Dilema Pernikahan Setelah Melajang Hingga Usia 35 atau 40 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Wanita dan pria karier. Shutterstock.com

    Ilustrasi Wanita dan pria karier. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Apa yang terjadi jika di usia 35 tahun Anda masih melajang dan belum menikah?

    Kebanyakan laki-laki dan perempuan yang belum menikah pada rentang usia 35 hingga 40 tahun merupakan sekelompok orang yang tinggal di perkotaan. Mereka mandiri dan melakukan semua hal sendiri. Mereka mengaku kehilangan gairah untuk membina rumah tangga dengan orang lain.

    Baca: Studi: Wanita Lajang Lebih Sehat Daripada Wanita Menikah

    Dewasa ini, kebanyakan perempuan tidak lagi menomor satukan pernikahan. Pendidikan dan karir menduduki peringkat pertama sebagai prioritas perempuan-perempuan perkotaan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang dengan jelas mengatakan tidak membutuhkan pasangan untuk melengkapi hidupnya.

    Jika seseorang terbiasa melakukan hal yang membuatnya nyaman, mereka cenderung menolak banyak hal yang tidak sejalan dengan keinginannya. Lantas, apa yang terjadi jika di usia 35 tahun Anda masih melajang?

    Setiap hubungan memiliki batasan. Jika Anda terbiasa melakukan banyak hal tanpa batas hingga usia 35 tahun, siapkah Anda untuk menikah dan hidup dengan banyak batasan? Sangat membingungkan, bukan?

    Baca: Penelitian: Orang Menikah Cenderung Lebih Sehat daripada Lajang

    Sama seperti pacaran, menikah juga tidak berarti bahagia setiap waktu. Ada saja masanya bertengkar yang membuat Anda dan pasangan dilanda stres. Setiap hubungan pasti ada saat naik-turunnya. Saat melajang, kemungkinan untuk terserang stres jauh lebih kecil dibandingkan saat berumah tangga. Siapa yang rela mengalah demi pasangan setelah hidup tanpa stres selama 35 tahun?

    Saat melajang, kehidupan sangat fleksibel. Ingin jalan-jalan? Bisa. Ingin berpesta hingga pagi hari? Bisa bahkan tanpa ada yang memarahi. Ingin berhenti kerja dan fokus menjalankan hobi? Tentu saja bisa! Keputusan yang Anda buat saat masih melajang tidak akan memengaruhi orang lain, beda halnya jika Anda sudah berkeluarga. Keputusan sekecil apapun yang Anda buat pasti berdampak pada pasangan dan hubungan pernikahan Anda.

    Saat melajang, Anda tentu memiliki lebih banyak energi untuk melakukan banyak hal yang menjadi hobi Anda. sanggupkah Anda untuk tidak melakukan hal tersebut setelah menikah?

    Terlalu lama melajang membuat banyak orang benar-benar tidak tertarik untuk dikendalikan oleh pasangannya setelah menikah. Saat Anda terbiasa hidup sendiri hingga usia 35 tahun, Anda cendrung tidak merasa iri dengan kehidupan orang lain. Terutama saat Anda melihat pasangan tengah bertengkar di muka umum atau teman yang rajin sekali curhat tentang masalah rumah tangganya.

    Saat lajang, Anda dapat berkencan kapan saja. Mungkin itu yang mendasari laki-laki dan perempuan perkotaan untuk melajang dalam waktu yang lama.


    BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.