Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Salah Bedakan Gejala Gagal Jantung dan GERD

Reporter

image-gnews
Ilustrasi gagal jantung (Pixabay.com)
Ilustrasi gagal jantung (Pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pokja Gagal Jantung Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Siti Elkana Nauli, mengingatkan untuk mewaspadai perbedaan GERD dan gagal jantung karena gejalanya mirip. Ia mengatakan sering kali pasien yang memiliki gejala seperti sesak napas hingga cepat kenyang atau merasa begah didiagnosis GERD dan tidak diberi rujukan untuk memeriksakan diri ke dokter jantung.

“Paling banyak mendapat pasien didiagnosis sakit lambung tapi diberi obat lambung tidak sembuh-sembuh. Ketika kita lihat rontgen ternyata jantungnya membesar dan diberikan obat gagal jantung ternyata membaik,” kata Nauli. "Semua keluhan itu tidak selalu identik dengan satu diagnosis saja.” 

Ia menjelaskan yang membedakan umumnya pasien GERD akan merasakan panas di dada namun bukan sesak seperti gejala gagal jantung. Namun, beberapa penderita GERD yang lebih parah juga bisa merasa sesak. Pemeriksaan mandiri untuk tahap awal juga bisa dilakukan untuk mengetahui perbedaan tersebut dengan menekan perut area lambung, yang letaknya sedikit pada sisi kiri.

“Kalau GERD, ketika ditekan itu rasanya tidak nyaman atau nyeri. Tetapi kalau gagal jantung justru tidak ada keluhan rasa apapun tetapi kita merasakan keras, lumayan keras tetapi pasien tidak mengeluh rasa nyeri atau perih,” jelasnya.

Meski dianggap mirip, kardiolog yang di RSUD Kabupaten Tangerang itu mengatakan sebenarnya perbedaan gejala kedua penyakit itu sangat jelas. Gejala gagal jantung umumnya terjadi pada waktu malam menjelang pagi sedangkan GERD dapat terjadi di waktu yang tak tentu.

“GERD biasanya dicetuskan oleh hal tertentu, misalnya peningkatan stres atau kondisi lambung yang tidak stabil, atau kondisi makan yang tidak stabil. Jadi, memang ada pencetus khusus yang terkait kondisi biasanya makan atau tingkat kecemasan seseorang,” tambahnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Gejala gagal jantung
Pada kongres Asia Pacific Society of Cardiology (APSC) pertengahan Juli 2023 di Singapura, Nauli mengatakan orang dengan gejala gagal jantung akan mudah lelah, pingsan, dada berdebar, hingga mengalami pembengkakan pada perut dan kaki, bahkan area wajah. Gejala ini timbul akibat terjadinya pembengkakan jantung yang mengalami penumpukan cairan.

Ia menyebut penyakit jantung kerap diabaikan dan dianggap biasa seiring bertambahnya usia. Padahal, jangka waktu hidup pasien yang telah terdiagnosis gagal jantung bahkan lebih pendek dari penderita kanker. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesadaran pasien gagal jantung dan melakukan penanganan sedini mungkin.

“Pasien gagal jantung umumnya dalam lima tahun kemungkinan hidup hanya 50 persen sedangkan pasien kanker bisa hidup hingga 10 tahun. Tapi kalau pasien gagal jantung bertahan lebih dari lima tahun itu jarang,” ujarnya.

Gagal jantung adalah spektrum penyakit yang disebabkan jantung gagal berfungsi  memompa darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung menyebabkan kebutuhan sel-sel dan organ tubuh lain tidak mampu terpenuhi hingga berujung kematian.

Pilihan Editor: Cara Menekan Risiko Gagal Jantung

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


60 Menit Berharga Bagi Pasien Serangan Jantung

9 hari lalu

Ilustrasi gagal jantung. shutterstock.com
60 Menit Berharga Bagi Pasien Serangan Jantung

Apa yang bisa dilakukan dalam 60 menit bagi para penderita penyakit jantung?


Ragam Penanganan untuk GERD dan Tukak Lambung

14 hari lalu

Bakteri Helicobacter pylori penyebab tukak lambung. expasy.org
Ragam Penanganan untuk GERD dan Tukak Lambung

Dokter mengatakan tindakan penanganan untuk GERD dan tukak lambung dapat bervariasi, tergantung penyebab serta tingkat keparahan kondisi pasien.


Gastroenterolog Jelaskan Beda GERD dan Tukak Lambung serta Gejalanya

14 hari lalu

Ilustrasi Asam Lambung.(TEMPO/Gunawan Wicaksono)
Gastroenterolog Jelaskan Beda GERD dan Tukak Lambung serta Gejalanya

GERD dan tukak lambung adalah dua kondisi berbeda meski memiliki gejala khas yang hampir mirip, yakni rasa nyeri dan terbakar di bagian ulu hati.


Sekali Lagi Mengingatkan Bahaya GERD, wadpadai Penyakit Lain dengan Gejala Serupa

14 hari lalu

Ilustrasi gerd. Pexels/Cottonbro
Sekali Lagi Mengingatkan Bahaya GERD, wadpadai Penyakit Lain dengan Gejala Serupa

Mengingatkan kembali bahaya GERD. Awas belum tentu gejala sama, penyakitnya juga sama.


Inilah 3 Alasan Kopi dan Teh Tidak Dianjurkan Diminum Bersamaan

29 hari lalu

Ilustrasi wanita minum kopi atau teh hangat. Freepik.com/Tirachardz
Inilah 3 Alasan Kopi dan Teh Tidak Dianjurkan Diminum Bersamaan

Berikut tiga alasan kopi dan teh tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan.


Mengenal Ubur-ubur Api yang Mematikan

39 hari lalu

Ubur-ubur (Medusozoa). (Popular Science)
Mengenal Ubur-ubur Api yang Mematikan

Orang yang tersengat ubur-ubur api dapat mengalami rasa terbakar pada kulit, eritema, sesak napas, kejang-kejang, dan gagal jantung.


Peserta sedang Sakit tapi Tetap Ingin Ujian, Pusat UTBK ITB Syaratkan Surat Dokter

40 hari lalu

Ilustrasi UTBK (ujian tulis berbasis komputer). TEMPO/Tony Hartawan
Peserta sedang Sakit tapi Tetap Ingin Ujian, Pusat UTBK ITB Syaratkan Surat Dokter

Sejauh ini, sejak UTBK mulai digelar 30 April lalu, ada tiga orang peserta ujian yang datang dalam kondisi sakit. Terkini sakit GERD.


4 Fakta Mengenai Penyakit Asam Lambung

56 hari lalu

Ilustrasi Asam Lambung.(TEMPO/Gunawan Wicaksono)
4 Fakta Mengenai Penyakit Asam Lambung

Asam lambung tidak bisa sembuh, namun, dapat diturunkan intensitas kambuh tidaknya dengan menjaga pola makan dan menghindari pemicunya.


Minum Air Dingin dan Fibrilasi Atrium atau AFib: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

26 April 2024

ilustrasi air dingin (pixabay.com)
Minum Air Dingin dan Fibrilasi Atrium atau AFib: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

Setelah minum air dingin memunculkan fibrilasi atrium (AFib). Apa bahayanya bagi kesehatan?


Penyebab dan Cara Mencegah Dysphonia atau Suara Serak

22 April 2024

Banyak cara dilakukan orang untuk meringankan radang tenggorokan, seperti berkumur dengan larutan air garam, atau mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Namun, langkah itu hanya melegakkan tenggorokan.
Penyebab dan Cara Mencegah Dysphonia atau Suara Serak

Untuk mengatasi dan mencegah suara serak, penting untuk memahami penyebab yang mendasarinya serta tindakan pencegahan yang efektif.