Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pakar Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Usus Besar

Reporter

Ilustrasi usus. 123rf.com
Ilustrasi usus. 123rf.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar penyebab pendarahan dubur adalah wasir. Namun, buang air besar (BAB) berdarah tetap perlu diwaspadai dan ditangani. Pendarahan dubur bisa disebabkan oleh kondisi kanker atau prakanker, di mana polip prakanker berada di dekat ujung usus besar dan dapat meniru perdarahan dari wasir.

Kita pun perlu mengenali perbedaan antara wasir dan kanker usus besar. Gejala wasir yakni pendarahan dari dubur dapat disertai pembengkakan, nyeri, atau rasa tidak nyaman di daerah anus, bahkan bisa ada rasa gatal atau iritasi di daerah anus. Kemudian, wasir yang berupa tonjolan mungkin bisa diraba di dalam anus sedangkan wasir yang menonjol melalui rektum dapat secara spontan kembali masuk ke posisi semula di dalam rektum serta mengejan saat buang air besar, juga lebih sering BAB.

Sementara itu, kanker usus besar memiliki gejala seperti perdarahan dari dubur, jarang ditemukan rasa nyeri di daerah anus, kotoran disertai lendir dan noda darah. Kemudian, polip atau massa di dalam anus ditemukan saat pemeriksaan oleh dokter spesialis, tidak ada massa atau benjolan yang menonjol keluar, serta sering buang air besar namun terasa tidak tuntas.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2020, kanker usus besar adalah kanker terbanyak keempat di Indonesia setelah kanker payudara, serviks, dan paru. Prof. Dr. Abdul Aziz Rani, Sp.PD-KGEH, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan hal tersebut dapat terjadi karena kanker usus umumnya tidak memiliki gejala pada stadium awal sehingga orang lebih sulit mendeteksinya.

Hal inilah yang menyebabkan banyak pasien yang baru menyadari penyakit ini di stadium lanjut. Oleh karena itu, Abdul mengimbau masyarakat dapat melakukan deteksi dini kanker usus besar agar penanganan pun dapat dilakukan lebih awal.

“Kanker usus besar umumnya tidak bergejala pada stadium awal sehingga seringkali pasien datang sudah pada stadium lanjut. Itulah sebabnya deteksi dini kanker usus besar sangat penting terutama jika memiliki faktor risiko," kata Abdul.

Orang yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker usus besar jika memiliki orang tua, saudara kandung, atau kerabat dekat dengan riwayat kanker usus besar atau faktor genetik, pernah terdiagnosa polip pada usus besar, dan pernah menjalani terapi radiasi pada area perut atau pelvis. Selain itu, pemilik gaya hidup tidak sehat seperti merokok, pola makan tidak sehat, kurang olahraga, dan minum alkohol berlebih juga memiliki risiko yang tinggi. Orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes dan obesitas juga berisiko mengalami kanker usus besar.

Di sisi lain, dr. Hendra Nurjadin, Sp.PD, KGEH, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi dari Mayapada Hospital Tangerang mengimbau deteksi dini terhadap kanker usus besar perlu dilakukan. Deteksi dini pun dapat dilakukan dimulai pada usia 50 tahun ke atas jika tidak ada riwayat keluarga dengan kanker usus. Sementara deteksi dini untuk pemilik riwayat keluarga dengan kanker usus besar dapat memeriksa di rentang usia 40 tahun ke atas.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Deteksi dini kanker usus besar pada individu tanpa keluhan dapat dimulai pada usia 50 tahun ke atas jika tidak ada riwayat keluarga dengan kanker usus sedangkan jika ada riwayat keluarga dengan kanker usus besar, maka deteksi dini dapat dimulai pada usia 40 tahun ke atas,” ujar Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menambahkan saat ini sudah ada prosedur yang disebut Endoskopi Kapsul (Capsule Endoscopy) untuk menangani penyakit tersebut. Endoskopi Kapsul adalah prosedur untuk mengambil gambar saluran pencernaan dengan cara menelan kamera nirkabel kecil yang berada di dalam kapsul seukuran vitamin yang biasa diminum.

"Saat kapsul berjalan melalui saluran pencernaan, kamera mengambil ribuan gambar yang ditransmisikan ke perekam yang dikenakan di ikat pinggang. Endoskopi kapsul membantu dokter melihat bagian dalam saluran pencernaan mulai dari kerongkongan, lambung, usus halus, sampai usus besar, termasuk area yang tidak mudah dijangkau dengan prosedur endoskopi konvensional," terangnya.

Selain itu, dr. Kaka Renaldi, Sp.PD, KGEH, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi dari Mayapada Hospital Kuningan, juga menjelaskan prosedur kolonoskopi. Kolonoskopi adalah pemeriksaan usus besar dengan alat endoskopi yang berbentuk seperti selang dengan kamera di ujungnya yang dimasukkan ke dalam usus besar melalui lubang dubur. Pemeriksaan ini paling sensitif untuk mendeteksi adanya kelainan, seperti polip atau benjolan kecil pada usus besar.

“Pemeriksaan kolonoskopi adalah gold standard untuk pemeriksaan skrining kanker usus besar karena kemampuannya untuk melihat seluruh usus besar dan mendeteksi serta menghilangkan polip selama prosedur yang sama berlangsung. Ini adalah tes yang paling cocok untuk individu yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga atau kerabat dekat yang sudah menderita kanker usus besar," tuturnya.

Baca juga: Kenali Gejala Kanker Kolorektal sebelum Terlambat

Iklan

Berita Selanjutnya




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Penelitian Terbaru Temukan Dua Gejala Awal Kanker Pankreas, Apa Saja Itu?

1 hari lalu

Ilmuwan dari Hirotsu Bio Science mengamati nematoda di sebuah laboratorium di Fujisawa, Kanagawa, Jepang, 28 November 2022. Para ilmuwan dari Hirotsu Bio Science berhasil menemukan cara mendeteksi kanker pankreas menggunakan cacing berukuran mikro. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Penelitian Terbaru Temukan Dua Gejala Awal Kanker Pankreas, Apa Saja Itu?

Dua tanda awal kanker pankreas adalah rasa haus yang meningkat dan urine berwarna kuning gelap.


Apa Itu Displasia Serviks?

2 hari lalu

Ilustrasi kanker serviks. shutterstock.com
Apa Itu Displasia Serviks?

Meski disebut kondisi prakanker, perlu untuk diketahui bahwa kebanyakan orang dengan displasia serviks tidak terkena kanker.


Tips Gaya Hidup Sehat buat Penyintas Kanker

3 hari lalu

Pasien anak dengan kanker sedang bermain/Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)
Tips Gaya Hidup Sehat buat Penyintas Kanker

Berikut beberapa tips bagi penyintas kanker untuk menerapkan gaya hidup tertentu agar hidup lebih sehat dan menyenangkan.


Identifikasi Risiko Penyakit Jantung Hingga Kanker dengan Tes Genetik

7 hari lalu

Ilustrasi kanker (pixabay.com)
Identifikasi Risiko Penyakit Jantung Hingga Kanker dengan Tes Genetik

Dalam upaya pencegahan, mengidentifikasi berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes hingga kanker bisa dilakukan dengan tes genetik.


Inilah Risiko Kesehatan yang Mengintai jika Terlalu Sering Makan Pizza

10 hari lalu

Ilustrasi pizza. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Inilah Risiko Kesehatan yang Mengintai jika Terlalu Sering Makan Pizza

Pizza sebagai junk food memiliki beberapa risiko kesehatan. Apa saja risiko kesehatan tersebut?


Kenali Cara Penanganan Displasia Serviks

11 hari lalu

Ilustrasi kanker serviks. shutterstock.com
Kenali Cara Penanganan Displasia Serviks

Penanganan displasia serviks tergantung pada berbagai faktor, termasuk tingkat keparahan, usia, kesehatan, dan preferensi perawatan.


Kenali Gejala dan Penyebab Displasia Serviks

12 hari lalu

Ilustrasi kanker serviks. shutterstock.com
Kenali Gejala dan Penyebab Displasia Serviks

Displasia serviks adalah kondisi prakanker yang terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh di permukaan serviks.


5 Tips Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar

12 hari lalu

Ilustrasi kanker usus besar. shutterstock
5 Tips Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar

Risiko kanker usus besar dapat diturunkan secara signifikan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut.


7 Gaya Ikonik Tina Turner Sepanjang Kariernya

12 hari lalu

Tina Turner tampil selama konser tur
7 Gaya Ikonik Tina Turner Sepanjang Kariernya

Tina Turner terkenal karena penampilan panggungnya yang energik, vokal yang kuat dan serak, serta gaya yang glamor.


Faktor Risiko Kanker Payudara yang Bisa Diubah dan Tidak Bisa Diubah

12 hari lalu

Ilustrasi kanker payudara (pixabay.com)
Faktor Risiko Kanker Payudara yang Bisa Diubah dan Tidak Bisa Diubah

Ada dua jenis faktor risiko kanker payudara, yaitu faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Berikut penjelasannya.