Makin Tua Makin Malas Makan, Ini Pola Makanan Sehat Untuk Lansia

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi warga lanjut usia (Lansia) dan kesehatan jasmani. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Ilustrasi warga lanjut usia (Lansia) dan kesehatan jasmani. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Makanan sehat bagi lansia dapat membantu mencegah risiko dari beragam penyakit kronis dan meningkatkan energi untuk beraktivitas secara rutin. Definisi makanan sehat akan berubah sesuai dengan usia.

    Pada lansia, metabolisme di tubuh akan melambat sehingga kalori yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit. Tubuh lansia juga memerlukan lebih banyak nutrisi tertentu dibandingkan dengan orang berusia muda. Sehingga, penting bagi para lansia untuk menyesuaikan pola makannya.

    Semakin tua usia seseorang, kebutuhan gizinya pun akan turut berubah. Karena itu, perlu dilakukan penyesuaian pola makan agar lansia terhindar dari berbagai masalah gizi yang mengintai. 

    Berikut yang harus terpenuhi makanan sehat untuk lansia agar gizi dapat seimbang:

    1. Pilih makanan rendah gula

    Perubahan diet sehat bagi lansia sudah seharusnya disesuaikan dengan kondisi medis mereka. Jika lansia didiagnosis diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi, mereka sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dengan rendah kalori, rendah lemak, dan rendah gula. Dokter juga menyarankan untuk makan makanan sehat yang rendah garam.

    2. Perhatikan kandungan vitaminnya

    Berbagai vitamin seperti vitamin K, vitamin C, vitamin D, vitamin A, dan vitamin B12 sangat penting untuk tubuh lansia. Sebab, vitamin dapat membantu berbagai proses penting di tubuh. Seperti vitamin B12, misalnya yang berguna untuk menjaga kesehatan saraf dan vitamin D yang membantu mencegah terjadinya osteoporosis. 

    3. Masukkan makanan berserat

    Bagi lansia, masalah pencernaan, seperti konstipasi, dapat mengganggu aktivitas. Untuk menghindari konstipasi, perbanyak makanan berserat dalam pola makan setiap hari. Makanan berserat juga dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung. 

    4. Mudah disiapkan oleh lansia

    Bagi para lansia yang terkadang sudah tidak bisa terlalu lama berdiri untuk menyiapkan makanan atau memasak, tak ada salahnya memilih jenis makanan sehat yang bergizi dan mudah disiapkan.

    Beberapa contohnya meliputi sayuran kalengan yang rendah garam, buah kalengan rendah gula, ayam panggang yang sudah dimasak sebelumnya, sup kalengan rendah garam, salad instan, oatmeal instan, dan sebagainya.

    Patut diingat agar selalu memeriksa label pada kemasan makanan. Pertimbangkan untuk memilih produk makanan yang hanya memberikan sedikit kadar gula, garam, dan lemak tambahan. Selain itu, pilih jenis makanan yang diperkaya banyak serat, vitamin, dan mineral.

    5. Pertimbangkan suplemen

    Karena ada beberapa pantangan dalam memilih menu makanan sehat bagi lansia, lumrah jika lansia bisa kekurangan sejumlah nutrisi penting. Konsultasikan dengan dokter apakah lansia perlu mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral. 

    LUAILIYATUL MAHMUDAH 

    Baca: Pentingnya Memilih Makanan Sehat Selama Puasa Ramadan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H