Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyebab Nyamuk Senang Bersarang di Halaman dan Cara Mencegahnya

Reporter

image-gnews
Ilustrasi nyamuk (Pixabay.com)
Ilustrasi nyamuk (Pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kebun dan halaman rumah yang bersemak adalah tempat favorit nyamuk. Serangga pengisap darah itu bukan kebetulan lewat melainkan mungkin saja karena sejumlah kesalahan yang dibuat pemilik rumah sekaligus halaman yang mengundang mereka datang lalu berkembang biak.

Untung menghindari, jangan lakukan hal yang bisa mengundang nyamuk. Berikut lima kesalahan yang bisa mengundang nyamuk, seperti dilansir Real Simple.

Genangan air
Genangan air sisa hujan bisa menyebabkan munculnya nyamuk. Serangga itu butuh air untuk tiga tahap pertama siklus hidupnya dan bertahan hidup sehingga genangan air dapat menjadi tempat bersarang dan mendorong perkembangannya. Kepala petugas pelanggan di Angi sekaligus salah seorang pendiri Angie's List, Angie Hicks, mengatakan jika genangan air menjadi masalah. Penting untuk sering membersihkan talang dan mengevaluasi kembali sistem drainase halaman rumah.

Sampah 
Malas membersihkan halaman sehingga sampah, termasuk dedaunan kering, tumpukan puing-puing, bisa mendatangkan nyamuk karena sampah memberi nyamuk perlindungan dari angin dan elemen lain.

“Itu menjadi tempat yang aman bagi nyamuk untuk bersarang dan bereproduksi. Pastikan untuk menyimpan atau membuang sampah dengan benar dan jauhkan kayu bakar dari tanah," tutur Hicks.

Rumput lebat
Rumput yang tumbuh lebat dapat menjadi tempat yang ideal bagi nyamuk bersarang. Kombinasi genangan air dan rerumputan yang lebat memberikan nyamuk perlindungan dan nutrisi untuk bereproduksi. Jadi, jaga kebersihan halaman dengan sering memotong rumput dan panggil tukang jika melihat masalah sistem irigasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meninggalkan makanan
Nyamuk tertarik pada aroma manis seperti saus barbekyu dan kue mangkuk yang baru saja dipanggang untuk pencuci mulut. Hicks menyarankan agar makanan tetap tertutup di luar. Kemudian, pastikan membuang sisa makanan dengan benar di tempat sampah yang tertutup. Membersihkan setelah makan di luar ruangan juga dapat menjaga halaman bebas nyamuk.

Terlalu banyak karbon dioksida
Nyamuk dapat mendeteksi berbagai senyawa, termasuk karbon dioksida, yang artinya udara yang diembuskan manusia mengundang mereka ke pekarangan rumah. Hicks menyarankan para pemilik halaman untuk menggunakan obat nyamuk yang mengandung bahan aktif yang terdaftar, seperti minyak lemon ekaliptus, DEET, atau pikaridin.

Kemudian, pertimbangkan untuk menanam tanaman pengusir nyamuk untuk membantu mengusir serangga secara alami seperti lemon balm, lavender, sitronela, catnip, marigold, basil, peppermint, rosemary, pennyroyal, dan sage, yang merupakan tanaman pengusir nyamuk alami.

Pilihan Editor: Mengapa Nyamuk Ogah Dekat yang Berbau Lavender?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Angka Kematian Demam Berdarah di Bangladesh Tembus 1.000 Jiwa, Terburuk dalam Sejarah

18 jam lalu

Pasien terinfeksi demam berdarah berada di bawah kelambu saat mereka menerima perawatan di Shaheed Suhrawardy Medical College and Hospital di Dhaka, Bangladesh, 26 Juli 2023. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
Angka Kematian Demam Berdarah di Bangladesh Tembus 1.000 Jiwa, Terburuk dalam Sejarah

Data resmi pemerintah Bangladesh pada Minggu malam menunjukkan lebih dari 1.000 orang di negara telah meninggal karena demam berdarah sejak awal tahun


Minim Sampah di Pesta Pernikahan

1 hari lalu

Konsep pernikahan ramah lingkungan atau less waste wedding kian digemari anak muda. Mereka menggelar pesta nikah dengan meminimalkan sampah.
Minim Sampah di Pesta Pernikahan

Konsep pesta pernikahan ramah lingkungan atau less waste wedding kian digemari anak muda. Mereka menggelar pesta pernikahan dengan meminimalkan sampah


10 Tahun Tercemar, Pantai di Rio de Janeiro Brasil kembali Aman untuk Berenang

4 hari lalu

Ilustrasi wanita bersantai di pantai. Freepik.com/Svetlanasokolova
10 Tahun Tercemar, Pantai di Rio de Janeiro Brasil kembali Aman untuk Berenang

Selama bertahun-tahun garis pantai di Rio de Janeiro dipenuhi limbah, sampah, dan polusi industri. Intip cara kota ini menangani limbah.


Kemenkes Ingatkan Pengaruh El Nino dan Kenaikan Kasus DBD

5 hari lalu

Petugas fogging melakukan pengasapan di RW 05, Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa, 8 Agustus 2023. Kegiatan fogging ini sebagai upaya untuk mencegah meluasnya demam berdarah dengue (DBD) di daerah tersebut. Sebelumnya, salah seorang warga di RW 05 terkena DBD. Masyarakat diminta untuk mewaspadai akan ancaman DBD saat musim kemarau dengan tetap menjaga kebersihan dilingkungan tempat tinggal. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Kemenkes Ingatkan Pengaruh El Nino dan Kenaikan Kasus DBD

Kemenkes mengantisipasi peningkatan risiko penularan DBD serta penyakit-penyakit yang menular dengan perantaraan vektor.


Rekor Terbaru Emisi Karbon Global Sektor Energi, IEA: Capai 37 Miliar Ton

5 hari lalu

Ilustrasi emisi karbon. Pexels/Elina Araja
Rekor Terbaru Emisi Karbon Global Sektor Energi, IEA: Capai 37 Miliar Ton

International Energy Agency (IEA) mengungkapkan, emisi karbon dioksida (CO2) secara global dari sektor energi mencapai rekor tertinggi baru yaitu 37 miliar ton (Gt) pada 2022. Angka ini 1 persen lebh tinggi dibanding level sebelum pandemi.


Plus Minus Minum Sparkling Water

6 hari lalu

Ilustrasi sparkling water/ANTARA/ExplorerBob/Pixabay
Plus Minus Minum Sparkling Water

Sparkling water sama menghidrasi seperti air lain, begitu juga manfaat dan kekurangannya. Cek plus minusnya.


Gelar Pameran Tunggal, Trisna Batara Olah Sampah dari Hutan Kota Babakan Siliwangi

6 hari lalu

Pameran tunggal Trisna Batara berjudul Limbah Hutan Kota Baksil di Sanggar Mitra Kota Bandung, berlangsung 20 September hingga 20 Oktober 2023. Foto: TEMPO| ANWAR SISWADI.
Gelar Pameran Tunggal, Trisna Batara Olah Sampah dari Hutan Kota Babakan Siliwangi

Seniman Bandung, Trisna Batara menggelar pameran tunggal dari karya-karyanya yang mengolah sampah alami dari hutan kota Babakan Siliwangi.


Langkah Kemenkes Tanggulangi Penularan Penyakit Kaki Gajah

7 hari lalu

Seorang petugas Dinkes memeriksa pasien penderita Kaki Gajah di Posko Kesehatan Kec. Pamulang Tangerang, Banten, Selasa (17/11). Beberapa hari lalu terdapat korban jiwa akibat memininum obat anti kaki gajah di Soreang Kab Bandung.TEMPO/Tri Handiyatno
Langkah Kemenkes Tanggulangi Penularan Penyakit Kaki Gajah

Penyebab kaki gajah adalah cacing filaria yang disebarkan melalui gigitan semua jenis nyamuk. Berikut langkah penanggulangannya.


Jenis Sampah yang Tak Boleh Dibuang Sembarangan, Cek Solusinya

7 hari lalu

Ilustrasi tong sampah. Sumber: TurboSquid
Jenis Sampah yang Tak Boleh Dibuang Sembarangan, Cek Solusinya

Beberapa jenis barang tak bisa dibuang seenaknya ke tempat sampah atau sembarang tempat karena berbahaya bagi lingkungan. Apa saja?


Tempat Sampah Kampus di Bandung Jadi Lokasi Riset Dosen dan Mahasiswa

7 hari lalu

Ilustrasi tong sampah. Sumber: TurboSquid
Tempat Sampah Kampus di Bandung Jadi Lokasi Riset Dosen dan Mahasiswa

Sejumlah kampus twlah memanfaatkan tempat sampah sebagai lokasi riset.