Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berulang Teringat Hal yang Belum Tuntas, Apa Itu Efek Zeigarnik?

image-gnews
Ilustrasi wanita bekerja dalam kondisi cemas. Foto: Unsplash.com/Icons8 Team
Ilustrasi wanita bekerja dalam kondisi cemas. Foto: Unsplash.com/Icons8 Team
Iklan

TEMPO.CO, JakartaEfek Zeigarnik kondisi psikologis terkait kecenderungan mengingat hal yang belum tuntas daripada lainnya yang telah diselesaikan. Ini merupakan efek psikologis alami, bukan gangguan mental atau kepribadian.

Semisal contohnya aktivitas bermain game. Ketika bermain game sampai di level tertentu yang sulit untuk dilewati, bahkan setelah mencoba berkali-kali. Ketika belum berhasil menuntaskan level tersebut harus menyetop dulu bermain game, karena urusan pekerjaan. Efek Zeigarnik bisa muncul karena rasa penasaran yang dirasakan terkait game tersebut sehingga fokus dalam pekerjaan menjadi terganggu.

Apa itu efek Zeigarnik?

Mengutip Verywell Mind, fenomena efek Zeigarnik pertama kali dijelaskan oleh psikiater asal Rusia, Bluma Wulfovna Zeigarnik pada 1920. Saat makan di restoran, Zeigarnik memperhatikan para pegawai mengelola pesanan yang rumit dan makanan yang belum dibayar. Tapi, begitu pesanan telah selesai dan dibayar, para pegawai tidak bisa mengingat rincian pesanan-pesanan tersebut.

Karena penasaran, ia memutuskan untuk mempelajari makin dalam fenomena itu. Dalam salah satu eksperimennya, Zeigarnik meminta kelompok anak yang berjumlah 138 untuk menyelesaikan rangkaian tugas sederhana, teka-teki, dan soal aritmatika.

Ia membiarkan anak-anak itu menyelesaikan setengah dari tugas, kemudian menginterupsi untuk mengalihkan fokus mereka selama satu jam. Setelah dilakukan penelitian, ia menemukan 110 dari 138 anak memiliki ingatan yang lebih baik untuk tugas yang terhenti di tengah jalan daripada tugas yang telah diselesaikan.

Dalam eksperimen lainnya yang melibatkan orang dewasa, para peserta mampu mengingat tugas yang belum selesai 90 persen lebih baik daripada yang tuntas. Setelahnya, sejumlah riset lanjutan terkait hal ini dilakukan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berdasarkan hasil beberapa penelitian, terdapat sejumlah faktor yang memicu kemunculan efek Zeigarnik. Itu meliputi motivasi, ekspektasi akan hadiah atau reward, hingga dampak dari tugas tertentu yang signifikan.

Dampak efek Zeigarnik

Mengutip Good Therapy, efek Zeigarnik bisa mempengaruni kesehatan mental, tergantung cara seseorang mengelolanya. Tugas yang belum tuntas, terutama yang memiliki konsekuensi negatif bisa menggangggu pikiran yang menyebabkan stres. Pikiran itu bisa mempengaruhi kualitas tidur, meningkatkan kecemasan, dan menguras emosi.

Walaupun sisi lain efek Zeigarnik juga bisa meningkatkan kondisi mental. Misalnya, memotivasi untuk menyelesaikan tugas, mengembangkan kebiasaan yang lebih baik, dan menyelesaikan masalah yang ada. Keberhasilan menyelesaikan tugas yang didapat meningkatkan kepercayaan diri.  Pengembangan kebiasaan kerja dan belajar yang produktif juga bisa berkontribusi terhadap kedewasaan dan pengembangan kepribadian.

Pilihan Editor: Dampak Buruk Kecanduan Game, Gangguan Kejiwaan dan Kurang Sosialisasi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Banyak Orang Usia Produktif yang Bunuh Diri, BRIN Paparkan Upaya Pencegahan

1 hari lalu

Ilustrasi pencegahan bunuh diri. Shutterstock
Banyak Orang Usia Produktif yang Bunuh Diri, BRIN Paparkan Upaya Pencegahan

Pencegahan bunuh diri di kelompok usia produktif perlu pendekatan holistik dan terintegrasi, terutama pendidikan, kampanye kesadaran, serta kebijakan.


Saran Psikiater bagi Orang Tua dalam Menghadapi Anak Korban Kekerasan

3 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Mikhail Nilov
Saran Psikiater bagi Orang Tua dalam Menghadapi Anak Korban Kekerasan

Orang tua diminta tak meremehkan atau mengabaikan dan membiarkan anak yang mengalami kekerasan karena berdampak pada kesehatan mental.


Kegiatan Belajar SDN 01 Pondok Bambu Dipindahkan Seusai Kebakaran

3 hari lalu

Seorang anak mengamati bangunan sisa kebakaran di SDN 01 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa, 23 Juli 2024. Kebakaran yang terjadi usai kegiatan belajar mengajar tersebut mengakibatkan sebanyak 18 ruangan di sekolah tersebut hangus dan 18 unit mobil dinas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Kegiatan Belajar SDN 01 Pondok Bambu Dipindahkan Seusai Kebakaran

Sebanyak 18 ruangan di SDN 01 Pondok Bambu hangus dilalap si jago merah. Kebakaran terjadi Selasa siang, kemarin.


6 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Bagi Lansia, Apa Lagi Selain untuk Kesehatan Mental?

3 hari lalu

Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com
6 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Bagi Lansia, Apa Lagi Selain untuk Kesehatan Mental?

Salah satu manfaat dari memiliki hewan peliharaan adalah baik untuk kesehatan mental. Selain itu, ternyata memelihara anjing atau kucing dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Berikut selengkapnya.


Hari Anak Nasional, Ini Pesan Praktisi Kesehatan buat Orang Tua

3 hari lalu

Petugas kesehatan memberikan vaksin polio tetes tahap pertama kepada seorang bayi di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa 23 Juli 2024. Pemprov Sulawesi Barat menggelar pelaksanaan vaksin polio tahap pertama dan kedua secara serentak di sejumlah kabupaten dengan target 227.691 anak yang berlangsung selama 12 hari. ANTARA FOTO/Akbar Tado
Hari Anak Nasional, Ini Pesan Praktisi Kesehatan buat Orang Tua

Praktisi kesehatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi orang tua untuk menghindarkan anak dari penyakit menular.


4 Website Gratis untuk Cek Usia Mental, Ini Link dan Cara Mainnya

5 hari lalu

Ada beberapa website gratis untuk cek usia mental Anda. Foto: Canva
4 Website Gratis untuk Cek Usia Mental, Ini Link dan Cara Mainnya

Ada beberapa website gratis untuk cek usia mental Anda. Tes ini digunakan untuk mengukur tingkat kematangan emosional. Berikut caranya.


Joe Biden Disebut Alami Penurunan Kognitif, Begini Cara Mencegahnya saat Menua

5 hari lalu

Presiden AS Joe Biden berbicara di acara NATO untuk memperingati 75 tahun aliansi tersebut, di Washington, AS, 9 Juli 2024. REUTERS/Yves Herman
Joe Biden Disebut Alami Penurunan Kognitif, Begini Cara Mencegahnya saat Menua

Di usia 81 tahun, Presiden AS Joe Biden diduga telah mengalami penurunan kognitif. Cegah masalah kognisi saat menua dengan cara berikut.


PIWF 2024 Sediakan 60 Kelas untuk Seimbangkan Tubuh, Pikiran dan Jiwa

5 hari lalu

Zamri Mamat, Deputi Chief Marketing Officer Plaza Indonesia (tengah) bersama praktisi wellness dan partner PIWF 2024, saat jumpa pers di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis 18 Juli 2024. TEMPO/Yunia Pratiwi
PIWF 2024 Sediakan 60 Kelas untuk Seimbangkan Tubuh, Pikiran dan Jiwa

PIWF atau Plaza Indonesia Wellness Festival 2024 menghadirkan 60 kelas untuk memberikan pengalaman dan skills baru tentang kesehatan mental dan fisik


Sotong Ternyata Punya Ingatan Semu Seperti Manusia

8 hari lalu

Cumi-cumi terbesar Architeuthis dux. reuters
Sotong Ternyata Punya Ingatan Semu Seperti Manusia

Fenomena ingatan semua biasanya hanya ditemukan pada hewan dengan pemikiran tingkat tinggi seperti manusia. Baru ditemukan di sotong.


Anak Terlibat Judi Online, Penanganan Diminta Utamakan Sisi Psikologis

11 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. Menkopolhukam Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa satgas judi online telah mengantongi data ratusan jurnalis yang bermain judi online. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Anak Terlibat Judi Online, Penanganan Diminta Utamakan Sisi Psikologis

Penanganan anak yang terlibat judi online diminta mengutamakan sisi psikologis, ini alasannya.