Eric Kayser Pamer Kebolehan Membuat Baguette

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • roti

    roti

    TEMPO.CO, Jakarta - Chef roti ternama dunia asal Prancis, Eric Kayser, tidak hanya sekadar membuka gerai perdananya di Jakarta. Pria berambut merah kecokelatan itu juga unjuk kebolehan caranya menguleni adonan roti untuk baguette—roti panjang khas Prancis—di depan tamu undangan. Gerai perdana Eric Kayser di Indonesia resmi dibuka di Plaza Senayan, Senin, 16 Juni 2014.

    Tangan Eric tampak lincah mengambil sejumput adonan baguette, membentuknya kira-kira sepanjang 20 sentimeter, kemudian menguleninya hingga menjadi setengah meter.

    “Dan setelah itu, setiap baker harus memberikan penanda khususnya,” kata Eric dalam pembukaan gerainya di lantai tiga Plaza Senayan. Maksud Eric, setiap chef harus memberikan lima kali goresan pada permukaan roti baguette miliknya. (Baca juga: Robert Pattinson: 'Katy Perry is Very Hot')

    Baguette buatan Eric Kayser memang punya tekstur yang sedikit berbeda dengan roti serupa yang kita temui di pusat perbelanjaan di Jakarta. Jika roti yang sering kita temui itu cenderung lembap dan tidak renyah, baguette buatan Kayser malah berkebalikan.

    “Kami mempertahankan roti yang renyah, dengan warna cokelat keemasan,” katanya.

    Untuk menunjukkan seberapa renyah roti yang dibikin dengan resepnya, Eric mengambil sebatang baguette dan kemudian mematahkannya. Begitu dipatahkan, terdengar bunyi kres yang nyaring.

    “Jika Anda ingin membuktikan seberapa sukses proses fermentasinya, silakan cium aroma dari rongga roti ini,” katanya.

    Penasaran, Tempo pun mencoba menghirup aroma baguette buatan Eric Kayser. Ada bau wijen yang kuat menyeruak dari potongan rotinya. Sesuai dengan bunyinya, roti baguette itu justru sangat renyah dan tidak melempem.

    Rahasia adonan roti Eric Kayser sebenarnya terletak pada penggunaan levain—emulsi khusus hasil fermentasi tepung—yang digunakan dalam fermentasi roti. “Sebelum ragi ditemukan, biasanya levain ini yang digunakan di Prancis,” kata Eric. Adonan baguette perlu didiamkan sekitar sepuluh jam sebelum akhirnya dipanggang. “Fermentasi yang baik adalah kunci produk kami.”

    Tidak heran, roti renyah itu juga menjadi pilihan para pemimpin negara-negara di dunia. Selain menjadi langganan tetap Presiden Prancis Francois Hollande, roti Kayser juga menjadi langganan untuk sajian Barack Obama di Gedung Putih. Dengan lebih dari 100 gerai di 23 kota besar dunia, nama Eric Kayser menjadi favorit para pencinta roti. (Baca juga: Angelina Jolie Bertemu Keluarga Kerajaan Inggris)

    SUBKHAN

    Berita Lain

    Putra Prabowo Mengaku Tak Pernah Dikritik Ayahnya
    Penulis Buku MH370: Pesawat Sengaja Dilenyapkan
    Sudi: Istana Tak Terlibat Penerbitan Obor Rakyat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.