Senin, 15 Oktober 2018

Tak Ingin Jadi Target Bullying, Ini Siasat Suami Tantri Kotak

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi bullying. Tempo/Indra Fauzi

    ilustrasi bullying. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Jakarta - Arda Naff bercerita tentang masa kecilnya yang selalu ketakutan. Pasalnya, Arda selalu kena bullying karena postur tubuhnya yang kurus dan sering menyendiri. Kondisi itu membuat suami Tantri Kotak tersebut takut setiap ke sekolah.

    Baca juga:
    Dibully Orang, Ini Cara Iko Uwais dan Denny Sumargo Bela Pasangan
    Jadi Korban Bully, Henry Cavill Pernah Disebut "Fat Cavill'

    "Saya dulu korban bullying , dulu saya cungkring banget. Enggak tahu karena cacingan atau apa. Saya penyendiri dan sering di-bully, makanya sering pindah-pindah sekolah. Setiap sekolah saya takut banget," kenang Arda Naff di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Kamis 9 Agustus 2018.

    Hingga satu ketika, Arda Naff bersekolah di kawasan Jawa Timur. Di situ dia ingin berubah dan tak ingin menjadi target bullying . Apalagi, ayahnya juga berpesan agar dirinya harus berubah.

    Arda Naff berpikir untuk bisa menjadi pusat perhatian dan selalu dirindukan keberadaannya. Berbagai jenis olahraga digelutinya. Begitu juga menekuni musik, yang justru menjadi kariernya.

    "Akhirnya saya menemukan satu sekolah di Jawa Timur, dan memutuskan harus berubah. Gimana caranya jadi pusat perhatian, saya lakukan semua hal, seperti olah raga. Saya berusaha menjadi orang yang selalu dirindukan," pungkas Arda Naff.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.