Bagaimana Hukuman Bagi Penyiksa Hewan? Cek Pasal dan Sanksi Pidana Sesuai KUHP

Ilustrasi kucing terluka. Istock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pada 4 Oktober diperingati sebagai Hari Hewan Sedunia. Guna meningkatkan kesadaran untuk mencintai, menghargai, dan menghormati seluruh spesies hewan. Baik hewan peliharaan, ternak, liar, dan spesies terancam punah.

Masih dalam momen Hari Hewan Sedunia. Berikut Tempo.co mengingatkan mengenai sanski bagi para penyiksa hewan di Indonesia:

Pasal 302 dan 540 KUHP

Indonesia menjamin kesejahteraan hewan melalui  Pasal 302 dan Pasal 540 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pada Pasal 302 mengatur bahwa seseorang yang melakukan penganiayaan kepada hewan (baik ringan maupun berat) dapat dipidana maksimal 9 bulan dan denda maksimal Rp 400 ribu rupiah. 

Penganiayaan ringan dalam pasal tersebut adalah tindakan yang dengan sengaja dilakukan untuk menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya. Penganiayaan berat adalah jika tindakan mengakibatkan hewan sakit lebih dari seminggu, cacat, menderita luka berat, atau mati. 

Pasal 540 mengatur bahwa seseorang dapat dipidana paling lama 14 hari dengan denda maksimal Rp 200 ribu jika menggunakan hewan untuk bekerja di luar kemampuannya; menggunakan hewan untuk pekerjaan dengan cara yang menyakitkan hewan; menggunakan hewan yang cacat atau hamil maupun menyusui atau kudisan atau luka untuk pekerjaan; mengangkut atau menyuruh hewan tanpa diberi makan atau minuman.

Baca: 4 Oktober Hari Hewan Sedunia, Sejak Kapan?

UU No. 18 Tahun 2009 dan UU No.41 Tahun 2014

Merujuk Indonesia Judical Research Society, salah satu pasal dalam Undang-Undang (UU) No. 18 tahun 2009 dan UU No. 41 tahun 2014 juga mengatur kesejahteraan hewan ternak.

Pada UU tersebut ditekankan bahwa pemerintah (baik pusat maupun daerah) memiliki bagian dalam menjamin perlindungan hewan. Hukuman yang dapat dijatuhkan adalah pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 3 bulan serta denda paling sedikit Rp 1 juta rupiah dan paling banyak Rp 3 juta.

Peraturan Pemerintah (PP) No. 95 tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan juga menjamin kesejahteraan hewan dengan menerapkan prinsip kebebasan hewan. Kebebasan ini adalah bebas dari rasa lapar dan haus; bebas dari rasa sakit, cidera dan luka; bebas dari ketidaknyamanan, penganiayaan dan penyalahgunaan; dan bebas untuk mengepresikan perilaku alaminya.

DELFI ANA HARAHAP

Baca Juga: Hari Hewan Sedunia, Mau Tahu Sanksi Berburu Binatang yang Dilindungi?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Inilah Daftar Hewan dengan Umur Terpendek, Ada yang Kurang dari 5 Menit

43 menit lalu

Inilah Daftar Hewan dengan Umur Terpendek, Ada yang Kurang dari 5 Menit

Siklus hidup hewan memiliki umur yang berbeda-beda di tiap spesies. Rekor umur hewan terpendek adalah bisa bertahan hidup kurang dari lima menit.


Inilah Daftar Hewan dengan Usia Terpanjang, Ada yang Berpotensi Hidup Abadi

1 jam lalu

Inilah Daftar Hewan dengan Usia Terpanjang, Ada yang Berpotensi Hidup Abadi

Para peneliti menemukan hewan yang berpotensi hidup abadi alias tidak akan pernah mati. Berikut daftar hewan dengan usia terpanjang di Bumi.


Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

2 hari lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

2 hari lalu

Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

Akibat penganiayaan itu, 6 orang karyawan mengalami luka-luka. Dua di antaranya perempuan yang merupakan kasir.


Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

4 hari lalu

Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

Dalam video, nenek dianiaya dengan tendangan dan pemukulan benda tumpul. Hingga saat ini, polisi belum menahan kedua tersangka.


Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

5 hari lalu

Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

TNI AU telah menahan empat orang prajurit untuk mendalami dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Muhammad Indra Wijaya di Makoopsud III, Biak


Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

5 hari lalu

Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

Satpom Koopsud III TNI AU Biak, Papua mendalami dugaan kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang prajurit.


Anak Kombes Dilaporkan ke Polisi dalam Kasus Penganiayaan, Korban Anak-anak, Memar

8 hari lalu

Anak Kombes Dilaporkan ke Polisi dalam Kasus Penganiayaan, Korban Anak-anak, Memar

Anak Kombes dilaporkan dengan pasal tentang perlindungan anak dalam kasus penganiayaan.


Dugaan Pemukulan Anak Kombes ke Teman Bimbel, Polisi Periksa Saksi

10 hari lalu

Dugaan Pemukulan Anak Kombes ke Teman Bimbel, Polisi Periksa Saksi

Seorang remaja yang mengaku anak Kombes diduga memukul rekan bimbelnya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).


Politikus Gerindra Sebut RKUHP Tak Disahkan DPR Periode Ini untuk Hindari Bully Media dan LSM

11 hari lalu

Politikus Gerindra Sebut RKUHP Tak Disahkan DPR Periode Ini untuk Hindari Bully Media dan LSM

Menurut Habiburokhman semua fraksi menghindari bully-an media dan media soal RKUHP karena tak mau ambil risiko citra buruk mendekati pemilu.