WFH saat Puasa Bikin Ngantuk? Siasati dengan 4 Tips Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)

    Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - Suasana yang berbeda mungkin dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat selama bulan Ramadan tahun ini. Memang seiring dengan adanya wabah virus corona, kita diwajibkan untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Sehingga segala aktivitas seperti bekerja sambil puasa pun dialami dari tempat tinggal masing-masing.

    Sayangnya bagi sebagian besar orang, rumah dianggap sebagai tempat yang nyaman untuk bersantai. Begitu pula dengan puasa yang tidak diiringi dengan asupan gizi yang cukup sehingga menyebabkan lemas dan kurang bersemangat. Alhasil, gabungan keduanya tak jarang membuat mereka sering mengantuk dan banyak tidur.

    Agar tetap produktif saat bekerja dari rumah, penting bagi kita untuk menyiasati rasa kantuk itu.

    Situs Health Line dan Mayo Clinic membagikan tips agar melawan kantuk selama puasa dan WFH. Berikut adalah empat trik diantaranya.

    1. Memiliki jadwal yang teratur
      Rasa malas dan ngantuk bisa timbul akibat ketidaktahuan kita tentang aktivitas apa yang ingin dijalani seharian. Jadi tak ada salahnya untuk mulai menjadwal rangkaian kegiatan selama satu hari penuh. Ini dipercaya sebagai simultan sehingga meningkatkan aktivitas di otak dan sistem saraf untuk senantiasa terjaga.

    2. Mendengarkan lagu dengan musik yang upbeat
      Bekerja dan puasa dengan suasana hening dapat memicu rasa kantuk. Dalam mengatasinya, Anda bisa mencoba memutar lagu dengan musik yang upbeat. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa musik yang bersemangat bisa membangunkan dan menyadarkan otak Anda.

    3. Menata kembali tempat kerja
      Secara tidak sadar, tempat kerja juga bisa menentukan produktivitas kita. Umumnya, tempat yang berantakan dan tidak tertata membuat kita menjadi malas. Sebaliknya, tempat yang nyaman dan rapi bisa membangkitkan semangat. Adapun letak pencahayaan juga berpengaruh, duduk di dekat sinar matahari dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi.

    4. Bergerak
      Diam dalam satu posisi yang sama juga berpengaruh pada rasa malas dan kantuk. Sebaliknya, bergerak bisa membantu aliran darah mengalir ke seluruh tubuh yang akhirnya dipercaya bisa membuat Anda tetap terjaga dan berkonsentrasi dalam menggarap pekerjaan. Jadi ada baiknya, mulai menggoyangkan kaki, jalan mengitari rumah selama beberapa waktu atau melakukan aktivitas gerak lainnya.

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHLINE | MAYOCLINIC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H