Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bagaimana Menentukan Stadium Kanker? Cek 3 Tanda Ini

Reporter

Editor

Susandijani

image-gnews
ilustrasi kanker (pixabay.com)
ilustrasi kanker (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Spesialis Bedah Onkologi dari RSUP Fatmawati Jakarta, dr. M. Yadi Permana SpB (Onk) menjelaskan stadium adalah pembedaan kanker berdasarkan penyebarannya.

Baca juga: 6 Mitos dan Fakta Kanker yang Sering Dipercaya Orang

Penentuan stadium dilandasi 3 komponen yakni T, N, dan M.

T itu tumor. Bagaimana deskripsi tumornya? Sebesar apa? Sudah menyentuh permukaan kulit atau belum, dan apakah sudah meluas sampai ke jaringan otot. N adalah node, yakni apakah sel kanker telah menjalar ke kelenjar getah bening di ketiak, di bawah, dan di atas tulang selangka. Sedangkan M merujuk pada metastasis yaitu sejauh mana sel kanker telah menyebar,” Yadi memaparkan.

Pengidap kanker payudara luminal A dan B, cukup dioperasi dan menjalani terapi hormon untuk mengontrol kadar estrogen dalam tubuh. Salah satu pemicu kanker payudara, paparan hormon estrogen yang terlalu lama. Paparan ini salah satunya dipicu penggunaan alat kontrasepsi (yang memengaruhi hormon) dalam waktu lebih dari 8 tahun.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Terapi hormon diterapkan berdasarkan usia pasien. Jika sudah menopause, pasien hanya diberi obat-obatan. Jika belum menopause, diberi obat dan suntikan. Kalau mendekati menopause, biasanya tim dokter mengangkat indung telur pasien agar ia menopause lalu dikontrol dengan obat. Kuncinya, saat salah satu anggota keluarga Anda divonis mengidap kanker payudara, berdiskusilah dengan tim dokter terkait tipe dan jenis pengobatan yang mesti ditempuh,” pungkasnya. 

Baca juga: Solusi Terapi Kanker yang Sudah ke Tulang, di Mana Bisa Didapat?

TABLOIDBINTANG

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

1 hari lalu

Ilustrasi bayi tidur. Foto: Freepik.com/user18526052
Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

Dokter menjelaskan cara tidur yang sehat perlu diajarkan pada anak sejak dini untuk meningkatkan kualitas hidup.


Benarkah Makan Daging Kambing Penyebab Hipertensi? Berikut Berbagai Faktanya

3 hari lalu

Ilustrasi olahan daging kambing. shutterstock.com
Benarkah Makan Daging Kambing Penyebab Hipertensi? Berikut Berbagai Faktanya

Mengonsumi daging kambing selalu dihubungkan sebagai penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi. Betulkah?


Waspada Bahaya Mengonsumsi Daging Merah Berlebihan, Ini Penyakit yang Datang Tak Diundang

4 hari lalu

Ilustrasi daging merah. Pixabay.com
Waspada Bahaya Mengonsumsi Daging Merah Berlebihan, Ini Penyakit yang Datang Tak Diundang

Mengonsumsi daging merah seperti daging sapi dan daging kambing secara berlebihan mengundang bahaya. Penyakit apa saja yang datang?


Tumor Ganas Sering Dikaitkan dengan Kanker, Apa Beda dengan Tumor Jinak?

5 hari lalu

Imas Masitoh (13 tahun) yang menderita tumor ganas di bagian perutnya di rumahnnya di Desa Wanakerta. kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. TEMPO/Jhoni Atmanegara
Tumor Ganas Sering Dikaitkan dengan Kanker, Apa Beda dengan Tumor Jinak?

Pakar menjelaskan tumor ganas adalah tumor yang bersifat kanker dan bisa tumbuh tak terkontrol dan menyebar ke bagian tubuh lain.


Kate Middleton Bagikan Kondisi Kesehatannya Setelah Jalani Pengobatan Kanker

6 hari lalu

Putri Wales Catherine, berjalan bersama anak-anaknya selama parade Trooping the Color untuk menghormati Raja Charles pada hari ulang tahun resminya di London, Inggris, 15 Juni 2024. Ini merupakan penampilan perdana Kate Middleton setelah mengumumkan dirinya mengidap kanker. REUTERS/Chris J. Ratcliffe
Kate Middleton Bagikan Kondisi Kesehatannya Setelah Jalani Pengobatan Kanker

Sempat menghilang dari pandangan publik usai divonis kanker, Kate Middleton membagikan kondisi terkini kesehatannya.


Top 3 Dunia; Ukraina Tolak Tawaran Gencatan Senjata dari Vladimir Putin dan Kate Middleton Muncul ke Publik

6 hari lalu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky duduk di jet tempur F-16 di Pangkalan Udara Skrydstrup di Vojens, Denmark, 20 Agustus 2023. Zelensky senang mendapat jet tempur F-16 buatan Amerika dari Belanda dan Denmark. Ritzau Scanpix/Mads Claus Rasmussen via REUTERS
Top 3 Dunia; Ukraina Tolak Tawaran Gencatan Senjata dari Vladimir Putin dan Kate Middleton Muncul ke Publik

Top 3 dunia pada 15 Juni 2024, diantaranya berita Volodymyr yang menolak proposal gencatan senjata yang disorongkan Vladimir Putin


Kate Middleton Tampil di Depan Publik untuk Pertama Kali setelah Didiagnosis Kanker

7 hari lalu

Putri Wales Catherine, berjalan bersama anak-anaknya selama parade Trooping the Color untuk menghormati Raja Charles pada hari ulang tahun resminya di London, Inggris, 15 Juni 2024. REUTERS/Chris J. Ratcliffe
Kate Middleton Tampil di Depan Publik untuk Pertama Kali setelah Didiagnosis Kanker

Kate Middleton bersama ketiga anaknya menghadiri parade militer tahunan yang menandai hari ulang tahun resmi raja Inggris.


Kate Middleton akan Hadiri Acara Publik Pertama setelah Kemoterapi

7 hari lalu

Kate Middlerton mempromosikan konser Natal tahunannya Royal Carols: Together At Christmas (Instagram/@princeandprincessofwales)
Kate Middleton akan Hadiri Acara Publik Pertama setelah Kemoterapi

Kate Middleton akan tampil di acara publik pertama kali setelah mengumumkan sakit kanker. Namun bukan berarti Kate akan kembali bertugas sepenuhnya.


Penelitian Ini Bandingkan Risiko Kanker Para Pekerja di 3 Pabrik Cat Berbeda

7 hari lalu

Ilustrasi mengecat furnitur. Pixabay.com
Penelitian Ini Bandingkan Risiko Kanker Para Pekerja di 3 Pabrik Cat Berbeda

Pemerintah Indonesia diharap lebih terdorong melarang penggunaan timbal dalam cat yang beredar di pasaran. Risiko kanker dan non kanker meningkat.


RS MRCCC Siloam Semanggi Berhasil Transplantasi Sel punca Hematopoetik

8 hari lalu

RS MRCCC Siloam Semanggi Berhasil Transplantasi Sel punca Hematopoetik

Grup RS Siloam merayakan keberhasilan tindakan Hemapoetic Stem Cell Transplantation dalam kasus Multiple Myeloma atau kanker sel plasma darah, di RS MRCCC Siloam Semanggi.