7 Tips Tingkatkan Imunitas Tubuh Agar Tak Terinfeksi Covid-19 Lagi

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Minum air putih setelah berolahraga. Shutterstock

    Minum air putih setelah berolahraga. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien penyintas Covid-19 memiliki potensi terpapar virus kembali apabila tidak menjaga imunitas tubuhnya. Maka itu, penting bagi penyintas Covid-19 tetap menerapkan hidup sehat, dan menjaga imunitas tubuh, namun, bagaimana caranya?

    Berdasar saran kesehatan Anggota Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang juga Guru Besar Ilmu Kesehatan ULM, Prof Syamsul Arifin yang dikutip dari laman resmi Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 di situs covid19.ulm.ac.id, berikut tujuh tips jaga imun tubuh agar penyintas Covid-19 tak berisiko terinfeksi virus Covid-19 kembali:

    1. Mengelola stres
      Mengelola stres dengan baik untuk menjaga imun tubuh. Jika stres berlebihan, maka dapat memicu adanya produksi hormon kortisol dalam jumlah besar. Ketika hormon kortisol tinggi, maka sistem imun dapat melemah.

      Menekan stres dapat dilakukan dengan olahraga ringan, beraktivitas dengan hobi atau aktif bersosialisasi bersama teman.

    1. Rutin berolahraga
      Olahraga yang dilakukan dalam intensitas sedang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

      Selain itu, olahraga dengan intensitas sedang juga bermanfaat mengeluarkan hormon stres yang juga menjadi penyebab inflamasi, meningkatkan fungsi microbial killing, serta meningkatkan sitokin (produksi sel imunitas tubuh).

       3. Memperhatikan asupan gizi
    Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan memperhatikan 3J (jenis, jumlah dan jadwal). Jenis makanan harus mengandung makanan pokok, sayuran, lauk-pauk dan buahan-buahan.

    Jumlah biasanya menggunakan acuan satu piring makan, yaitu 3 sampai 4 porsi makanan pokok, 3 sampai 4 porsi sayuran, 2 sampai 3 porsi lauk-pauk, 2 sampai 3 porsi buah-buahan, ditambah dengan air putih. Dengan jadwal 3 kali sehari diselingi dengan 2 kali makan ringan.

    1. Konsumsi makanan penunjang sistem imun
      Makanan penunjang sistem imun diantaranya vitamin yang merupakan komponen nutrisi yang memegang peranan penting dalam kerja sistem imun tubuh, proses tumbuh kembang, kerja fungsi sistem saraf dan pencernaan.

      Kemudian, mineral juga penting untuk membantu proses transportasi vitamin di dalam tubuh ke area tertentu. Sebab, mineral juga memegang peranan penting untuk mendukung kerja sistem imun, jantung, pembuluh darah, tulang, otot, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

    1. Waktu istirahat yang cukup
      Perlu diingat, bahwa tanpa tidur cukup dalam sehari, tubuh tidak akan bisa memproduksi sitokin dalam jumlah banyak. Sitokin merupakan sejenis protein yang digunakan untuk melawan infeksi serta peradangan, kemudian secara efektif akan menciptakan respon imun tubuh.

      Jumlah waktu tidur yang sehat bagi tiap-tiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia. Orang dewasa yang lebih tua:  65 tahun ke atas membutuhkan waktu tidur malam 7 sampai 8 jam. Dewasa: 18 sampai 64 tahun perlu tidur malam 7 sampai 9 jam, dan remaja: 14 sampai 17 tahun tahun perlu tidur malam 8 sampai 10 jam.

    6. Banyak minum air putih
    Minum air putih yang banyak perlu untuk memenuhi kebutuhan air, agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Kebutuhan air setiap orang berbeda, secara umum disesuaikan dengan berat badan (45 kg= 1,9 lt; 50 kg= 2.1 lt; 55 kg = 2,3 lt, 60 kg = 2,5 lt dan seterusnya, setiap kenaikan 5 kg setara dengan penambahan konsumsi air 0,2 lt).

    1. Sering berjemur
      Tips terakhir agar penyintas Covid-19 tidak kembali terpapar Covid-19 ialah dengan berjemur, untuk menambah imunitas. Berjemur diperlukan untuk mendapat manfaat dari Ultraviolet B yang bersumber dari saat sinar matahari, sekitar jam 10.00-11.00.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Jaga Imunitas Tubuh dengan Tidur Pukul 23.00 - 05.00


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.