Waspada, Anak-anak Rentan Terkena Penyakit Usus Buntu  

Minggu, 16 Juli 2017 | 17:02 WIB
Waspada, Anak-anak Rentan Terkena Penyakit Usus Buntu  
Ilustrasi anak sakit. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit usus buntu adalah peradangan atau pembengkakan apendiks atau usus buntu. Usus buntu adalah organ berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5-10 sentimeter yang terhubung pada usus besar.

Dokter spesialis bedah anak Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Ruankha Bilommi, mengatakan penyakit usus buntu merupakan gangguan pada perut yang paling banyak dialami oleh anak berusia 3-12 tahun. "Sekitar 80-90 persen usus buntu menjadi penjahat pada anak," kata Ruankha dalam seminar awam di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, Sabtu, 15 Juli 2017.

Ruankha menjelaskan, penyakit usus buntu terjadi karena ukuran usus buntunya yang lebih besar. "Ukuran normal usus buntu sekitar 4-5 sentimeter, kalau anak Anda memiliki ukuran usus buntu 10 sentimeter, itu bisa terjadi radang atau infeksi," ujarnya.

Anak yang terkena infeksi usus buntu biasanya menunjukkan beberapa tanda atau gejala, seperti sakit perut, mual, mencret, demam, dan suhu badan meningkat (demam). "Infeksi usus buntu terjadi karena kuman atau bakteri masuk ke usus buntu tersebut," kata dia.

Ruankha menyarankan, segera membawa anak Anda ke dokter jika menemukan gejala atau tanda sakit usus buntu. "Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan mengangkat kakinya atau saat diminta berjalan mengeluhkan sakit, itu salah satu tanda usus buntu sudah akut."

AFRILIA SURYANIS

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan