Tips Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi selama Ramadan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berkumur. Shutterstock

    Ilustrasi berkumur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaga selalu kesehatan mulut dan gigi selama Ramadan dengan menggosok gigi tanpa membatalkan puasa. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat gigi dan mulut selama bulan puasa.

    Berikut beberapa tips menjaga kesehatan mulut dan menggosok gigi selama Ramadan.

    Tetap gosok gigi dengan rutin
    Ramadan atau bukan, Anda dianjurkan menggosok gigi dua kali sehari selama minimal 2 menit. Sikatlah gigi sehabis sahur dan sesudah berbuka puasa atau sebelum tidur. Gunakan pasta gigi dengan fluoride untuk melindungi gigi dari kerusakan.

    Bersihkan rongga mulut dengan seksama
    Selain menyikat gigi, tertiblah membersihkan rongga mulut dengan cara menyikat lidah, menggunakan benang gigi, dan jika perlu menggunakan obat kumur. Menyikat lidah dan menggunakan benang gigi membantu menghilangkan sisa-sisa makanan pengundang bakteri agar mulut tidak bau ketika puasa. Obat kumur tanpa alkohol bisa digunakan untuk memberikan kesegaran napas yang lebih tahan lama.

    Diet sehat seimbang
    Pada bulan puasa, menjalankan pola makan yang seimbang menjadi lebih penting untuk menghindari masalah pencernaan dan masalah gigi dan mulut. Hindari makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi. Sisa gula yang menempel pada gigi bisa menyebabkan penumpukan plak dan pembentukan karang gigi.

    Perbanyak makan buah dan sayur. Kandungan vitaminnya membantu mencegah masalah gigi dan mulut seperti sariawan dan mulut kering. Buah dan sayuran berserat tinggi juga memiliki kemampuan membersihkan ketika dikunyah, yang ikut membantu membersihkan gigi dari plak.

    Perbanyak minum
    Minum air putih berfungsi untuk merangsang produksi air liur yang menetralisir keasaman mulut. Meskipun sedang berpuasa, ingatlah untuk mengonsumsi 2 liter air putih sehari setelah buka puasa dan sebelum imsak.

    Hindari makanan tertentu
    Selain makanan dengan kadar gula tinggi, hindari pula penyebab bau mulut, seperti jengkol, petai, atau durian. Makanan yang mengandung terlalu banyak bawang juga dapat menyebabkan aroma mulut yang tak sedap.

    Baca juga: Awas, Keparahan Covid-19 Bisa Dipengaruhi Masalah Gusi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H