Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Saran Ahlli Gizi buat yang Mau Diet, Tak Harus Kurangi Nasi

Reporter

image-gnews
Ilustrasi pria diet. Shutterstock
Ilustrasi pria diet. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ahli gizi klinis di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, Steffi Sonia, mengatakan orang yang ingin diet tidak harus mengurangi atau bahkan tidak makan nasi. Yang penting bisa mengatur porsi makan sama banyak dengan sayur.

"Sarannya kalau mau menjaga kesehatan sesuai dengan Piring Makanku yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan itu sudah jelas dari rasio satu piring sebenarnya antara nasi sama sayur minimal setara dan sama banyaknya," kata Steffi, Kamis, 25 Januari 2024.

Ia juga mengatakan banyak orang terkecoh yang mengaku makan dengan porsi terlihat sedikit namun ternyata kalorinya sangat padat. Contohnya saat makan gorengan, meskipun hanya sepotong, gorengan tersebut mengandung minyak yang merupakan lemak dengan kalori tinggi.

Pilih sumber karbohidrat lain
Contoh lain adalah jika menyantap camilan kue kering, terutama yang berbahan dasar mentega atau margarin, juga terkandung banyak kalori meski ukuran potongnya kecil. Jika jumlah kalori tidak diatur akibatnya akan ada penumpukan lemak sehingga berat badan naik dan berujung obesitas.

"Enggak cuma camilan, nasi putih dengan nasi goreng secara teori nasi goreng kalorinya lebih tinggi," tambah Steffi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jika memiliki dana lebih dan ingin mengganti nasi putih dengan yang tinggi serat, Steffi menganjurkan nasi merah atau nasi cokelat namun tetap harus menjaga porsi makan yang seimbang dengan sayur meski nasi putih sudah diganti. Selain nasi merah, sumber karbohidrat lain juga bisa didapatkan dari kentang, ubi, atau singkong.

"Bukan berarti yang lain semua aman, tetap saja porsi harus dijaga mau dengan kentang, ubi, singkong. Semua pengganti makanan pokok tetap harus dijaga porsinya. Perbandingannya sama seperti nasi dan sayur, minimal sama banyaknya. Itu yang bikin lama kenyangnya," tandas Steffi.

Pilihan Editor: Yang Perlu Dipahami Jika Ingin Jadi Vegan agar Tak Berakhir di Rumah Sakit

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

1 hari lalu

Ilustrasi Nasi Ulam. Foto: Cookpad/Keinara FR
Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

Ahli gizi menepis mitos gizi terkait penderita diabetes tidak boleh makan nasi sepenuhnya, juga seafood. Boleh dimakan tapi ada syaratnya.


Begini Tips Membangun dan Mempertahankan Massa Otot

6 hari lalu

Ilustrasi wanita menunjukkan otot. Freepik.com/8photo
Begini Tips Membangun dan Mempertahankan Massa Otot

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membangun dan mempertahankan massa otot.


Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

10 hari lalu

Ilustrasi obesitas. Shutterstock
Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

Untuk mengetahui apakah berat badan ideal atau menghadapi risiko obesitas, Anda dapat menggunakan beberapa metode sederhana.


Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

12 hari lalu

Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk
Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

Jalan kaki secara teratur bermanfaat bagi pertumbuhan tulang pada masa kanak-kanak hingga mengurangi risiko gangguan sendi pada usia lanjut.


Fakta Bioetanol, Pengganti BBM dengan Bahan Baku Melimpah dan Mudah Dibuat

12 hari lalu

Salah satu minyak nabati yang mempunyai potensi untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif adalah minyak kelapa sawit. Pemilihan minyak kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif sangat tepat dilakukan di Indonesia karena Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar kedua di dunia.
Fakta Bioetanol, Pengganti BBM dengan Bahan Baku Melimpah dan Mudah Dibuat

Bioetanol lebih ramah lingkungan dari BBM karena dibuat dari tanaman yang mengandung gula atau pati, termasuk singkong, ubi jalar, tebu, dan jagung.


Jenis Makanan dan Waktu Makan yang Dianjurlan buat yang Sedang Diet

15 hari lalu

Ilustrasi diet (pixabay.com)
Jenis Makanan dan Waktu Makan yang Dianjurlan buat yang Sedang Diet

Tubuh butuh cukup nutrisi dan kalori untuk bekerja secara optimal dan sehat. Beberapa jenis makanan berikut dianjurkan untuk yang sedang diet.


7 Makanan Rendah Kalori dan 7 Menu Diet

15 hari lalu

Ilustrasi diet vegetarian. Foto: Unsplash.com/Brooke Lark
7 Makanan Rendah Kalori dan 7 Menu Diet

Ada beberapa makanan rendah kalori yang dapat Anda jadikan pilihan untuk menu diet.


Tips Diet Sehat untuk Capai Berat Badan Ideal

15 hari lalu

Ilustrasi wanita diet. Freepik.com/Schantalao
Tips Diet Sehat untuk Capai Berat Badan Ideal

Dengan mengatur pola hidup yang baik, diet dapat dilakukan untuk mencapai berat badan ideal. Simak tips diet sehat berikut.


Transformasi Jadi Perempuan di Film Pilot, Jo Jung Suk Turunkan Berat Badan 7 Kg

16 hari lalu

Jo Jung Suk. Foto: Instagram/@jament_official
Transformasi Jadi Perempuan di Film Pilot, Jo Jung Suk Turunkan Berat Badan 7 Kg

Jo Jung Suk melakukan diet ketat demi memerankan karakter pria yang kemudian menyamar sebagai seorang perempuan di film Pilot.


Inilah 5 Alasan Altet Umumnya Makan Pisang Setelah Latihan

27 hari lalu

Ilustrasi pisang. Freepik.com/KamranAydinov
Inilah 5 Alasan Altet Umumnya Makan Pisang Setelah Latihan

Berikut sejumlah alasan pisang menjadi pilihan favorit para atlet setelah berolahraga.