Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Waspada, Bila Penis Anak Lebih Mungil!

image-gnews
sxc.hu
sxc.hu
Iklan

TEMPO Interaktif, Jakarta -Sony, seorang bocah mendadak enggan ke sekolah dan melakukan kegiatan lainnya. Sang ibu semula khawatir anaknya sakit, namun setelah diajak bicara rupanya Sony minder setelah diejek teman-temannya. Setelah mencari tahu penyebabnya, ternyata penis Sony berukuran lebih mungil dibanding teman sebayanya.

Kisah nyata ini mungkin sering terjadi di sekitar kita. Kisah ini ditulis Dr Aditya Suryansyah SpA dari RSAB Harapan Kita di buku Panik Saat Puber? Say No!!. Dr Aditya mengulik cerita ini melihat banyaknya kasus ini dan kekhawatiran orang tua akan masa depan anaknya. Pada masa pubertas, biasanya tanda-tanda sekunder seksual dan berbagai persoalan seperti penis mungil banyak ditemui.

Di dunia kedokteran, penis mungil dikenal dengan Mikropenis. Mikropenis ini bisa dideteksi sedini mungkin untuk menghindari dampak lain. Contohnya anak bisa minder, tidak percaya diri.

Dr Aditya menjelaskan ukuran penis masing-masing berbeda ras dan umur. Ukuran normal juga bervariasi pada setiap umur. Mikropenis ini muncul karena ukurannya diluar variasi normal. Dia mencontohkan untuk ukuran Asia seperti Indonesia, saat lahir ukuran penis bayi berukuran 2-3 centimeter, usia 8-10 tahun berkisar 4-5 cm dan dewasa antara 8- 10 cm.

Mikropenis ini biasanya ditemui pada anak gemuk atau obesitas atau pada anak yang memang mempunyai ukuran penis kecil. Pada anak obesitas, penis akan 'menghilang' karena tertutup perut yang terlalu maju atau besar.

"Tapi sering juga memang anaknya gemuk dan penisnya kecil," ujar Aditya disela-sela peluncuran bukunya di Pasific Place, beberapa waktu lalu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mikropenis ini bisa dideteksi sejak dini dan dilakukan terapi hormon testosteron untuk memperpanjangnya. Terapi mikropenis ini terbaik dilakukan sebelum anak menginjak usia pubertas. Jika terapi ini dilakukan usia remaja atau dewasa hasilnya kurang bagus.

Penanganan terapi hormon ini tergantung kasus per kasus. Dr Aditya mengingatkan terapi tidak boleh hanya didasarkan keinginan orang tua tersebut. Tetapi harus sesuai masalah anak. Sebelumnya harus dilihat penyebab mikropenis ini apakah karena ada kelainan atau tidak. Membesarkan atau memperpanjang ukuran penis, kata Dr Aditya, tidak boleh berlebihan dan harus dipikirkan pula efek sampingnya.

Pemberian hormon bisa menimbulkan tanda pubertas dini. Bahkan berlebihan akan menyebabkan tulang menutup lebih awal dan anak tidak tumbuh lagi. "Anak bisa tumbuh lebih pendek dibandingkan potensi tinggi genetiknya.

Terapi juga tidak Sebelum menjalani terapi hormon ini, anak harus menjalani pemeriksaan yang ketat. Apakah ada kelainan, bisa diterapi atau tidak. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan hormon, darah, tulang dan lainnya.

Setelah data tes hormon, darah, tulang selesai bisa dilaksanakan terapi hingga batas yang telah ditentukan. Namun jika kasus mikropenis ini tidak diterapi hormon, kata dia, juga tidak akan berpengaruh banyak. " Hanya kosmetik saja," ujarnya. DIAN YULIASTUTI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Cara Mengecek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan

4 hari lalu

Petugas melayani peserta BPJS Kesehatan di kantor cabang Proklamasi, Jakarta.
Begini Cara Mengecek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan untuk menjamin peserta mendapatkan manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.


Inilah Ciri-ciri Daging Tidak Layak Dikonsumsi

6 hari lalu

Ilustrasi daging sapi. Foto: Unsplash/PK
Inilah Ciri-ciri Daging Tidak Layak Dikonsumsi

Berikut cara mengetahui apakah daging masih layak dikonsumsi atau tidak.


7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

7 hari lalu

Ilustrasi lemak perut (pixabay.com)
7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghilangkan lemak perut saat bersepeda.


Inilah Ciri-ciri Hewan Kurban yang Sedang Sakit

7 hari lalu

PT Permodalan Nasional Madani atau PNM, dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, menyalurkan hewan kurban di berbagai titik 3T di Indonesia. Diantaranya di Aceh, Palembang, Lampung, Garut, Serang, Banjarmasin, Purwokerto, Solo, Mataram, dan Makassar.
Inilah Ciri-ciri Hewan Kurban yang Sedang Sakit

Hewan kurban harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya tidak sakit. Berikut ciri-ciri hewan kurban yang sedang sakit.


Inilah Bahaya Hewan Kurban yang Disembelih dalam Keadaan Sakit

7 hari lalu

Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1445 H, sebanyak 2.458 hewan kurban dibagikan bagi masyarakat tidak mampu yang tersebar di seluruh Indonesia.
Inilah Bahaya Hewan Kurban yang Disembelih dalam Keadaan Sakit

Menyembelih hewan kurban yang sedang sakit dapat membawa berbagai risiko, baik dari segi kesehatan manusia, maupun lingkungan.


5 Tenaga Bidang Kesehatan Indonesia Ikuti Program Pertukaran di Amerika Serikat

10 hari lalu

Program pertukaran profesional selama tiga minggu (27 April - 18 Mei 2024) di Amerika Serikat yang berfokus pada kesehatan masyarakat di kawasan industri. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Amerika di Jakarta
5 Tenaga Bidang Kesehatan Indonesia Ikuti Program Pertukaran di Amerika Serikat

Program pertukaran ini disponsori Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang fokus pada kesehatan masyarakat di kawasan industri


Google Gunakan AI untuk Menampilkan Rangkuman Jawaban Soal Kesehatan, Bisa Dipercaya?

14 hari lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan untuk kesehatan. Kredit: Antaranews
Google Gunakan AI untuk Menampilkan Rangkuman Jawaban Soal Kesehatan, Bisa Dipercaya?

Pengguna AI telah melaporkan berbagai jawaban yang tidak akurat dan aneh pada berbagai topik, termasuk kesehatan


5 Manfaat Daun Moringa untuk Kesehatan

15 hari lalu

Daun Kelor. Pexels.com
5 Manfaat Daun Moringa untuk Kesehatan

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan potensial dari daun moringa atau biasa disebut daun kelor.


Kenali 1000 Hari Pertama Kehidupan, Fase Penting dalam Perkembangan Bayi

16 hari lalu

Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Kenali 1000 Hari Pertama Kehidupan, Fase Penting dalam Perkembangan Bayi

Periode 1000 hari pertama kehidupan bayi dikenal sebagai masa yang krusial dalam pembentukan kesehatan dan perkembangan mereka.


Menkes Harap PP Kesehatan Disahkan Bulan Ini, Kebijakan Konsumsi Gula dan Garam Bakal Diatur

21 hari lalu

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/2/2024). ANTARA.
Menkes Harap PP Kesehatan Disahkan Bulan Ini, Kebijakan Konsumsi Gula dan Garam Bakal Diatur

Menkes mengharapkan PP kesehatan dapat disahkan Jokowi pada bulan ini. Tak hanya soal rokok, gula dan garam akan turut diatur di PP tersebut.