Selain Vaksinasi, Ini 3 Persiapan Wajib sebelum Naik Haji

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibadah haji masih akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang. Namun, beberapa persiapan jauh sebelum keberangkatan tentu harus dilakukan, khususnya agar tetap sehat selama di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.

    Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PP PERDOKHI), Muhammad Ilyas, pun membagikan empat tips utama.

    Vaksinasi
    Vaksinasi sangat penting untuk dilakukan sebab bisa meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan suatu jenis penyakit tertentu. Adapun penggunaan vaksin sebaiknya dilakukan di rumah sakit yang sesuai dengan rujukan pemerintah, yakni Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP untuk menghindari vaksin palsu.

    “Lakukan maksimal dua minggu sebelum keberangkatan agar pembentukan antibodi lebih sempurna,” katanya dalam acara Pentingnya Vaksin Influenza di Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2020.

    Memperhatikan asupan gizi
    Dokter spesialis penyakit dalam dan paru itu juga mengimbau agar sejak saat ini setiap calon jamaah haji memperhatikan asupan gizi. Menurutnya, kekebalan tubuh secara alami bisa terbentuk jika seseorang gemar mengonsumsi makanan penuh nutrisi.

    “Jadi bukan di hari keberangkatan saja, tapi dari jauh-jauh hari kita harus pupuk tubuh agar dalam kondisi prima. Ini membuat virus dan bakteri bisa dilawan dengan mudah,” ujarnya.

    Menjalani aktivitas fisik
    Rangkaian ibadah haji tentu tidak mudah, termasuk tawaf atau kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dan sai atau berjalan kaki dari Bukit Shafa ke Marwah. Tentu keduanya sangat melelahkan bagi mereka yang tidak gemar melakukan aktivitas fisik. Ilyas pun mengimbau calon jamaah haji mulai latihan sejak saat ini.

    “Tubuh bisa kaget kalau biasanya tidak bergerak, lalu dipakai berlebihan. Amannya, sekarang masih beberapa bulan sebelum haji, latihan dan olahraga dulu,” jelasnya.

    Menjalankan pola hidup bersih
    Mengubah suatu kebiasaan memang sulit untuk dilakukan. Misalnya, dari terbiasa tidak cuci tangan menjadi rajin cuci tangan. Sedangkan pola hidup bersih seperti ini sangat disarankan oleh Ilyas sebelum melakukan ibadah haji sebab dengan kebiasaan ini, Anda pun akan tetap sehat.

    “Karena susah mengubah kebiasaan, bagi calon jamaah haji yang tidak terbiasa melakukan pola hidup bersih, sebaiknya sejak sekarang dilatih,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.