5 Kesalahan Umum Membersihkan Rumah yang Terus Berulang

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita membersihkan rumah. Freepik.com

    Ilustrasi wanita membersihkan rumah. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Puncak musim hujan di tengah pandemi Covid-19, sungguh bukan kondisi yang menyenangkan. Tapi inilah waktu yang tepat untuk berdiam di rumah saja.

    Daripada mengisi waktu dengan hal-hal yang tak bermanfaat, mengapa tidak bersih-bersih saja? Namun, ada beberapa kesalahan membersihkan rumah yang perlu dihindari, seperti yang dibagikan Reader's Digest.

    Membersihkan permukaan dengan lap kering
    Membersihkan debu dengan kemoceng atau lap kering hanya akan mengakibatkan debu berterbangan dan membuat bersin. Bila tak ada penyedot debu, gunakan lap basah.

    Lupa mencuci bantal
    Bantal sebaiknya dicuci setiap minggu karena merupakan sarang kuman, minyak dari tubuh, bakteri dari air liur, sehingga perlu dicuci setidaknya setiap 3-6 bulan, bila tak sempat terlalu sering. Jangan lupa baca instruksi pencucian di labelnya.

    Baca juga: Menjaga Kebersihan Rumah di Masa Pandemi Covid-19, Perhatikan Sirkulasi Udara

    Membersihkan baja stainless dengan gerakan memutar
    Peralatan berbahan besi stainless juga harus rutin dibersihkan. Tapi jangan dengan gerakan memutar karena justru akan meninggalkan bekas. Lebih baik ikuti alur dari besi tersebut dan hasilnya pasti lebih bersih dan kinclong.

    Lupa membersihkan saklar dan remote control
    Berbagai barang dibersihkan dan dicuci, tapi Anda lupa membersihkan saklar lampu dan remote control perangkat elektronik. Padahal di benda-benda seperti itulah virus bersarang, dari bersin atau batuk yang ditutup tangan dan kemudian memegang benda-benda tersebut. Cukup semprotkan sedikit cairan disinfektan dan lap dengan kain.

    Membersihkan jendela kala cuaca cerah
    Mencuci jendela rumah dengan sabun kala sinar matahari sedang terik justru akan membuat kerja dua kali. Sabun cepat kering dan meninggalkan bekas sehingga Anda perlu membersihkannya lagi. Pilihlah waktu yang tak terlalu panas untuk melakukannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.