Ketahui Ciri-ciri Posesif, Bermula dari Cemburu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    TEMPO.CO, Jakarta - Posesif merupakan satu dari enam bentuk kecemburuan. Lima bentuk perilaku cemburu lainnya adalah rasa tidak mampu, tidak aman, kesulitan membedakan mana yang persepsi dan mana yang nyata, obsesif, dan paranoid. Ciri-ciri posesif berbeda dengan cerminan rasa cemburu lainnya.

    Mengutip laman Medium, Psikolog Seth Meyers mengatakan kadar kecemburuan amat beragam, tergantung dari jenis hubungan yang dijalani. "Sebab itu ada kecemburuan yang bisa dibenarkan dan ada juga yang berlebihan," kata Meyers. Solusi untuk setiap perilaku yang mencerminkan kecemburuan juga membutuhkan penanganan berbeda.

    Posesif pada dasarnya adalah rasa memiliki dan berhak. Meyers menjelaskan, perasaan memiliki yang dirasakan oleh seorang posesif akan terasa berlebihan dan tak masuk akal bagi orang lain. Tak dipungkiri, rasa memiliki memang menjadi hal mendasar pada seseorang sesuai perannya. Contoh, pacar, suami, istri, anak, dan lainnya.

    Orang yang posesif akan menakar peran orang lain dalam bobot yang amat berat, sehingga dia merasa sangat berhak terhadap orang dengan peran tadi. Ketika merasa sangat berhak atas orang lain, maka dia akan sangat melindunginya dan takut keberadaannya bakal tersisih atau terancam.

    Bagi yang sedang menjalin hubungan -entah itu asmara, pertemanan, sampai rumah tangga, Meyers mengatakan sikap posesif justru akan menghancurkan hubungan tersebut. "Perlu diingat ketika kita merasa berhak atas orang lain, maka orang itu harus menyetujuinya. Tidak bisa hanya dari satu pihak," ucapnya.

    Pada tingkatan yang rendah, sikap posesif bisa diatasi dengan saling terbuka dalam membangun relasi, baik pertemanan maupun cinta. Namun jika wujud dari sikap posesif ini sudah masuk kategori paranoid, maka sebaiknya berkonsultasi dengan ahlinya.

    Ciri-ciri posesif dalam perilaku, Meyers melanjutkan, bisa berupa kontrol dan dominasi total. Dia mengingatkan agar siapapun berhati-hati karena sifat posesif bisa menular. Tak jarang orang menerapkan standar ganda, yakni menjadi posesif terhadap orang lain, namun menuntut kebebasan mutlak untuk diri sendiri.

    Baca juga: Awas Pasangan Posesif, Kenali Tanda-tanda Berikut


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.