Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gaya Fesyen Boho Chic Jika Memenuhi 3 Aspek Ini

image-gnews
Seorang gadis dengan blus ala boho chic menghadiri Coachella Valley Music & Arts Festival 2016, di Indio, California.  Matt Cowan/Getty Images for Coachella
Seorang gadis dengan blus ala boho chic menghadiri Coachella Valley Music & Arts Festival 2016, di Indio, California. Matt Cowan/Getty Images for Coachella
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gaya Boho Chic pada dasarnya adalah gaya santai yang menggabungkan unsur-unsur hippie, nomaden, dan vintage. Gaya ini menggunakan kain ringan seperti katun dan renda, aksesori berlimpah, dan warna netral. Para selebriti yang biasanya tampil glamor di karpet merah kini dapat lebih santai dan tampil lebih alami dengan gaya Boho.

Tren ini tidak pernah benar-benar pudar, tidak seperti tren lain yang hanya berlangsung sesaat. Gaya ini cocok dengan semangat dari orang-orang kreatif seperti musisi, model, dan seniman yang ingin mengekspresikan diri mereka dengan cara yang berbeda. 

Gaya Boho Chic menggabungkan berbagai pengaruh bohemian dan hippie, yang mencapai puncaknya pada akhir 2005, dan dikenal melalui tokoh seperti Sienna Miller, Kate Moss di Inggris, dan Mary-Kate Olsen di Amerika. Meskipun mulai menurun pada 1990-an, tren ini kembali di tahun-tahun selanjutnya dalam berbagai bentuk. 

Dikutip dari IIAD, "Boho" adalah kependekan dari gaya bohemian yang menggambarkan diri sendiri. Sementara 'Chic" artinya bergaya atau elegan. Merek-merek mewah Prancis seperti Givechy, Altuzarra sering kali terinspirasi dari gaya bohemian yang menggunakan siluet santai yang terinspirasi dari budaya hippie.

Busana Boho umumnya digambarkan sebagai pakaian musim semi dan musim panas, namun sebenarnya bisa dipakai kapan saja sepanjang tahun karena gaya berlapis merupakan bagian penting dari gaya Boho.

Ciri utama dari gaya Boho adalah menciptakan gayanya sendiri. Itulah salah satu alasan mengapa Boho tidak akan ketinggalan zaman karena tidak memiliki gaya atau elemen desain yang tetap sehingga disebut berjiwa bebas.

Gaya bohemian ini menggambarkan sifat fesyen yang menyenangkan dan tanpa beban. Saat ini banyak tren siluet, kain, desain dan warna. Namun ketika mengadopsi sesuatu yang tidak memiliki batasan tetap, hal ini memberikan kebebasan tidak hanya bagi pemakainya tetapi juga bagi para desainer.

Dilansir dari USA Today, berikut 3 aspek gaya Boho yang mudah dipahami:

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

1. Siluet dan kain yang mengalir

Pakaian gaya Boho Chic seringkali memiliki siluet yang bergelombang dan menggunakan kain yang mengalir. Pakaian ini berupa blus longgar, gaun maxi, rok panjang, celana lebar, dan kimono. Siluetnya biasanya santai dan mengalir. Bahan-bahan yang umum digunakan termasuk linen, katun, beludru, rajutan, renda, suede, dan denim. 

2. Elemen vintage dan detail yang menarik

Pakaian Boho sering kali memiliki detail dan elemen vintage. Hal ini berupa cetakan yang memudar, robekan yang disengaja, jahitan terlihat, atau pola yang kontras. Tunik adalah salah satu pakaian yang umum dalam gaya boho. Tunik memiliki desain sederhana dan seringkali dibuat dengan gaya draping. 

3. Aksesoris berlapis

Gaya Boho Chic biasanya dilengkapi dengan aksesori seperti gelang bertumpuk, anting-anting geometris, ikat kepala tenun, sepatu bot kokoh, ikat pinggang bersulam, tas pinggiran, dan kacamata hitam bergaya. Gaya ini menggabungkan berbagai bahan seperti kulit, logam, wol, denim, dan renda untuk tampilan yang unik dan menarik.

Pilihan Editor: Inspirasi Tampil Seksi ala Boho Chic Coachella

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Muncul Tren Kebaya Korea, Sandiaga Uno Minta Pelaku Industri Kreatif Saingi Dengan Inovasi

17 jam lalu

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia di Yogyakarta, Sabtu 20 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Muncul Tren Kebaya Korea, Sandiaga Uno Minta Pelaku Industri Kreatif Saingi Dengan Inovasi

Sandiaga Salahuddin Uno merespon soal munculnya tren Kebaya Korea yang sempat jadi perdebatan di media sosial.


Busana Lisa BLACKPINK dalam MV Rockstar Diduga Meniru Karya Desainer Ini

20 hari lalu

Video musik ROCKSTAR Lisa BLACKPINK | Youtube.com/LLOUD
Busana Lisa BLACKPINK dalam MV Rockstar Diduga Meniru Karya Desainer Ini

Seorang desainer dari Cina menuduh Lisa BLACKPINK meniru busana karyanya


Profil Alfira Oktaviani, Pendiri Semilir Ecoprint Kenalkan Produk Fesyen dari Kulit Kayu Lantung

20 hari lalu

Alfira Oktaviani pemenang SATU Indonesia Awards 2022 dan pendiri Semilir Ecoprint. Foto: Instagram @semilir_ecoprint
Profil Alfira Oktaviani, Pendiri Semilir Ecoprint Kenalkan Produk Fesyen dari Kulit Kayu Lantung

Alfira Oktaviani buat usaha ecoprint lain usai meraih penghargaan SATU Indonesia Awards. Tokoh inspiratif ini mengembangkan fesyen ramah lingkungan.


Tokoh Inspiratif: Alfira Oktaviani Membangun Semilir Ecoprint Usung Konsep Ramah Lingkungan

21 hari lalu

Proses pembuatan ecoprint dengan teknik kukusan yang dilakukan Alfira Oktaviani, di Ngaglik Sleman, Yogyakarta pada Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Rachel Farahdina Rega
Tokoh Inspiratif: Alfira Oktaviani Membangun Semilir Ecoprint Usung Konsep Ramah Lingkungan

Alfira Oktaviani berhasil memberdayakan produk lokal dari Bengkulu menggunakan ecoprint sampai mendunia. Begini kendala dan upayanya hingga sukses.


Profil Dries Van Noten, Desainer Asal Belgia yang Mundur dari Industri Mode

24 hari lalu

Dries Van Noten. Foto : Driesvannoten.com
Profil Dries Van Noten, Desainer Asal Belgia yang Mundur dari Industri Mode

Dries Van Noten desainer asal Belgia menyatakan mengundurkan diri dari industri mode. Ini profilnya.


Busana Vivienne Westwood Dilelang, Mengenal Perancang Busana Eksentrik Ini

31 hari lalu

Beberapa koleksi Vivienne Westwood dalam lelang Christie's di London. Foto: Instagram/@christiesinc
Busana Vivienne Westwood Dilelang, Mengenal Perancang Busana Eksentrik Ini

Koleksi busana gaun, jas, sepatu, perhiasan milik mendiang desainer Inggris Vivienne Westwood akan dilelang


Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

37 hari lalu

Ilustrasi Tas Elizabeth/Tempo-Mitra Tarigan
Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

Kapan gunakan tas kulit asli dan tas kulit sintetis menurutmu? Simak tips dari Head of Designer dari Brand Tas Elizabeth, Vernalyn Subali.


Tips Merawat Tas Kulit Sintetis Agar Makin Awet

37 hari lalu

Tas Elizabeth/Tempo-Mitra Tarigan
Tips Merawat Tas Kulit Sintetis Agar Makin Awet

Tas menjadi salah satu aksesori fashion yang dibutuhkan masyarakat khususnya wanita. Simak tips merawat tas kulit sintetis agar awet.


Sejarah Adidas Samba, Dibuat untuk Olah Raga di Lapangan Es hingga Jadi Tren Fashion Dunia

56 hari lalu

Adidas Samba saat dikenakan Aghniny Haque/Foto: Instagram/Adidas Indonesia
Sejarah Adidas Samba, Dibuat untuk Olah Raga di Lapangan Es hingga Jadi Tren Fashion Dunia

Awalnya Adidas Samba diciptakan untuk lapangan sepak bola yang beku di Jerman pada 1949.


Tak Lagi Sebagai Rival, Federer dan Nadal Berduet di Kampanye Terbaru Louis Vuitton

19 Mei 2024

Petenis Roger Federer dan Rafael Nadal dalam kampanye Core Values Louis Vuitton. Instagram Louis Vuitton
Tak Lagi Sebagai Rival, Federer dan Nadal Berduet di Kampanye Terbaru Louis Vuitton

Roger Federer dan Rafael Nadal, tampil dalam kampanye Core Values produk fashion mewah Louis Vuitton. Keduanya mengungkapkan rasa bangga.