Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tangkal Penyakit Akibat Udara Buruk, Ini Tempat Salt Therapy di Jakarta

image-gnews
Warga beraktivitas dengan menggunakan masker di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023. Terkait buruknya kualitas udara di Jakarta akibat polusi, pemerintah mengeluarkan imbauan untuk kembali wajib menggunakan masker saat di luar rumah. TEMPO/Subekti.
Warga beraktivitas dengan menggunakan masker di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023. Terkait buruknya kualitas udara di Jakarta akibat polusi, pemerintah mengeluarkan imbauan untuk kembali wajib menggunakan masker saat di luar rumah. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ancaman penyakit saat udara buruk merundung Jakarta membuat masyarakat mencari berbagai cara mengatasi masalah pernapasan. Salah satunya Salt Therapy atau terapi garam.

Dilansir dari laman soleabeautylounge.com, salt therapy adalah tren spa yang diklaim memiliki banyak manfaat termasuk relaksasi, perbaikan kondisi kulit, serta pengobatan alternatif untuk masalah paru-paru seperti asma atau bronkitis.

Spa yang juga sering disebut haloterapi ini menggunakan garam kering sebagai bahan utama. Garam tersebut direkayasa sedemikian rupa hingga memancarkan partikel garam mikroskopis.

Tujuan utama dari terapi ini sebenarnya adalah untuk relaksasi dan penyembuhan terutama terhadap masalah pernapasan. Berikut deretan tempat salt therapy yang dapat Anda jumpai di Jakarta dan sekitarnya.

1. Salt Cave Therapy SM Clinic

Lokasi salt therapy pertama berada di Klinik Utama SMC yang berada di Jalan Pluit Timur Raya, Jakarta Utara. Jika Anda ingin mengunjungi tempat salt therapy di Jakarta, Salt Cave Therapy adalah rekomendasi yang tepat. Di klinik ini, mereka mengadopsi prinsip pengobatan yang presisi dan pendekatan yang holistik serta komprehensif yang tidak hanya bertujuan untuk meredakan gejala, tetapi juga untuk menargetkan penyebab mendasar dari setiap penyakit yang Anda hadapi.

Jadi, jika Anda sedang bergulat dengan masalah alergi, bronkitis, dan asma yang mungkin kambuh karena buruknya kualitas udara di Jakarta, Anda bisa langsung mencoba ruangan penuh garam yang telah ditambang dari pegunungan Polandia untuk membantu Anda mencapai kesehatan terbaik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

2. Jakarta Salt Cave (JSC)

Tempat salt therapy kedua ini menawarkan terapi garam kering yang menggunakan partikel mikro dari garam kelas farmasi yang aman digunakan oleh semua usia, baik anak-anak hingga orang dewasa. Mengusung tagline ‘Breathe better live better’, Jakarta Salt Cave (JSC) akan memungkinkan jangka panjang bagi Anda yang mengalami gangguan pernapasan, kecemasan, alergi, serta masalah kulit tertentu.

Jakarta Salt Cave (JSC) sendiri terletak di Jalan Asem Dua, nomor 10, Jakarta Selatan. Setiap pasien akan diberikan waktu memasuki ruangan salt therapy dengan durasi 45 menit untuk dewasa dan 30 menit untuk anak. Ruangan akan dibedakan menjadi dua yakni untuk dewasa dan anak-anak yang dilengkapi dengan mini playground.

Salt therapy ini mulai banyak diperbincangkan saat sejumlah pesohor membawa putranya ke salah satu tempat salt therapy untuk menangkal dampak buruk polusi udara di Jakarta. Upaya ini kemudian dinilai sangat efektif, mengingat polusi yang akhir-akhir ini terjadi di Jakarta dan sekitarnya memang sangat berbahaya untuk kesehatan apalagi untuk bayi.

Pilihan Editor: Waspada Dampak Polusi Udara, Ini Daftar Rumah Sakit Paru di Jakarta

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan Walhi Sebut Kampanye Jalan Kaki Tak Efektif Kurangi Polusi Jakarta

2 hari lalu

Gedung-gedung diselimuti polusi udara di kawasan Kota Jakarta, Selasa 24 Oktober 2024. Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (24/10/2023) pagi tidak sehat dan menempati peringkat ke 4 terburuk di dunia. Berdasarkan data IQAir, tingkat polusi di Ibu Kota berada di angka 170 AQI US pada pukul 06.00 WIB. Peringkat kualitas udara Jakarta saat ini berada di posisi ke-4 di dunia dengan indikator warna merah, yang artinya tidak sehat. Adapun indikator warna lainnya yaitu ungu yang berarti sangat tidak sehat, hitam berbahaya, hijau baik, kuning sedang, dan oranye tidak sehat bagi kelompok sensitif. TEMPO/Subekti.
Alasan Walhi Sebut Kampanye Jalan Kaki Tak Efektif Kurangi Polusi Jakarta

Walhi menyebut kampanye jalan kaki 7.500 langkah per hari yang dicetuskan Pemerintah Jakarta tak efektif. Dianggap hanya seremonial.


Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

3 hari lalu

Mahasiswa ITS ciptakan Air Purifier berbasis Bioteknologi Mikroalga (Dok. ITS)
Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

Aither, startup besutan mahasiswa ITS, mengembangkan alat pembersih udara berbasis mikroalga, tumbuhan air penyerap CO2.


Perilaku Sederhana yang Menjadi Stigma Penderita TBC

8 hari lalu

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock
Perilaku Sederhana yang Menjadi Stigma Penderita TBC

Masyarakat diminta menghindari tindakan-tindakan sederhana yang dapat memunculkan stigma negatif pada penderita TBC.


Kelebihan dan Kelemahan Aplikasi MLFF untuk Transaksi di Gardu Jalan Tol

8 hari lalu

Multi Lane Free Flow (MLFF) - Foto dok: Creative Common
Kelebihan dan Kelemahan Aplikasi MLFF untuk Transaksi di Gardu Jalan Tol

Jalan tol nirsentuh MLFF digadang-gadang sebagai solusi kemacetan di Indonesia. Namun, sistem ini juga memiliki sejumlah kelemahan dan tantangan.


Beda Tenggelam Kering dan Sekunder, Istilah yang Sebenarnya Tak Ada di Dunia Medis

11 hari lalu

Ilustrasi tenggelam. Pixabay
Beda Tenggelam Kering dan Sekunder, Istilah yang Sebenarnya Tak Ada di Dunia Medis

Apa beda tenggelam kering dan sekunder dan kenapa dokter tetap akan menganggapnya tenggelam? Berikut penjelasannya.


4 Tips Hidup Sehat dengan Satu Paru-paru

16 hari lalu

Ilustrasi paru-paru basah. Foto : halodoc
4 Tips Hidup Sehat dengan Satu Paru-paru

Meskipun hanya hidup dengan satu paru-paru, seseorang masih bisa bertahan hidup. Berikut tips agar tubuh tetap fit meski hanya dengan satu paru-paru.


Bisakah Seseorang Hidup dengan Satu Paru-paru?

17 hari lalu

Ilustrasi fibrosis paru-paru. Shutterstock
Bisakah Seseorang Hidup dengan Satu Paru-paru?

Satu paru-paru masih memungkinkan seseorang untuk menjalani kehidupan yang relatif normal.


Kenali Dampak Berbahaya Debu Bagi Paru-paru dan Mata, Bisa Memicu Silikosis

17 hari lalu

ilustrasi debu (pixabay.com)
Kenali Dampak Berbahaya Debu Bagi Paru-paru dan Mata, Bisa Memicu Silikosis

Debu berasal dari tanah kering, serta cuaca yang panas. Meskipun terlihat sepele, partikel kecil ini bisa menimbulkan berbagai masalah ke paru-paru.


Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Edukasi Polusi Udara

30 hari lalu

Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Edukasi Polusi Udara

Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan kampanye edukasi dengan tema 'Udara Bersih Untuk Jakarta', di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa Tanah Tinggi.


Tidak Sehat, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia pada Minggu Pagi

33 hari lalu

Foto aerial kondisi polusi udara di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu, 13 Desember 2023. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Rabu, konsentrasi polutan particulate matter 2.5 (PM2,5) di Jakarta sebesar 41 mikrogram per meter kubik dan berada di kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif karena polusi. ANTARA/Iggoy el Fitra
Tidak Sehat, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia pada Minggu Pagi

Jakarta hanya satu level di bawah Delhi (India).