Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kesaktian Daun Kelor untuk Kesehatan, Apa Saja Kandungan Si Kelor?

image-gnews
Daun Kelor. Pexels.com
Daun Kelor. Pexels.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kelor atau dalam bahasa latin disebut moringa oleifera menjadi tanaman yang tidak asing dan sering dijumpai di Indonesia. Melansir dari Forbes kelor termasuk keluarga Moringaceae yang juga ditemukan di wilayah India dan Afrika.

Meskipun ada 13 spesies kelor, kelor oleifera adalah yang paling umum digunakan karena profil nutrisinya. Tumbuhan ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai campuran olahan makanan dan beberapa diantaranya untuk obat. Daun kelor dipercaya sebagai obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. 

Manfaat daun kelor menarik minat banyak peneliti untuk mencari tahu manfaat apa didalamnya. Mengutip dari WebMD secara tradisional daun kelor diolah sebagai obat alami untuk mengatasi diabetes, peradangan, hingga mengurangi infeksi jamur dan bakteri. 

Kandungan yang ada dalam Daun Kelor

Daun keelor banyak mengandung vitamin dan mineral penting. Daunnya memiliki potasium yang sama banyaknya dengan pisang, dan jumlah vitamin C yang hampir sama dengan jeruk. Selain itu, tumbuhan ini juga mengandung kalsium, protein, zat besi, dan asam amino, yang membantu tubuh melakukan penyembuhan diri dan membangun masa otot. Selain itu, melansir dari Forbes kelor mengandung sejumlah vitamin esensial, termasuk vitamin A, B2, B6, B12 , C , D dan E. Kelor juga menjadi sumber zat besi, magnesium, kalsium dan seng.

Ada juga mengandung antioksidan didalamnya, yang merupakan zat untuk melindungi sel dari kerusakan dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa beberapa antioksidan ini juga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi lemak dalam darah dan tubuh.

Mengutip dari National Library of Medicine sejauh ini, berbagai penelitian mengungkapkan kandungan dalam daun kelor memiliki lebih dari seratus senyawa yang telah dikarakterisasi, termasuk alkaloid, flavonoid, antrakuinon, vitamin, glikosida, dan terpen. Selain itu, daun keringnya juga memiliki kandungan betakaroten, mineral, kalsium, dan kalium yang tinggi. Kandungan asam oleat di dalamnya sekitar 70 persen sehingga cocok untuk dijadikan pelembab. 

Sejauh ini, banyak penelitian tentang kelor yang menggunakan hewan sebagai subjek uji. Kita tidak tahu apakah hasilnya akan sama pada manusia. Para peneliti sedang berupaya untuk mengetahui secara pasti bagaimana ekstrak dari pohon ini mempengaruhi manusia, namun penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak ini dapat membantu dalam menurunkan pembengkakan cairan, kemerahan, dan nyeri. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Manfaat Daun Kelor

Penelitian menunjukkan bahwa secara umum diperbolehkan memakan daun atau mengolahnya dan ekstrak daun yang terbuat dari bubuk dan air mungkin juga aman. Masih dari laman National Library of Medicine daun kelor adalah obat cepat untuk kondisi peradangan seperti peradangan kelenjar, sakit kepala, dan bronkitis.

Daunnya bermanfaat bagi pasien yang menderita insomnia dan mengobati luka. Kelor digunakan secara luas dalam industri kosmetik saat ini, dan dalam sejarah Mesir kuno, kelor juga digunakan untuk menyiapkan salep kulit. 

Manfaat lain dari daun kelor, memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif, yang dapat membantu penyembuhan luka dan mengurangi peradangan kulit. Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2022 di Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa moringa oleifera mengandung sejumlah enzim yang diduga membantu mencegah penuaan kulit.

Daun kelor kaya akan polifenol tanaman, yang menjadikannya tinggi antioksidan dan memberikan manfaat anti-inflamasi. Kandungan vitamin A dan C, yang keduanya bermanfaat bagi kulit, dan penelitian juga menunjukkan mereka dapat membantu memperlambat proses penuaan. 

Pilihan Editor: Manfaat Daun kelor Setara Konsumsi 7 Jeruk Mengandung Vitamin C

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

1 hari lalu

Ilustrasi Nasi Ulam. Foto: Cookpad/Keinara FR
Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

Ahli gizi menepis mitos gizi terkait penderita diabetes tidak boleh makan nasi sepenuhnya, juga seafood. Boleh dimakan tapi ada syaratnya.


Saran Konsumsi Buah buat Penderita Diabetes dari Ahli Gizi

1 hari lalu

Ilustrasi buah-buahan/ toko buah. REUTERS/Lucas Jackson
Saran Konsumsi Buah buat Penderita Diabetes dari Ahli Gizi

Penderita diabetes diminta tidak berlebihan mengonsumsi buah karena bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.


Apakah Penderita Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Gejala diabetes pada anak di antaranya adalah sering haus dan sering pipis. Kenali gejala lainnya agar mendapatkan penanganan yang tepat. Foto: Canva
Apakah Penderita Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

Apakah penderita diabetes bisa sembuh? Berikut penjelasan dari dokter serta beberapa tips untuk menurunkan kadar gula darah.


Cara UI Beri Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat

2 hari lalu

ilustrasi diabetes (pixabay.com)
Cara UI Beri Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat

Hipertensi dan diabetes melitus menduduki peringkat lima besar penyakit tidak menular di Indonesia. Berikut cara UI memberi edukasi pada masyarakat.


IDAI Minta Orang Tua Perhatikan Gejala Diabetes pada Anak

2 hari lalu

Ilustrasi diabetes (pixabay.com)
IDAI Minta Orang Tua Perhatikan Gejala Diabetes pada Anak

Kurangnya edukasi tentang diabetes pada anak membuat pasien datang berobat dalam fase yang sudah lanjut atau koma.


Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

4 hari lalu

Seorang warga menjemur buah kesemek dengan tampah di atap rumahnya di Anxi, Fujian, selatan Cina, 13 Desember 2016. REUTERS
Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

Ada dua jenis buah Kesemek yang umum dikonsumsi, yaitu kesemek yang bisa langsung dimakan saat matang dan kesemek yang harus melalui proses pengolahan


10 Gejala Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Sering Haus

4 hari lalu

Gejala diabetes pada anak di antaranya adalah sering haus dan sering pipis. Kenali gejala lainnya agar mendapatkan penanganan yang tepat. Foto: Canva
10 Gejala Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Sering Haus

Wajib diwaspadai, berikut ini beberapa gejala awal diabetes yang terjadi pada tubuh. Di antaranya mudah haus dan kesemutan.


6 Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan

4 hari lalu

Ilustrasi pepaya. Foto: Unsplash.com/Happy Surani
6 Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan

Tak hanya buahnya, biji pepaya juga menyimpan beragam manfaat kesehatan bagi tubuh.


16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Bisa Cegah Kanker

5 hari lalu

Daun Kelor. Pexels.com
16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Bisa Cegah Kanker

Ada banyak sekali manfaat daun kelor untuk tubuh. Di antaranya bisa mencegah kanker, kaya antioksidan, hingga bisa menurunkan berat badan.


Ketua IDAI Paparkan Segala Hal Terkait Diabetes pada Anak

5 hari lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Ketua IDAI Paparkan Segala Hal Terkait Diabetes pada Anak

Ketua IDAI menjelaskan ada pemeriksaan untuk mengetahui tingkat produksi insulin yang bisa dilakukan untuk mengecek status diabetes pada anak.