Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bahasa Cinta Pasangan Berbeda, Apa Kebutuhan Anda?

Reporter

image-gnews
Ilustrasi pasangan kencan. Freepik.com/Nensuria
Ilustrasi pasangan kencan. Freepik.com/Nensuria
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Cara mengekspresikan bahasa cinta setiap pasangan berbeda. Untuk menjaga hubungan cinta tetap awet, Anda tidak hanya butuh kencan. Yang dibutuhkan masing-masing orang mengenali dan memahami bahasa cinta pasangan.

Kenali lima bahasa cinta pasangan dan cara mengekspresikannya.

Kata-kata penegasan cinta
Ada orang yang menyukai kalimat-kalimat cinta sehingga bisa memanjakan telinga. Kata-kata cinta adalah penegasan orang tersebut dicintai. Kata-kata penyemangat yang baik serta kutipan yang menginspirasi, catatan cinta, dan pesan yang menggemaskan adalah bahasa cinta yang dibutuhkan.

Hadiah
Barang-barang yang diperoleh dari pasangan menjadi bahasa cinta. Hadiah tersebut menjadi bentuk pengakuan dan memunculkan perasaan dihargai dari pasangan. Memberikan tiket konser, menghadiri pertunjukan, memberikan bunga atau hadiah itu penting.

Peduli dan memperhatikan
Saat berbincang dengan pasangan, ada yang ingin perhatian hanya tertuju kepadanya. Ada juga yang ingin makanan terhidang di atas meja. Pasangan ini menyukai pelayanan dan tindakan perhatian dari pasangan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sentuhan fisik
Ungkapan kasih sayang secara fisik, seperti berciuman, berpegangan tangan, berpelukan di sofa, dan romantisme membuat yang suka dengan kontak fisik menjadi bahasa cinta merasa dihargai. Bagi orang ini, keintiman fisik dan sentuhan mungkin sangat mendorong dan berfungsi untuk menciptakan ikatan emosional yang kuat.

Waktu berkualitas
Ketika pasangan ingin menghabiskan waktu bersama, maka bahasa cintanya adalah waktu berkualitas. Jika waktu berkualitas adalah bahasa cinta utama pasangan, maka Anda harus menyisihkan waktu untuknya. Sangat penting untuk melakukan hal-hal yang membuat pasangan merasa dicintai dan dihargai ketika berbicara tentang bahasa cinta. Dan jika Anda dan pasangan memiliki bahasa cinta yang sama, maka jangan kaget dan berusahalah untuk saling mengerti perbedaan.

Baca juga: Ayo Kenali, Mana Bahasa Cinta yang Cocok buat Anda?

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

1 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar/berpisah. Shutterstock
Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

Ada beberapa alasan kita tak cinta lagi pada pasangan sehingga berujung perpisahan. Berikut di antaranya.


Biden Janjikan Kewarganegaraan bagi 500.000 Imigran yang Menikah dengan Warga Negara AS

3 hari lalu

Sejumlah imigran menyeberangi Sungai Rio Grande di Eagle Pass, Texas, Amerika Serikat (AS), Senin, 25 Juli 2022. (Xinhua/Nick Wagner)
Biden Janjikan Kewarganegaraan bagi 500.000 Imigran yang Menikah dengan Warga Negara AS

Presiden AS Joe Biden menjanjikan sistem imigrasi yang lebih manusiawi dibandingkan kebijakan lawannya pada pilpres nanti, mantan presiden Donald Trump.


Tanda Anda Masih Terobsesi pada Mantan meski Sudah Putus Cinta

5 hari lalu

Ilustrasi pasangan putus/berpisah. Shutterstock
Tanda Anda Masih Terobsesi pada Mantan meski Sudah Putus Cinta

Menghadapi mantan pasangan yang belum bisa move on usai putus cinta memang sulit. Berikut tanda mantan masih terobsesi pada Anda.


Tips Berdamai dengan Pasangan soal Rencana Pernikahan

8 hari lalu

Ilustrasi dekorasi pernikahan/The Tribrata Darmawangsa
Tips Berdamai dengan Pasangan soal Rencana Pernikahan

Ketika tak juga mendapatkan titik temu dengan pasangan soal pernikahan, bahkan kerap memicu pertengkaran, berikut tips untuk membantu melaluinya.


50 Long Text untuk Pacar yang Romantis, Hubungan Jadi Langgeng

9 hari lalu

Begini long text untuk pacar yang bisa dijadikan referensi. Memberikan kata-kata romantis tentunya akan membuat hubungan makin langgeng. Foto: Canva
50 Long Text untuk Pacar yang Romantis, Hubungan Jadi Langgeng

Begini long text untuk pacar yang bisa dijadikan referensi. Memberikan kata-kata romantis tentunya akan membuat hubungan makin langgeng.


Sederet Sinyal Pasangan Tak Lagi Cinta

11 hari lalu

Ilustrasi bertengkar. Shutterstock
Sederet Sinyal Pasangan Tak Lagi Cinta

Tiba-tiba saja perilaku pasangan berubah. Ia mulai menjauh, tak tertarik membahas masa depan. Semua itu bisa menjadi sinyal dia tak lagi cinta.


Survei: 50 Persen Laki-laki Enggan Mengungkapkan Perasaan karena Takut Dicap Lemah

17 hari lalu

ilustrasi pria sedang berbincang-bincang dengan temannya (Pixabay.com)
Survei: 50 Persen Laki-laki Enggan Mengungkapkan Perasaan karena Takut Dicap Lemah

Survei menemukan fakta sekitar separuh laki-laki responden takut mengungkapkan masalah atau perasaan karena khawatir dicap lemah.


Pakar Hubungan Sebut Kaitan Jatuh Cinta dan Kerja Otak

17 hari lalu

Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com
Pakar Hubungan Sebut Kaitan Jatuh Cinta dan Kerja Otak

Ketika jatuh cinta, hormon tertentu dan neurotransmitter dilepaskan tubuh dan membantu menjelaskan perasaan Anda, dan semua terkait otak.


Cara Elegan Lupakan Mantan dan Rasa Sakit Akibat Putus Cinta

20 hari lalu

Ilustrasi putus cinta. shutterstock.com
Cara Elegan Lupakan Mantan dan Rasa Sakit Akibat Putus Cinta

Melupakan mantan pasangan memang bukan perkara mudah. Berikut tips agar tak tenggelam dalam kenangan setelah putus cinta.


Pendapat Pengacara Perceraian tentang Kualitas Pasangan Idaman

22 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar/berpisah. Shutterstock
Pendapat Pengacara Perceraian tentang Kualitas Pasangan Idaman

Berikut pendapat para pengacara perceraian mengenai kualitas pasangan yang dibutuhkan agar hubungan dan pernikahan langgeng.