Tak Semua Orang Kaya Konsumtif, Ini yang Mereka Hindari

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang kaya. freepik.com

    Ilustrasi orang kaya. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang kaya sering dicap senang membelanjakan uang kapan saja, di mana saja. Itu tidak benar sama sekali. Faktanya, mereka cukup kalkulatif dalam hal membelanjakan uang untuk fasilitas dan barang-barang mewah dan itulah yang membuat posisi keuangan mereka tetap utuh.

    Mereka memiliki gaya hidup yang terstruktur dan terorganisir dan menahan diri untuk tidak membeli barang-barang yang tidak terlalu berharga. Berikut beberapa barang yang tidak pernah orang kaya beli untuk menghabiskan uang, dilansir dari Times of India.

    Belanja impulsif
    Meskipun jaket atau parfum yang sangat mahal itu terlihat cukup menarik, jangan membelinya. Banyak yang mungkin tidak menyadari tetapi pembelian impulsif adalah salah satu alasan mengapa saldo kredit mencapai titik terendah sepanjang masa. Orang kaya memiliki kebebasan untuk membeli apapun kapan pun mereka mau, tetapi tidak melakukannya karena sangat memikirkannya jika mereka benar-benar membutuhkan.

    Langganan televisi tambahan
    Anda akan terkejut melihat berapa banyak jumlah saluran TV digital dan langganan platform OTT. Orang kaya hampir tidak pernah menghabiskan waktu duduk di depan TV dan lebih suka berpegang pada langganan digital yang bagus untuk beberapa hiburan acak kapan saja. Jadi, pikirkan dua kali sebelum memperbarui paket jumbo digital.

    Baca juga: Mau Jadi Miliarder? Berikut Karakter yang Harus Dimiliki

    Barang mewah
    Sulit dipercaya orang kaya tidak membeli barang mewah untuk gaya hidup sehari-hari. Membeli pakaian mewah, tas tangan, sepatu, mobil mewah mungkin terlihat menjanjikan tetapi dapat dengan cepat mempengaruhi rekening. Membeli barang mewah sekali atau dua kali tidak apa-apa, tetapi jangan sampai membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

    Rumah dengan harga lebih tinggi
    Berinvestasi rumah dengan melebihi anggaran bukanlah hal yang sangat cerdas untuk dilakukan. Anda harus mencari kesepakatan yang mencakup banyak tawar-menawar sehingga mampu membelinya. Memamerkan rumah yang hampir tidak mampu dibeli akan menghabiskan banyak uang. Selain itu, renovasi ekstra dan interior akan benar-benar membuat bingung.

    Punya banyak kartu kredit
    Menyimpan lebih dari satu kartu kredit berarti harus melacak beberapa tagihan yang akan bertambah. Konon, orang kaya cenderung hanya menyimpan satu atau dua kartu kredit sehingga tidak perlu khawatir dengan transaksi dari akun yang berbeda. Berinvestasi hanya pada satu rekening bank superaman lebih mudah daripada harus memiliki beberapa rekening bank.

    Bayar denda keterlambatan
    Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan dalam hal menabung adalah lupa membayar iuran keuangan kepada perusahaan kartu kredit. Denda bisa sangat tinggi dalam beberapa kasus. Jadi, orang-orang harus terus memantau kapan perlu membayar tagihan kartu kredit untuk menghindari pembayaran tambahan.

    Beli barang yang tidak bertahan lama
    Orang kaya tidak membuang-buang uang untuk membeli gawai digital terbaru atau melakukan liburan gila dan mahal. Sebaliknya, mereka lebih merasa nyaman dengan telepon yang sudah ada atau dengan menginap di hotel yang nyaman. Orang-orang ini memahami nilai uang dan membelanjakannya untuk hal-hal yang pada akhirnya tidak akan bertahan lama. Jadi, sebaiknya membelanjakan uang untuk hal-hal yang penting dalam jangka panjang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.