekitar empat minggu dan sudah ada 18.960.212 orang yang dipantau dalam 3.048.380 titik pantau di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Dia mengatakan pemantauan sudah berlangsung di seluruh provinsi dan 495 kabupaten/kota. Melalui dashboard ini bisa diketahui jumlah orang yang dipantau.

"Sistem ini sebenarnya untuk antisipasi supaya virus tidak bisa menular kepada manusia karena apabila kita lihat data kasus yang ada ini akibat kerja virus menularkan. Maka, perubahan perilaku adalah cara kita mengantisipasi sebelum virus yang dapat menular," katanya.

Adapun dalam penggunaan sistem ini Satgas Penanganan COVID-19 dibantu oleh sekitar 95.000 personel TNI dan hampir 200.000 personel Polri. Selain itu juga ada sekitar 17.000 relawan satgas perubahan perilaku yang turut serta. Wiku mengingatkan tidak ada toleransi atas ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan.

"Jika sudah ada bukti pelanggaran protokol kesehatan maka akan ditindak tegas," tuturnya.

*Konten ini adalah kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.






Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

11 jam lalu

Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

Honda menurunkan rencana produksi di dua pabrik di Jepang karena terkendala rantai pasokan dan logistik yang dipicu oleh wabah Covid-19.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

1 hari lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

2 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

2 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

4 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

4 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

6 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

6 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

6 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

7 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.