Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hadapi Udara Buruk, Ini 10 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Paru-paru

image-gnews
Warga beraktivitas dengan menggunakan masker di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023. Terkait buruknya kualitas udara di Jakarta akibat polusi, pemerintah mengeluarkan imbauan untuk kembali wajib menggunakan masker saat di luar rumah. TEMPO/Subekti.
Warga beraktivitas dengan menggunakan masker di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023. Terkait buruknya kualitas udara di Jakarta akibat polusi, pemerintah mengeluarkan imbauan untuk kembali wajib menggunakan masker saat di luar rumah. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kualitas udara yang kian memburuk membuat banyak orang khawatir akan timbulnya penyakit yang mengganggu kesehatan paru-paru. Paru-paru bekerja dengan membawa oksigen ke aliran darah kita dan melepaskan limbah karbondioksida sehingga organ tubuh dapat bekerja dengan baik. 

Polusi udara yang terjadi belakangan ini berdampak pada kesehatan paru-paru seperti asma, kanker paru-paru, pneumonia, TBC dan lainnya. Untuk menjaga kesehatan paru-paru. Anda juga perlu mengonsumsi berbagai makanan sehat. Dilansir dari fccmg.com, berikut deretan makanan sehat yang baik untuk paru-paru Anda:

1. Apel 

Apel mengandung antioksidan tinggi, flavonoid, beta karoten, serta vitamin C dan E yang dapat mengurangi resiko penyakit paru-paru. 

2. Tomat 

Tomat merupakan sayuran yang kaya akan antioksidan karotenoid yang disebut dengan lycopene yang membantu untuk meningkatkan fungsi paru-paru dengan mengurangi inflamasi pada peradangan saluran napas. 

3. Anggur

Anggur mengandung flavonoid yang dusebut naringin yang dapat menekan fungsi enzim penyebab kanker. 

4. Kunyit 

Kunyit mengandung kurkumin yang baik untuk mengatasi radang pada saluran pernapasan dan asma. 

5. Kacang edamame

Kacang edamame kaya akan isoflavin yang dapat mengurangi mengi dan memperbaiki fungsi paru-paru. 

6. Buah berry 

Buah berry seperti blackberry, strawberry, dan blueberry mengandung antioksidan yang disebut dengan anthocyanin yang membantu mengurangi peradangan dan lendir di paru-paru yang dapat mebgakibatkan penurunan fungsi paru-paru. 

7. Jahe

Jahe memiliki kandungan antiinflamasi yang membantu mendetoksifikasi dan menghilangkan polutan dari paru-paru. Konsumsi jahe juga dapat membantu membuka sumbatan saluran udara yang membuat pernapasan terganggu. 

8. Labu

Labu kaya akam karotenoid, termasuk lutein, zeaxanthin dan beta karoten. Karotenoid dikenal dengan sifat antioksidan dan anti inflamasi yang efektif untuk menibgkatkan kesehatan paru - paru. 

9. Cabai

Cabai mengandung capsaicin yang dapat membantu merangsang sekresi zat yang mampu melindungi selaput lendir pada saluran pernapasan dan mencegah terjadinya penyakit paru-paru. 

10. Kubis Merah

Kubis merah mengandung anthocyanin yang membantu memperlambat penurunan fungsi paru-paru. Kubis merah juga kaya akan serat yang baik untuk sistem pencernaan

Pilihan Editor: Riset: 97 Persen Warganet Keluhkan Polusi Udara di Jakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KLHK: Atasi Polusi Udara, 230 Perusahaan Jadi Target Pengawasan

20 jam lalu

Suasana Monas yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat 21 Juni 2024. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 15.53 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di Jakarta berada pada angka 155 yang menempatkannya sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia di bawah Kinshasa, Kongo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
KLHK: Atasi Polusi Udara, 230 Perusahaan Jadi Target Pengawasan

KLHK aktif melakukan monitoring, pengawasan serta penindakan kegiatan usaha yang berpotensi menghasilkan polusi udara di Jabodetabek.


Tips Penderita PPOK Bersihkan Paru-paru secara Mandiri

2 hari lalu

Ilustrasi wanita batuk. Freepik.com/Jcomp
Tips Penderita PPOK Bersihkan Paru-paru secara Mandiri

Dokter membagi tips pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) untuk membersihkan paru-paru secara mandiri.


Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

3 hari lalu

Stasiun pemantau kualitas udara bergerak milik Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Pemerintah Jakarta menyatakan mengembangkan sistem inventarisasi emisi yang lebih sistematis untuk memantau sumber-sumber polusi udara. FOTO/Dok. DLH DKI
Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

Harapannya, upaya memperbaiki kualitas udara Jakarta akan lebih tepat sasaran karena semua penyebab dan solusinya sudah dikaji dan terukur.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

6 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Alasan Walhi Sebut Kampanye Jalan Kaki Tak Efektif Kurangi Polusi Jakarta

11 hari lalu

Gedung-gedung diselimuti polusi udara di kawasan Kota Jakarta, Selasa 24 Oktober 2024. Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (24/10/2023) pagi tidak sehat dan menempati peringkat ke 4 terburuk di dunia. Berdasarkan data IQAir, tingkat polusi di Ibu Kota berada di angka 170 AQI US pada pukul 06.00 WIB. Peringkat kualitas udara Jakarta saat ini berada di posisi ke-4 di dunia dengan indikator warna merah, yang artinya tidak sehat. Adapun indikator warna lainnya yaitu ungu yang berarti sangat tidak sehat, hitam berbahaya, hijau baik, kuning sedang, dan oranye tidak sehat bagi kelompok sensitif. TEMPO/Subekti.
Alasan Walhi Sebut Kampanye Jalan Kaki Tak Efektif Kurangi Polusi Jakarta

Walhi menyebut kampanye jalan kaki 7.500 langkah per hari yang dicetuskan Pemerintah Jakarta tak efektif. Dianggap hanya seremonial.


Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

12 hari lalu

Mahasiswa ITS ciptakan Air Purifier berbasis Bioteknologi Mikroalga (Dok. ITS)
Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

Aither, startup besutan mahasiswa ITS, mengembangkan alat pembersih udara berbasis mikroalga, tumbuhan air penyerap CO2.


Perilaku Sederhana yang Menjadi Stigma Penderita TBC

16 hari lalu

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock
Perilaku Sederhana yang Menjadi Stigma Penderita TBC

Masyarakat diminta menghindari tindakan-tindakan sederhana yang dapat memunculkan stigma negatif pada penderita TBC.


Kelebihan dan Kelemahan Aplikasi MLFF untuk Transaksi di Gardu Jalan Tol

17 hari lalu

Multi Lane Free Flow (MLFF) - Foto dok: Creative Common
Kelebihan dan Kelemahan Aplikasi MLFF untuk Transaksi di Gardu Jalan Tol

Jalan tol nirsentuh MLFF digadang-gadang sebagai solusi kemacetan di Indonesia. Namun, sistem ini juga memiliki sejumlah kelemahan dan tantangan.


Beda Tenggelam Kering dan Sekunder, Istilah yang Sebenarnya Tak Ada di Dunia Medis

19 hari lalu

Ilustrasi tenggelam. Pixabay
Beda Tenggelam Kering dan Sekunder, Istilah yang Sebenarnya Tak Ada di Dunia Medis

Apa beda tenggelam kering dan sekunder dan kenapa dokter tetap akan menganggapnya tenggelam? Berikut penjelasannya.


Vape Tidak Bisa Dianggap Lebih Aman dari Rokok Konvensional

20 hari lalu

Seorang pria merokok vaporizer elektronik, juga dikenal sebagai e-cigarette atau vape, di Toronto, 7 Agustus 2015.[REUTERS / Mark Blinch]
Vape Tidak Bisa Dianggap Lebih Aman dari Rokok Konvensional

Paparan uap vape tidak hanya berdampak pada manusia tetapi juga pada lingkungan.