5 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak di Masa Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock

    Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Daya tahan tubuh yang kuat adalah kunci terhindar dari infeksi virus corona. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI menunjukkan rawannya penularan Covid-19 pada kelompok usia anak. Covid-19 berakibat fatal untuk tiga sampai lima persen pasien anak. Dan separuh dari persentase itu berusia kurang dari lima tahu atau balita.

    Kasus Covid-19 pada anak membuat orang tua kian waspada. Mereka harus memastikan asupan nutrisi seimbang dan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk seluruh anggota keluarga. Salah satu cara sederhana untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak adalah mendorong buah hati untuk mengkonsumsi makanan alami ketimbang hidangan olahan.

    Simak beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan imunitas anak:

    1. Telur
      Supaya lebih sehat, olah telur dengan cara merebusnya, bukan menggoreng. Telur mengandung selenium untuk menjaga kesehatan jantung, otot dan kulit. Telur juga memiliki vitamin A dan vitamin B2 atau Riboflavin yang berperan dalam pertumbuhan.

      Ada pula vitamin D untuk memastikan penyerapan kalsium dan perkembangan tulang, serta vitamin K yang membantu proses pembekuan darah. Waktu terbaik mengkonsumsi telur adalah saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Variasikan sajian telur rebus dengan bahan lain, seperti jamur, selada, dan sayuran lain untuk menambah cita rasa.

      ADVERTISEMENT

    2. Sayur
      Sayur kaya serat dan mineral, seperti zat besi dan seng, yang penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Salah satu resep jitu agar anak mau makan sayur adalah orang tua harus lebih dulu mencontohkan kepada mereka. Ingat, sifat dasar anak adalah meniru. Jadi, beri teladan yang baik mulai dari orang tua.

      Makan sayur bersama juga menjadi aktivitas yang menyenangkan saat di rumah. Variasikan atau olah menu sayur menjadi lebih menarik dan lezat. Kalau perlu, ajak anak menanam aneka sayur, memelihara, memanen, hingga mengajak mereka mengolahnya di dapur.

    3. Probiotik
      Probiotik membantu kerja usus dalam mencerna makanan. Bakteri baik mampu melawan dan menghentikan kolonisasi bakteri jahat di perut. sehingga meningkatkan kekebalan. Probiotik terkandung dalam yogurt.

    4. Buah dan biji-bijian
      Jangan lupa penuhi kebutuhan gizi anak melalui konsumsi buah-buahan dan biji-bijian. Buah dan biji-bijian mengandung vitamin, asam lemak esensial, dan Omega-3 untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu perkembangan otak.

    5. Kunyit
      Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi. Kunyit membantu meredakan alergi, asma, dan batuk ringan.

    Tak hanya menjaga asupan nutrisi seimbang. Orang tua juga mesti memastikan anak cukup istirahat, mengajak mereka berjemur atau terpapar sinar matahari di pagi hari, dan berolahraga. Ajarkan anak untuk mengelola stres yang bisa jadi muncul dari banyaknya tugas sekolah dan kejenuhan selama berada di rumah.

    NATHASYA ESTRELLA | PINKVILLA

    #CuciTangan #JagaJarak #PakaiMasker #DiamdiRumah

    Baca juga:
    Saran Dokter Jika Anak Positif Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?