Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengapa Nyamuk Dengue Penyebab DBD Merajalela Saat Suhu Tinggi?

image-gnews
Seorang ibu menjaga anaknya yang terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat RSUD SK Lerik di Kota Kupang  NTT Kamis, 24 Januari 2019. Pemerintah Kota Kupang menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di Kota Kupang menyusul sampai dengan Kamis (24/1) jumlah penderita DBD di kota itu mencapai 127 kasus. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Seorang ibu menjaga anaknya yang terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat RSUD SK Lerik di Kota Kupang NTT Kamis, 24 Januari 2019. Pemerintah Kota Kupang menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di Kota Kupang menyusul sampai dengan Kamis (24/1) jumlah penderita DBD di kota itu mencapai 127 kasus. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan menyebutkan nyamuk dengue semakin ganas ketika berada di suhu cuaca yang tinggi. Sebelumnya, kasus ini terjadi sejak 1968 dan meningkat saat adanya El Nino.

"Frekuensi dia (dengue) menggigit itu akan meningkat 3 sampai 5 kali lipat pada saat suhunya meningkat di atas 30 derajat," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi saat dikutip dari laman resmi Kementerian kesehatan RI pada Jumat, 16 Juni 2023.

Sebelumnya, penelitian menunjukkan bahwa nyamuk dengue penyebab demam berdarah atau DBD semakin ganas kalau dia berada di suhu yang panas. Oleh sebab itu, masyarakat diminta semakin waspada terhadap gigitan nyamuk dengue. Lantas, apa penyebab nyamuk dengue membludak dan bagaimana cara memberantasnya?

Mengutip dari rri.go.id, fenomena El Nino atau suhu tinggi menjadi penyebab tingginya kasus demam berdarah di Indonesia. Hal ini lantaran El Nino yang menyebabkan suhu lebih hangat membuat nyamuk Aedes aegypti semakin ganas. Dimana suhu panas di atas 30 derajat celcius meningkatkan nyamuk menggigit sebanyak 3-5 kali lipat.

Tak hanya itu, suhu panas membuat nyamuk dengue bertelur mencapai puncaknya. Suhu yang hangat membuat siklus hidup nyamuk menjadi lebih cepat. Akibatnya, akan ada banyak telur yang menetas sehingga kasus demam berdarah meningkat pesat.

Merujuk dari data Kemenkes pada 27 November 2022, menunjukkan kasus DBD selama 10 tahun terakhir meningkat pesat. Peningkatan tersebut mulai naik setiap bulan November, puncak kasus pada Februari, lalu turun pada Maret dan April.

Oleh karena itu, untuk membrantas perkembangan nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan gerakan 3M. Seperti dijelaskan dari dinkes.kalbarprov.go.id, pembrantasan dapat dilakukan  dengan menutup tempat penyimpanan air, menguras bak mandi dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai agar larva nyamuk tidak dapat berkembang.

Selain itu, pencegahan juga dapat dengan memakai lotion anti nyamuk atau obat pengusir nyamuk. Kemudian menggunakan bubuk Abate pada selokan dan penampungan air agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

Kendati demikian, pemberantasan nyamuk dengue tidak dianjurkan dengan fogging. Pasalnya fogging hanya berdampak sesaat dan mencemari lingkungan. Bahkan penggunaan Fogging juga dapat membuat nyamuk menjadi resisten atau kebal.

Terakhir, cara pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue. Hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue di Indonesia. Saat ini ada dua jenis vaksin yang sudah mempunyai izin edar dari BPOM dan beredar di pasaran, seperti vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.

Pilihan Editor: Suhu Semakin Panas, Waspada Kasus DBD Meningkat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tinjau Pompanisasi di Kalibeji, Jokowi: Dilakukan di Semua Provinsi Agar Produktivitas Naik

38 menit lalu

Presiden Jokowi menjelaskan tentang program pompanisasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di semua provinsi rawan kekeringan, seusai peninjauan ke Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Tinjau Pompanisasi di Kalibeji, Jokowi: Dilakukan di Semua Provinsi Agar Produktivitas Naik

Presiden Jokowi meninjau program pompanisasi di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu, 19 Juni 2024.


Musim Kemarau Segera Tiba, Waspada Potensi Penyakit Demam Berdarah Meningkat

21 jam lalu

Ilustrasi nyamuk demam berdarah (pixabay.com)
Musim Kemarau Segera Tiba, Waspada Potensi Penyakit Demam Berdarah Meningkat

Musim kemarau diprediksi terjadi mulai Juli 2024. Nyamuk menggigit 5 kali sehari di suhu di atas 25 derajat celcius.


Kemenkes Sebut Jumlah Kasus Gangguan Kesehatan saat Puncak Haji Lebih Rendah

1 hari lalu

Suasana jamaah haji berjalan kaki di Mina, Makkah, Arab Saudi, Senin 17 Juni 2024. PPIH Arab Saudi mengimbau jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi agar membadalkan lontar jamrahnya guna menjaga kesehatan dan keselamatan mereka. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Kemenkes Sebut Jumlah Kasus Gangguan Kesehatan saat Puncak Haji Lebih Rendah

Saat ini, jemaah haji Indonesia sedang melaksanakan tahapan ibadah puncak haji di Arafah, Mina dan Muzdalifah.


3 Faktor Demam Berdarah Jadi Penyakit Endemik di Wilayah ASEAN

2 hari lalu

Dunia tanpa Nyamuk (Keseharian):Dua pria tua bersongkok putih menutup hidung pada saat dilakukan pengasapan untuk mencegah berkembangnya nyamuk demam berdarah di daerah Duren Sawit, Jakarta, 10 Mei 2008. Serangan wabah penyakit mematikan itu sering muncul di Indonesia saat peralihan musim. Fotografer ingin memperlihatkan salah satu suasana khas Indonesia: pengasapan yang rutin. Ketidakacuhan tecermin dalam sikap kedua orang tua itu.(Juara 1: ACHMAD IBRAHIM/AP)
3 Faktor Demam Berdarah Jadi Penyakit Endemik di Wilayah ASEAN

WHO dan ASEAN konsolidasi untuk menangani penyakit demam berdarah yang selalu marak di Asia Tenggara.


Tak Hanya Jambu Biji, Ini 5 Obat Alami untuk Tangani Demam Berdarah

2 hari lalu

Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Azis Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu, 11 Maret 2020. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus DBD di Indonesia telah menelan 100 korban meninggal dari total 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020. ANTARA/Syifa Yulinnas
Tak Hanya Jambu Biji, Ini 5 Obat Alami untuk Tangani Demam Berdarah

Selain mengandalkan pengobatan medis, demam berdarah juga kerap ditangani dengan bahan-bahan alami berkhasiat


Rekor Suhu Panas Bulanan Global Sudah Terangkai Setahun Penuh per Mei 2024

2 hari lalu

Pengendara motor lewat di bawah alat penyiram air saat gelombang panas di Ahmedabad, India, 9 Mei 2024. Setidaknya dua orang tewas di negara bagian Kerala, India Selatan, diduga karena serangan suhu panas. REUTERS/Amit Dave
Rekor Suhu Panas Bulanan Global Sudah Terangkai Setahun Penuh per Mei 2024

Studi memperingatkan kalau suhu panas dan gelombang panas bisa bertambah ekstrem lagi jika suhu udara global menembus batas 1,5 derajat Celsius.


Demam Berdarah dapat Menyebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

3 hari lalu

Lampu Kuning Demam Berdarah
Demam Berdarah dapat Menyebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

Angka demam berdarah dengue semakin tinggi. Ketahui DBD dapat menyebabkan kematian, begini penjelasannya.


Hari Demam Berdarah ASEAN, Bagaimana Awalnya?

3 hari lalu

Ilustrasi nyamuk demam berdarah (pixabay.com)
Hari Demam Berdarah ASEAN, Bagaimana Awalnya?

ASEAN Dengue Day diperingati setiap 15 Juni, upaya untuk mengurangi kasus demam berdarah utamanya di wilayah Asia Tenggara.


Antisipasi Kekeringan, Jokowi Perintahkan Kementerian PUPR dan TNI Pasang 20 Ribu Pompa

5 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Antisipasi Kekeringan, Jokowi Perintahkan Kementerian PUPR dan TNI Pasang 20 Ribu Pompa

Pemerintah memprioritaskan pemasangan pompa pada wilayah yang menjadi tempat produksi beras dan rawan mengalami kekeringan.


Mengenali Nyamuk Wolbachia, Upaya Pencegahan DBD

7 hari lalu

Pernah ditolak, ini tujuan dari rencana pelepasan nyamuk Aedes aegypti yang mengandung wolbachia di Jakarta Barat. Sebaiknya selalu waspada. Foto: Canva
Mengenali Nyamuk Wolbachia, Upaya Pencegahan DBD

Wolbachia dalam tubuh nyamuk aedes aegypti bisa menurunkan replikasi virus penyebab demam berdarah dengue atau DBD