Hari Kartini, Yuk Apresiasi 3 Profesi Wanita Penuh Bahaya Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilusrasi penyelaman

    ilusrasi penyelaman

    TEMPO.CO, JakartaHari Kartini dirayakan pada tanggal 21 April. Peringatan ini dilakukan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini Djojoadhiningrat dalam memperjuangkan hak wanita agar setara dengan laki-laki, khususnya dalam hal mendapatkan pendidikan.

    Baca: Kartini 2019, 3 Profesi Wanita yang Berbahaya ini Patut Menerima Apresiasi

    Kini seluruh wanita tak selamanya harus diam di rumah sebagai ibu rumah tangga. Semakin banyak wanita yang memilih bekerja dan mendapatkan kesempatan yang sama layaknya para pria. Melansir dari Fortune, berikut adalah 3 pekerjaan pria yang terbilang ekstrim. Ketiga pekerjaan itu kini dilakukan wanita dan patut diberi apresiasi.

    1. Tenaga medis di daerah konflik
    Saat ini banyak orang mabuk kepayang dengan karakter Dokter Kang Mo Yeon (diperankan Song Hye Kyo) di serial Descendants of the Sun. Dikisahkan, dokter cantik itu bertugas sebagai dokter bedah di negara bernama Uruk, yang tengah dilanda konflik. Sekilas, pekerjaan Dokter Kang begitu menarik. Bertugas di daerah berpemandangan eksotis, dikelilingi tentara ganteng, dan berkesempatan melakukan aksi-aksi heroik dalam menyelamatkan nyawa seseorang.

    Nyatanya, bertugas di daerah konflik sesungguhnya tak seindah yang digambarkan drama Korea. Risikonya sangat tinggi. Wanita yang bekerja sebagai tenaga medis di daerah konflik harus siap menanggung risiko menghadapi perang, menyaksikan nyawa-nyawa tak berdosa melayang, bekerja di bawah situasi mencekam dengan peralatan seadanya, termasuk risiko kehilangan nyawa jika menjadi korban salah sasaran.

    2. Penyelam di Pulau Jeju
    Hanya berbekal kacamata renang, sepatu katak, dan pakaian renang tanpa tabung oksigen, para ibu di Pulau Jeju, Korea Selatan, menyelam di laut selama 30 menit hingga 1 jam untuk mencari hasil laut berupa gurita dan aneka ikan laut. Hebatnya, para penyelam Jeju adalah wanita berusia di atas 70 tahun.

    Menyelam sudah dilakukan wanita Jeju sejak puluhan tahun silam. Kehidupan yang keras karena alam yang sulit berupa gunung api, tanah keras, dan cuaca ekstrem membuat para pria di Jeju harus menempuh bahaya dengan mencari nafkah di tengah lautan. Sementara, para wanita yang ditinggal suami ini membantu menghidupi keluarga dengan mencari hasil laut.

    3. Stunt actress
    Pekerjaan sebagai pemeran pengganti untuk adegan aksi yang berbahaya atau stuntman juga sudah mulai banyak dilakukan wanita. Salah satu nama yang cukup populer ialah Janene Carleton. Ia menggantikan Angelina Jolie di Salt, Jessica Biel di Total Recall, dan Paula Patton di Mission Impossible 4: Ghost Protocol, disamping melakoni beberapa aksi berbahaya di film Watchmen, Twilight Breaking Dawn, Dawn of the Planet of the Apes, dan X-men 3. Ia pernah kehilangan seluruh bulu mata kirinya, yang hangus terbakar saat beradegan di tengah lautan api.

    Baca: Hari Kartini 2018, Mengapa 4 Tokoh Wanita Ini Sering Disebut?

    Pekerjaan stunt actress tak hanya menuntutnya melakukan adegan aksi berbahaya. Ia juga bertindak sebagai pelatih pribadi untuk aktris yang beradegan aksi bersamanya. Plus, bertugas menyamakan bentuk tubuhnya dengan sang aktris. “Saat berperan dengan Angelina Jolie di film Salt, saya kelaparan selama tiga bulan! Stunt actress juga harus menurunkan berat badan demi perannya. Itu bagian dari bisnis,” kata Janene.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | FORTUNE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.