Kemunculan Yellowstone Season 4 Langsung Catat Rekor

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita

    INFO GAYA – Yellowstone Season 4 akhirnya resmi beredar di Mola. Kalian bisa langsung saksikan kelanjutan kisah keluarga John Dutton yang bikin penasaran. Episode terakhir di Season sebelumnya memang menyisakan pertanyaan besar. John (Kevin Costner) terbaring di pinggir jalan dengan luka tembak, sementara anak perempuannya, Beth yang diperankan aktris Inggris, Kelly Reily, terkena ledakan bom dari paket yang dikirim kepadanya.

    Tak heran, begitu Paramount Network resmi meluncurkan premier Season 4 pada 7 November silam, Yellowstone langsung memecahkan rekor fantastis sebagai premier paling banyak ditonton untuk siaran televisi kabel. Capaiannya melampaui perolehan premier The Walking Dead pada 2017, yakni 9,3 juta penonton.

    Berdasarkan catatan CNN dan Deadline, penyaksi tayangan perdana itu menyentuh 12,7 juta orang. Jumlah ini lebih besar 66 persen ketimbang premier Season 3 pada tahun lalu yang berada di kisaran 7,6 juta pemirsa. Menurut laporan dari Looper, bahkan jumlah total pemirsa merengsek naik hingga 14,2 juta penonton. 

    Angka fantastis tersebut merupakan total tayangan di Paramount Network termasuk CMT, Pop, dan TV Land. Sementara jumlah pemirsa khusus di Paramount Network saja mencapai 10,5 juta orang. Dan menurut Nielsen, film seri ini, khusus di Paramount, meraih nilai rating 4.19 untuk penonton di rentang usia 18-49 tahun. 

    “Taylor Sheridan (penulis skenario Yellowstone) menciptakan pengalaman sinematik dengan pemeran utama Kevin Costner pada film itu, yang membuat pemirsa merasa tidak pernah cukup,” kata President & CEO of the MTV Entertainment Group,Chris McCarthy.

    Taylor memang lihai meramu Yellowstone jadi paket komplit sebuah kisah kehidupan yang membuat kita selalu ingin tahu kelanjutannya. Dengan cerita berlatar belakang kehidupan para koboi yang tinggal di peternakan, perjalanan keluarga Dutton yang bertahan melawan nafsu rakus permainan uang di pusaran politik, Taylor juga apik membangun karakter setiap pemeran dengan sifat dan tabiat masing-masing. Semua itu kian lengkap ketika dibungkus dalam bingkai pemandangan memukau di Montana, Texas. Maka, jadilah film Yellowstone membuat kita betah menonton terus menerus.

    Di Mola, Yellowstone Season 4 sudah tersedia dua episode. Pada episode pertama, Half the Money, pertanyaan kita mengenai nasib John dan Beth akhirnya terjawab. Di antara raungan sirene mobil polisi di seputar lokasi ledakan bom, seorang wanita dengan kulit mengelupas penuh luka bakar keluar dari lokasi ledakan. Sambil terhuyung ia kemudian duduk di trotoar dan meminta rokok kepada seseorang yang melintas di dekatnya. Wanita itu adalah Beth. Ajaib, dia berhasil menyintas insiden bom tersebut.

    Di tempat berbeda, menantu John, Rip Wheeler (Cole Hauser), memacu mobilnya sangat kencang menuju titik pertemuan dengan helikopter penyelamat. Di samping Rip, John terbaring lemah meregang nyawa lantaran perut kirinya menganga oleh peluru. Sambil memacu mobil, Rip berulang kali meminta John bertahan hidup.

    Sedangkan anak John, Kayce Dutton (Luke Grimes), mengejar mobil van berwarna biru, tersangka kuat yang menembak John. Semua tersangka akhirnya meregang nyawa terkena peluru panas setelah Kayce beserta Sherrif dan anak buahnya menyergap mereka di sebuah persimpangan jalan. Namun Kayce ikut terluka dalam adu tembak tersebut.

    Serangan terhadap keluarga Dutton menyisakan misteri besar. Siapa dalangnya? Apakah Jamie Dutton, gubernur negara bagian, yang bersekongkol dengan pebisnis rakus karena ingin menguasai tanah John untuk dijadikan bandara pesawat terbang? Beth yang curiga, akhirnya mendatangi kantor Jamie dan mengancam akan membunuhnya. 

    Sedangkan John, usai menjalani perawatan di rumah sakit lalu melakukan penyembuhan ala koboi dengan berkuda ke dalam hutan lalu berendam di kolam alam, diyakinkan oleh Kayce bahwa sejahat-jahatnya Jamie, tidak mungkin bernafsu menghancurkan John dengan cara merampas ‘kerajaan’ peternakan itu.

    Pada Yellowstone Season 4, penontian juga diperkenalkan dengan bocah berusia 14 tahun, Carter yang diperankan oleh Finn Little. Carter adalah anak seorang pecandu obat-obatan terlarang yang dirawat di rumah sakit yang sama dengan John. Bertemu Beth di taman rumah sakit, hubungan mereka menemukan chemistry setelah ayah Carter meninggal. 

    Carter masuk ke dalam keluarga John Dutton pada episode 2: Phantom Pain. Seorang polisi mengantar Carter ke rumah Beth karena terpergok merampok toko. Bagi Carter sebagai yatim piatu dan tak punya tempat tinggal, melakukan kejahatan adalah caranya bertahan hidup. Beth tidak ingin bocah itu bertumbuh jadi seorang kriminal, sehingga ia memutuskan mengajak Carter tinggal di tempatnya. 

    Keputusan ini awalnya membuat marah suaminya, Rip. Namun niatnya memulangkan Carter ke kota batal. Menurut Beth, Carter mirip Rip saat kecil ketika datang ke peternakan dengan nasib yang mirip. Carter akhirnya dipekerjakan di peternakan sebagai pembersih kandang, dan mengangkut kotoran kuda. 

    Dengan munculnya Carter di musim ini, maka akan menimbulkan rasa penasaran baru. Mengapa sang penulis, Taylor Sheridan, tiba-tiba memasukkan karakter bocah ini? Akan seperti apa sosok Carter mempengaruhi benang merah Yellowstone, apakah sekadar sempalan, atau ada tujuan tertentu? Lantas, bagaimana dengan perjuangan keluarga Dutton menjalankan peternakannya di antara misi jahat tersembunyi para pebisnis dan politikus? Siapa otak penyerangan John dan Beth, dan apa langkah selanjutnya John untuk memenangkan peperangan ini? 

    Dua episode di Season 4 terlalu awal untuk menjawab semua itu. Kita memang harus mengikuti cerita-cerita selanjutnya. Karena itu, jangan lewatkan Yellowstone Season 4 di Mola. Apalagi ada kabar gembira, Mola mengratiskan semua episode film seri tersebut hingga akhir Desember ini. Sungguh sayang kalau kita melewatkan film yang begitu populer di Amerika ini. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.