Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aturan Terbaik Makan Mangga, Jumlahnya Jangan Berlebihan

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Ilustrasi buah mangga segar. shutterstock.com
Ilustrasi buah mangga segar. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMangga salah satu buah yang sangat mudah didapat di Indonesia. Mangga di tanah air pun ada beragam jenisnya. Dari mulai Mangga Harum Manis, Mangga Apel, Mangga Indramayu, Mangga Manalagi, dan masih banyak. Mangga sendiri mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tapi ternyata, mengonsumsi mangga berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah dan menghambat upaya menurunkan berat badan.

Mengonsumsi mangga secara bijak baik untuk kesehatan karena mangga mengandung vitamin C dan carotenoid yang bisa membantu melindungi kulit, vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, potasium yang membantu mengendalikan tekanan darah, dan asam amino triptofan yang membantu memperbaiki suasana hati.

Kendati demikian, ahli gizi Juhi Kapoor menekankan pentingnya makan mangga dalam porsi yang wajar guna menghindari munculnya masalah kesehatan. Sebagaimana dikutip oleh Hindustan Times pada Rabu 23 Mei 2024, ia menyarankan sebaiknya seeorang mengkonsumsi separuh buah mangga besar atau sekitar 150 gram dalam sehari. "Porsi ini akan menyediakan sekitar 125-150 kalori, sehingga Anda dapat menikmati kelezatan buahnya dengan tetap menjaga asupan kalori seimbang," katanya.

Kapoor mengemukakan pentingnya mempertimbangkan ukuran mangga sebelum memakannya. Dia mencontohkan buah mangga berukuran besar beratnya 300 sampai 350 gram dan bisa mengandung 250 sampai 300 gram kalori. "Jika rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari, satu buah mangga berukuran besar akan menyumbang sekitar 15 persen dari total kebutuhan kalori harian mereka," katanya.

Ahli gizi Lovneet Batra merekomendasikan konsumsi setengah hingga satu buah mangga sehari untuk mencegah lonjakan kadar gula.  Menurut dia, satu mangga berukuran sedang mengandung sekitar 50 gram karbohidrat, sehingga aman untuk mengonsumsi separuh buah dalam sehari.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia mengatakan bahwa buah tinggi karbohidrat ini sebaiknya dikonsumsi bersama sumber serat dan lemak sehat. "Anda bisa menikmati secangkir air lemon beserta biji chia serta rendaman almond dan walnut sebelum makan mangga. Ini akan mengurangi lonjakan gula setelah mengonsumsi buah tersebut," katanya.

Batra mengatakan, pengaturan waktu mengonsumsi mangga juga penting. Menurut dia, sebaiknya mangga dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas fisik. "Pastikan Anda mengonsumsinya sebelum beraktivitas dan setelah mengonsumsi serat dan lemak. Pastikan juga Anda mengonsumsi mangga dalam bentuk utuh dan bukan dalam bentuk jus cair," katanya.

Pilihan Editor: Ketahui 4 Manfaat Kulit Mangga untuk Kesehatan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


3 Resep Olahan Buah Kesemek, Daging Buah Hingga Kulitnya Bisa Dimakan

4 hari lalu

Warga Desa Samiran menjual tledung atau buah kesemek, oleh-oleh khas kawasan wisata Kecamatan Selo, Boyolali. Tledung adalah buah endemik di lereng Gunung Merapi dan Merbabu wilayah Kecamatan Selo yang hanya berbuah setahun sekali. TEMPO | Dinda Leo Listy
3 Resep Olahan Buah Kesemek, Daging Buah Hingga Kulitnya Bisa Dimakan

Buah Kesemek tak hanya nikmat dimakan langsung, tetapi juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat.


Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

5 hari lalu

Seorang warga menjemur buah kesemek dengan tampah di atap rumahnya di Anxi, Fujian, selatan Cina, 13 Desember 2016. REUTERS
Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

Ada dua jenis buah Kesemek yang umum dikonsumsi, yaitu kesemek yang bisa langsung dimakan saat matang dan kesemek yang harus melalui proses pengolahan


Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Kesemek, Si Bulat Genit Berbedak

5 hari lalu

Warga Desa Samiran menjual tledung atau buah kesemek, oleh-oleh khas kawasan wisata Kecamatan Selo, Boyolali. Tledung adalah buah endemik di lereng Gunung Merapi dan Merbabu wilayah Kecamatan Selo yang hanya berbuah setahun sekali. TEMPO | Dinda Leo Listy
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Kesemek, Si Bulat Genit Berbedak

Buah kesemek merupakan buah yang banyak ditemui di Indonesia. Kandungan nutrisi utamanya mencakup serat, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan.


Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

11 hari lalu

Ilustrasi obesitas. Shutterstock
Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

Untuk mengetahui apakah berat badan ideal atau menghadapi risiko obesitas, Anda dapat menggunakan beberapa metode sederhana.


Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

12 hari lalu

Ilustrasi rumput laut. Unsplash.com/Andrew Buchanan
Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

Rumput laut sangat bergizi dengan banyak manfaat bagi kesehatan, juga populer di berbagai hidangan Asia. Tapi batasi konsumsinya.


Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

13 hari lalu

Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk
Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

Jalan kaki secara teratur bermanfaat bagi pertumbuhan tulang pada masa kanak-kanak hingga mengurangi risiko gangguan sendi pada usia lanjut.


Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

20 hari lalu

ACC olahan Jambu biji getas merah yang dikembangkan Mahasiswa UGM. Doc ugm.ac.id KOMUNIKA ONLINE
Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

Jambu merah tak hanya mengandung lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk, tetapi juga diperkaya dengan antioksidan lainnya.


Rujak Cingur, Warisan Budaya Tak Benda yang Mendunia Lewat Kelezatan Mangga

35 hari lalu

Ilustrasi rujak cingur. Shutterstock
Rujak Cingur, Warisan Budaya Tak Benda yang Mendunia Lewat Kelezatan Mangga

Rujak Cingur, hidangan khas Surabaya ini tak hanya menggoda selera masyarakat Indonesia, tapi juga diakui kelezatannya di kancah internasional.


Tips Ahli Gizi Kelola Daging Kurban, Masak Hingga Matang Sebelum Konsumsi

36 hari lalu

Petugas memotong daging kurban yang telah disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2024. Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1445 H kali ini menyembelih 60 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang dagingnya akan disalurkan ke 25 ribu jiwa. Diantara sapi tersebut terdapat sapi milik Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Prabowo Subianto dan juga Gibran Rakabuming Raka serta Megawati Soekarnoputri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Tips Ahli Gizi Kelola Daging Kurban, Masak Hingga Matang Sebelum Konsumsi

Ahli gizi beri tips cara makan daging kurban yang tepat, dari mulai cara masak hingga porsi makan


Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

37 hari lalu

Aktivitas pekerja memotong daging sapi kurban saat Idul Adha 1445 H di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Perumda Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Senin, 17 Juni 2024. Perumda Dharma Jaya telah menjual 1.800 dari 2000 ekor sapi dan melibatkan 50 warga untuk tenaga pembantu proses penyembelihan hewan kurban, pemotongan ini akan berlangsung hingga 20 Juni 2024 yang melibatkan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

Merujuk situs FatSecret, berikut kandungan gizi dari tujuh olahan daging kurban.