Jadi Menu Favorit Sarapan, Ini Plus Minus Telur Setengah Matang

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi telur asin (pixabay.com)

    ilustrasi telur asin (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Telur setengah matang memang cukup banyak disukai orang. Bukan semata-mata karena teksturnya tapi juga karena manfaatnya bagi tubuh kita.

    Baca juga: Manfaat Baik Telur, Bila Dikonsumsi Setiap Hari

    Telur mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti protein, lemak, riboflavin, kolin, lutein, zeaxanthin, selenium, dan sebagainya. Nah, nutrisi-nutrisi ini membuat telur menjadi salah satu menu sarapan yang sangat direkomendasikan. Tidak hanya itu, kuning telur mengandung banyak komponen bernama lesitin yang efektif menangkal sklerosis karena memiliki sifat meredam kadar kolesterol.

    Tidak sampai disitu saja, kuning telur pun memuat asam amino dan deretan asam lemak yang sangat penting untuk perkembangan otak kita. Kuning telur pun mengandung karbohidrat, vitamin, serta mineral. Dua vitamin yang ada di dalam kuning telur -vitamin A dan vitamin B12 -  dimana vitamin A sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mempertahanakan kesehatan kulit, gigi, dan tulang. Sedangkan vitamin B12 berperan penting untuk metabolism tubuh serta bertugas untuk memastikan agar sistem saraf dalam tubuh berfungsi dengan baik.
    Ilustrasi telur ceplok. Pexels.com
    Atas dasar tidak ingin merusak, menghilangkan, ataupun mengurangi kandungan-kandungan penting dalam telur inilah yang menjadikan banyak orang seringkali mengkonsumsi telur setengah matang. Tapi selayaknya koin dengan dua mata sisi, ada bahaya yang ditimbulkan dari mengkonsumsi telur setengah matang. Apa sih bahaya dari mengkonsumsi telur setengah matang?

    Nah, seperti yang sudah kita ketahui, telur ayam dan bebek khususnya sangat rentan terjangkit bakteri Salmonella. Bakteri Salmonella ini tidak hanya menjangkit telur-telur yang cangkangnya rusak ataupun retak, tetapi juga telur-telur yang kulitnya terlihat bersih dan mulus.

    Walaupun efeknya tidak akan langsung terasa, namun saat kalian mengkonsumsi telur yang terjangkit bakteri Salmonella saat keadaan kalian kurang fit, maka kalian akan langsung jatuh sakit. Infeksi yang biasa ditimbulkan oleh bakteri Salmonella adalah sakit perut, mual, muntah, diare, sakit kepala, demam, atau bahkan tyfus. Hal inilah yang menjadikan telur setengah matang memiliki risiko yang sangat besar untuk menjadi racun dalam tubuh kalian.

    Baca jugaLiburan Natal: Waspada 7 Penyakit Ini, Tilik Penyebabnya

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.