Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Manfaat Kacang Pinus Bagi Kesehatan: Menguatkan Tulang dan Jaga Berat Badan

image-gnews
Hasan Kale, seniman micro asal Turki menunjukan kacang pinus yang dilukis sebuah mata di kantornya di Istanbul, Turki, 27 November 2017. Hasan Kale, telah melukis sebanyak 350 objek micro yang berbeda. REUTERS/Murad Sezer
Hasan Kale, seniman micro asal Turki menunjukan kacang pinus yang dilukis sebuah mata di kantornya di Istanbul, Turki, 27 November 2017. Hasan Kale, telah melukis sebanyak 350 objek micro yang berbeda. REUTERS/Murad Sezer
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kacang pinus adalah camilan bergizi yang dapat dimakan mentah atau dipanggang. Kacang ini dapat ditambahkan ke dalam salad, ditaburkan di atas hummus, dan dicampur sebagai bagian dari pesto dan saus lainnya.

Kacang yang kecil, manis, dan berbentuk seperti tetesan air mata ini memiliki harga yang mahal karena waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk memanennya.

Diperlukan waktu hingga 25 tahun bagi pohon pinus untuk mulai menghasilkan kacang pinus yang dapat dimakan dan jauh lebih lama lagi untuk mencapai puncaknya. Kacang pinus kemudian perlu diekstraksi sebagai biji, dan cangkang kedua harus dibuang sebelum siap untuk dimakan.

Dilansir dari healthline, berikut ini 4 manfaat kesehatan kacang pinus: 

1. Kaya antioksidan

Kacang pohon pinus mengandung banyak vitamin E dan seng. Keduanya adalah antioksidan yang baik untuk tubuh kita. Antioksidan akan membantu mencegah kerusakan sel dan melawat bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

2. Mencegah penurunan fungsi otak

Kacang pinus dipercaya bisa mencegah penurunan fungsi otak manusia, terutama fungsi kognitif. Kita bisa mengkonsumsi kacang ini dalam menu makan sehari-hari atau olahan lainnya agar dapat mengurangi risiko Alzheimer sebesar 35 persen. 

3. Menguatkan tulang

Kandungan kalsium tinggi yang terdapat pada kacang pinus sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Selain itu, vitamin K yang ada di dalam kacang juga dapat mencegah osteoporosis serta meningkatkan kepadatan mineral tulang serta mengurangi risiko patah tulang.

4. Menjaga berat badan

Kacang pinus mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat, yang semuanya membantu kita untuk merasa kenyang lebih lama.

Meskipun kacang-kacangan adalah makanan berkalori tinggi, mereka tidak berkontribusi pada penambahan berat badan, dan membantu kita merasa lebih kenyang. Memilih kacang-kacangan sebagai camilan daripada makanan instan dapat membantu mengurangi rasa lapar.

RECHA TIARA DERMAWAN

Pilihan Editor: 4 Kuliner Khas Ambon Berbahan Kacang Kenari, Enak Sekali

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

4 hari lalu

Ilustrasi wanita hamil. Freepik.com/user18526052
Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

Banyak ibu hamil yang mendapatkan stigma terkait berat badan atau juga body shaming. sehingga membuat mereka tidak nyaman.


Ciri Anak Obesitas Menurut Dokter

7 hari lalu

Ilustrasi anak obesitas. Nursenaomi.com
Ciri Anak Obesitas Menurut Dokter

Dokter Anak menegaskan setiap anak berisiko mengalami obesitas tanpa memandang umur sehingga perlu perhatian khusus.


Sejarah dan 4 Manfaat Pilates untuk Tubuh

8 hari lalu

Ilustrasi gerakan pilates menganggat pinggul atau hip lifts. Supplied
Sejarah dan 4 Manfaat Pilates untuk Tubuh

Menghadapi berbagai tantangan kesehatan saat masih muda, termasuk asma, ganggua fisik lainnya, Joseph H. Pilates menemukan cara memperkuat tubuhnya.


Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

9 hari lalu

Ilustrasi pria makan-makanan sehat. shutterstock.com
Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

Saat berusia 40 tahun, metabolisme tubuh mulai melambat sehingga upaya menurunkan berat badan lebih sulit, risiko terserang penyakit pun meningkat.


Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

13 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil berdiri di antara pepohonan. unsplash.com/Ryan Franco
Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

Kehamilan di usia remaja (kurang dari 20 tahun) dan usia lanjut (di atas 35 tahun) tergolong rawan karena berbagai faktor. Ini alasan dan dampaknya.


Kandungan dan Cara Mengkonsumsi Susu Evaporasi

13 hari lalu

Ilustrasi susu segar (Pixabay.com)
Kandungan dan Cara Mengkonsumsi Susu Evaporasi

Susu evaporasi merupakan produk susu serbaguna yang kaya akan nutrisi penting seperti kalsium, protein, dan vitamin.


Pakar Diet Ingatkan Jangan Gampang Percaya Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya

14 hari lalu

Ilustrasi air lemon. Unsplash.com/Fransesca Hotchin
Pakar Diet Ingatkan Jangan Gampang Percaya Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya

Berikut pendapat para pakar nutrisi terkait gagasan minum air lemon untuk menurunkan berat badan. Benarkah bisa membantu menurunkan berat badan?


7 Alasan Kita Perlu Rutin Makan Buah Leci

15 hari lalu

Ilustrasi Buah Leci. shutterstock.com
7 Alasan Kita Perlu Rutin Makan Buah Leci

Buah leci sangat baik buat kesehatan karena mengandung berbagai zat nutrisi yang dibutuhkan kesehatan tubuh.


Kesaktian Daun Kelor untuk Kesehatan, Apa Saja Kandungan Si Kelor?

22 hari lalu

Daun Kelor. Pexels.com
Kesaktian Daun Kelor untuk Kesehatan, Apa Saja Kandungan Si Kelor?

Daun kelor dikenal sebagai tumbuhan yang hidup di wilayah tropis. Tak banyak yang tahu jika daun kelor memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satu manfaatnya adalah andungan anti-inflamasi didalamnya membantu mengobati insomnia.


Antropometri Bisa Deteksi Dini Stunting pada Bayi, Apakah Itu?

24 hari lalu

Petugas kesehatan mengevaluasi kondisi fisik anak menggunakan alat antropometri. Kementerian Kesehatan menargetkan pengiriman 313.737 alat antropometri ke 303.416 posyandu di Indonesia pada 2024. (ANTARA/HO-Kemenkes/rst)
Antropometri Bisa Deteksi Dini Stunting pada Bayi, Apakah Itu?

Antropometri bisa mendeteksi dini stunting pada bayi. Alat apakah itu?