"

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Tidur Tanpa Bantal

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp
Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah seharian beraktivitas, tidur akan membantu mengembalikan energi yang telah terkuras. Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda untuk mendapatkan kenyamanan saat tidur. Beberapa orang suka tidur di bantal besar yang empuk, sementara beberapa lainnya suka tidur tanpa bantal.

Bantal memiliki fungsi yang penting karena dapat menjaga kepala sejajar dengan leher dan tulang punggung saat tidur. Jika tulang belakang atau leher tidak dalam posisi netral, akan menyebabkan seseorang terbangun di malam hari dan membuat tubuh kurang tidur.

Dikutip dari laman National Sleep Foundation, dalam posisi ini seseorang dapat bersandar tepat di bahu dan tidak terlalu jauh ke belakang atau terlalu jauh ke depan. Namun tidur tanpa bantal juga dapat membantu mengurangi nyeri leher dan punggung bagi sebagian orang.

Orang yang tidur tengkurap umumnya paling cocok untuk tidur tanpa bantal karena sudut leher yang lebih rendah mendorong keselarasan tulang belakang yang lebih baik dalam posisi ini. Selain itu, tidur tanpa bantal juga dapat bermanfaat bagi kulit dan rambut.

Mengutip laman Medical News Today, penelitian menunjukkan bahwa bantal dapat menekan kulit saat tidur, terutama pada orang yang tidur tengkurap atau menyamping. Tidur tanpa bantal juga dapat mencegah wajah mengerut di malam hari. 

Tak hanya memberikan manfaat, tidur tanpa bantal juga dapat berisiko bagi tubuh. Dilansir dari laman Healthline, tidur tanpa bantal dapat menempatkan tulang belakang dalam posisi yang tidak alami dan membuat sendi dan otot tegang.

Selain itu, tidur tanpa bantal juga dapat memperburuk atau menyebabkan nyeri leher. Hal ini karena tidur telentang atau menyamping dapat membuat leher terlalu panjang karena tekanan pada otot leher tidak merata.

Tips Tidur tanpa Bantal

- Daripada langsung melepas bantal, mulailah dengan melipat selimut atau handuk. Buka lipatan handuk dari waktu ke waktu sampai siap untuk tidur tanpa bantal.

- Saat tidur tengkurap, letakkan bantal di bawah perut dan panggul untuk membantu tulang belakang tetap netral. Letakkan bantal di bawah lutut saat telentang atau di antara kedua lutut saat miring.

- Pilihlah kasur dengan penyangga yang cukup. Kasur yang terlalu empuk akan membuat tulang belakang melorot, sehingga menyebabkan sakit punggung.

WINDA OKTAVIA

Baca juga: Tips Mengantisipasi Salah Bantal dan Posisinya Selama Tidur








Tips Mudah Atasi Mendengkur, Cukup Goyangkan Lidah

1 hari lalu

Ketika Perempuan Mendengkur
Tips Mudah Atasi Mendengkur, Cukup Goyangkan Lidah

Seorang dokter menemukan lima olahraga lidah yang bisa menjadi solusi kebiasaan mendengkur. Simak caranya.


Manfaat Tidur Siang meski Hanya Sekejap, Jangan Terlalu Lama

1 hari lalu

Kontes Tidur Siang di Madrid, Spanyol (14/10). AP/Paul White
Manfaat Tidur Siang meski Hanya Sekejap, Jangan Terlalu Lama

Tidur siang hanya 10-15 menit cukup untuk membuat Anda bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengganggu tidur malam.


Mengapa Tidak Boleh Langsung Tidur setelah Sahur?

1 hari lalu

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp
Mengapa Tidak Boleh Langsung Tidur setelah Sahur?

Umumnya orang langsung tidur setelah sahur. Padahal, kebiasaan tersebut tidak baik bagi kesehatan. Mengapa?


6 Jenis Sakit Kepala, Apa Saja Bedanya?

2 hari lalu

ilustrasi sakit kepala (pixabay.com)
6 Jenis Sakit Kepala, Apa Saja Bedanya?

Sakit kepala tak semuanya sama, karena ada beberapa jenis penyebabnya


Masih Suka Tidur dengan Rambut Basah? Pakat Ungkap Dampak Buruknya

3 hari lalu

Ilustrasi wanita membalikkan rambut dan kepala. Unsplash.com/Erick Larregui
Masih Suka Tidur dengan Rambut Basah? Pakat Ungkap Dampak Buruknya

Bukan hanya rambut dan kulit kepala, wajah pun bisa terkena dampak buruk tidur dengan rambut basah.


4 Risiko Terpapar Kipas Angin Selama Tidur

8 hari lalu

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp
4 Risiko Terpapar Kipas Angin Selama Tidur

Tidur dengan kipas angin meningkatkan sejumlah risikoi kesehatan, reaksi alergi, penyumbatan pernapasan, hingga nyeri otot.


Mengenal Gangguan Tidur Ortosomnia, Beda dengan Insomnia?

9 hari lalu

Ilustrasi pria sulit tidur. shutterstock.com
Mengenal Gangguan Tidur Ortosomnia, Beda dengan Insomnia?

Ortosomnia adalah kekhawatiran tak bisa cukup tidur. Apa pemicu gangguan tidur ini?


Mempertimbangkan Jam Makan Malam yang Tepat, Kapan?

14 hari lalu

Ilustrasi wanita makan. Freepik.com
Mempertimbangkan Jam Makan Malam yang Tepat, Kapan?

Idealnya waktu makan malam sejalan dengan ritme sirkadian dan memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan sebelum berbaring tidur


Gangguan Gerak Otot, Apa itu Spastisitas?

14 hari lalu

Ilustrasi kaki. Foto: Unsplash.com/Lucrezia Carnelos
Gangguan Gerak Otot, Apa itu Spastisitas?

Spastisitas gangguan pola pergerakan otot yang menyebabkan kontraksi dan menolak untuk diregangkan saat sedang bergerak atau istirahat


Cara Memperbaiki Kulit dan Kolagen dengan 3 Kebiasaan Malam Hari

17 hari lalu

Ilustrasi wanita menggunakan penutup mata saat tidur. Foto: Freepik.com/senivpetro
Cara Memperbaiki Kulit dan Kolagen dengan 3 Kebiasaan Malam Hari

Untuk memperbaiki kulit dan memulihkan kolagen, pertimbangkan untuk menambahkan ketiga kebiasaan ini ke dalam rejimen harian