Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

9 Cara Mendidik Agar Agar Tidak Jadi Pelaku Bullying

image-gnews
Ilustrasi Persekusi / Bullying. shutterstock.com
Ilustrasi Persekusi / Bullying. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus bullying atau perundungan menjadi perhatian publik usai menimpa pelajar berinisial A, siswa laki-laki dari Binus School Serpong, Tangerang. Kasus tersebut viral setelah akun @BosPurwa membagikan informasinya di X, dulu Twitter pada Senin, 19 Februari 2024. Berdasarkan postingan tersebut, aksi itu dilakukan oleh sekelompok orang remaja yang menamakan diri sebagai Geng Tai atau GT.

Bullying atau perundungan bukanlah hal yang sepele atau wajar. Perilaku ini berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik anak. Pada umumnya penindasan terjadi pada sekelompok anak yang lebih lemah untuk memberikan rasa sakit fisik maupun emosional.

Dikutip dari buku berjudul "STOP PERUNDUNGAN" yang keluarkan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bullying adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja dan berulang sehingga menyebabkan orang lain terluka atau merasa tidak nyaman. Bullying bisa berbentuk verbal, fisik, dan terjadi di dunia maya.  

Karena hal itu perbuatan tercela dan membahayakan, perundungan selaiknya dicegah dengan berbagai cara, termasuk mendidik anak untuk tidak melakukannya. Dilansir dari berbagai sumber, inilah 9 cara mendidik anak supaya tidak menjadi pelaku bullying: 

1. Berikan kasih sayang

Psikolog dan Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi mengatakan, memberikan banyak kasih sayang pada anak dapat mencegah perilaku bullying. Anak yang dibesarkan dengan kasih sayang akan tumbuh sebagai individu yang utuh. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat penting karena akan menjadi modal berinteraksi baik dengan teman-teman atau sebayanya.

2. Pembentukan karakter

Psikolog keluarga Ketti Murtini mengatakan, pembentukan karakter anak sejak dini dapat mencegah perilaku perundungan. Pasalnya, konsep diri yang matang membuat anak memiliki ketangguhan saat menghadapi kesulitan. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak memberikan anak fasilitas dan bantuan yang berlebihan. Dengan upaya tersebut diharapkan anak tumbuh menjadi pribadi berkarakter mulia yang jauh dari perilaku bullying.

3. Bangun rasa percaya diri anak

Dikutip dari Siloamhospitals, bullying bisa terjadi karena rasa percaya diri yang rendah. Untuk itu, cobalah bangun rasa percaya diri anak dengan mendorongnya melakukan hal-hal yang positif dan disukai di sekolah. Misalnya, dukung anak untuk mengembangkan kemampuan musiknya dengan mengikuti klub musik di sekolahnya.

4. Ajari anak mengendalikan stress

Apabila tindakan bullying untuk melampiaskan stress, orang tua mesti mengajari anak cara mengendalikan stres. Cari ini dapat dilakukan lewat kegiatan positif, seperti berolahraga, menghabiskan waktu di alam, bermain dengan hewan.

5. Awasi penggunaan gawai pada anak

Pengawasan penggunaan gawai pada anak ampuh mencegah tindakan bullying. Pasalnya, langkah ini dapat membatasi anak menonton konten-konten berbahaya yang dapat memicu dirinya melakukan tindakan bullying. Untuk mempermudah pengawasan konten-konten yang dikonsumsi anak, sebaiknya orang tua mengaktifkan fitur filter konten yang tersedia di aplikasi terkait.

6. Mendisiplinkan anak tanpa kekerasan

Jika anak menunjukkan tanda-tanda melakukan bullying, orang tua perlu mendisiplinkan anak dengan segera. Hal ini dapat dilakukan melalui cara-cara yang positif seperti menjelaskan kepada anak mengenai konsekuensi dari kesalahan yang dibuat.

7. Bekali anak dengan pemahaman bullying

Langkah selanjutnya untuk mencegah perundungan adalah memberi pengetahuan kepada anak tentang bullying. Dimulai dari bentuk perilaku bullying, jenis-jenisnya dan cara menghindarinya agar mereka tidak menjadi korban atau pelaku. Selain itu, ajari anak mengenai tindakan apa yang harus dilakukan jika melihat peristiwa bullying di sekitarnya.

8. Jangan tunda diskusi

Ketika anak sudah melakukan bullying di sekolah, langsung tegur dan diskusikan kesalahannya. Hal ini bisa memberikan kesadaran kepada anak, bahwa melakukan bullying adalah hal yang salah dan tidak terpuji. Biarkan anak tahu bahwa ia harus segera memperbaiki diri dan tidak melakukan tindakan bullying lagi terhadap teman sebaya.

9. Ajarkan kemampuan baru

Jika anak melakukan bullying karena kurangnya percaya diri, bantu anak untuk bisa melihat nilai dan harga dirinya, agar mampu berbaur dengan percaya diri. Kalau bullying dilakukan karena sering emosi, ajarkan cara mengatur amarahnya. Hal-hal ini bisa jadi cara mencegah anak pelaku bullying di masa yang akan datang.

KHUMAR MAHENDRA | YAYUK WIDIYARTI | YUNIA PRATIWI

Pilihan Editor: Rekomendasi 5 Bela Diri untuk Anak, Bisa Cegah dan Antisipasi Bullying

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cegah Perundungan Online, Pakar Tumbuh Kembang Minta Batasi Gawai pada Anak

1 hari lalu

Ilustrasi cyber bullying. Shutterstock
Cegah Perundungan Online, Pakar Tumbuh Kembang Minta Batasi Gawai pada Anak

Memberikan gawai pada anak bisa mengganggu tidur, mengurangi interaksi fisik, bahkan meningkatkan aktivitas perundungan online.


Tak hanya Korban, Pelaku Perundungan Juga Bisa Alami Depresi

6 hari lalu

Ilustrasi Persekusi / Bullying. shutterstock.com
Tak hanya Korban, Pelaku Perundungan Juga Bisa Alami Depresi

Efek perundungan tak hanya dialami korban tapi juga pelaku perundungan dan orang yang menonton atau pengamat.


Tips Hindari Perundungan dari Psikolog, Perbanyak Teman

6 hari lalu

Ilustrasi perundungan. Sumber: www.dailymail.co.uk
Tips Hindari Perundungan dari Psikolog, Perbanyak Teman

Salah satu strategi untuk mengalahkan kasus perundungan adalah dengan memperluas pertemanan, ini sebabnya.


50 Tahun Berkarya di Dunia Hiburan, Didik Nini Thowok akan Gelar 4 Malam Pertunjukan di Akhir Tahun Ini

11 hari lalu

Maestro Tari Indonesia, Didik Nini Thowok hadir di Mata Najwa on Stage yang digelar di ISI Solo, Jawa Tengah, Rabu malam, 10 Juli 2024. Foto: Istimewa.
50 Tahun Berkarya di Dunia Hiburan, Didik Nini Thowok akan Gelar 4 Malam Pertunjukan di Akhir Tahun Ini

Didik Nini Thowok berencana menggelar serangkaian acara dalam rangka memperingati 50 tahun berkarya di dunia hiburan dan tari pada Desember 2024.


Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

11 hari lalu

Seulgi Red Velvet. Instagram.com/@hi_sseulgi
Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

Seulgi Red Velvet menjelaskan tentang pertukaran sepatu dengan manajer saat sampai di Taiwan


6 Tips Membangkitkan Semangat Belajar Anak Usai Libur Sekolah

12 hari lalu

Anak-anak mengikuti pembelajaran di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) di Jl. Jemb. Merah, Kuningan, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2024. Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) menjadi alternatif pilihan untuk anak-anak mewujudkan terciptanya pemerataan dan keadilan pendidikan bagi lapisan masyarakat prasejahtera, di tengah mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. TEMPO/Subekti.'
6 Tips Membangkitkan Semangat Belajar Anak Usai Libur Sekolah

Usai libur sekolah, ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan termasuk perlengkapan, mental dan semangat belajar anak.


Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

13 hari lalu

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisarus I Made Yogi Purusa Utama. ANTARA/Dhimas B.P.
Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

Kepolisian Resor Kota Mataram memanggil 14 saksi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziya.


Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

16 hari lalu

Ilustrasi: Sejumlah siswa SD mengikuti sosialisasi tentang bahaya perundungan di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Polres Garut
Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

Kak Seto menyebut pentingnya semua pihak memberi pengawasan dan perlindungan pada anak demi mencegah perundungan di satuan pendidikan.


Usut Kematian Santri, Polres Mataram Periksa Pihak Pondok Pesantren Al-Aziziyah

20 hari lalu

Foto arsip-Pondok Pesantren Al-Aziziyah. Foto: ANTARA/Dhimas B.P.
Usut Kematian Santri, Polres Mataram Periksa Pihak Pondok Pesantren Al-Aziziyah

Keluarga NI, santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziyah yang sakit dan meninggal, mengaku korban sempat bercerita jika mengalami perundungan


Top 3 Dunia: Arab Saudi Tangkap 155 Pejabat hingga 5 Kota di Dunia Paling Memicu Stress

22 hari lalu

Polisi New South Wales (NSW) berjaga di lokasi setelah terjadi aksinya penikaman oleh seorang pria berumur 14 tahun di Universitas Sydney, di Sydney, Australia 2 Juli 2024. AAP/Dan Himbrechts via REUTERS
Top 3 Dunia: Arab Saudi Tangkap 155 Pejabat hingga 5 Kota di Dunia Paling Memicu Stress

Berita Top 3 Dunia pada Selasa 2 Juli 2024 diawali oleh kabar KPK Arab Saudi mengumumkan telah menangkap 155 pejabat pemerintah atas tuduhan korupsi