Mau Bersepeda di Era New Normal, Perhatikan Pula Asupan Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bersepeda di masa pandemi.

    Ilustrasi bersepeda di masa pandemi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bersepeda bisa menjadi salah satu pilihan olahraga di tengah pandemi COVID-19 dan menjelang masa new normal. Tetapi agar lancar melakukan kegiatan ini, Anda perlu mengonsumsi makanan sehat bergizi.

    Olahraga berbasis kardio menuntut aliran energi yang konstan dan asupan kalori berperan penting. Berikut tips dari para pesepada untuk menjaga diet makro dan mikronutrisi yang seimbang, seperti dilansir dari Indian Express.

    Karbohidrat untuk energi dan daya tahan
    Karbohidrat memastikan aliran energi yang konstan dalam tubuh untuk daya tahan dan aktivitas yang intens sehingga menjadikannya sebagai nutrisi penting yang diperlukan untuk olahraga. Zat ini membantu seseorang membangun stamina yang dibutuhkan untuk mengayuh terus menerus. Seseorang perlu mendapatkan asupan karbohidrat dalam jumlah yang tepat sebelum bersepeda, kata Aman Puri, ahli gizi olahraga sekaligus pendiri Noida Cycling Club.

    Diet tinggi protein
    Setelah perjalanan yang berat, tubuh bisa kelelahan. Asupan protein yang tepat membantu memperbaiki otot, jaringan, dan protein pasca perjalanan. Protein juga diperlukan untuk membangun otot dan memperbaiki tubuh. Untuk pesepeda, protein komponen penting karena kegiatannya melibatkan banyak otot.

    Lemak dan elektrolit
    Lemak membantu menjaga keseimbangan keseluruhan tubuh selain menjaga tingkat trigliserida tubuh yang dilepaskan oleh tubuh sebagai asam lemak dan memicu pergerakan tubuh dan menyediakan energi untuk proses tubuh. Di sisi lain, asupan cairan yang tepat saat bersepeda diperlukan karena Anda cenderung kehilangan banyak elektrolit yang keluar melalui keringat saat bersepeda. Tubuh membutuhkan elektrolit yang cukup, karena itu cairan seperti air lemon dan sejumlah garam diperlukan untuk mengisi kembali nutrisi mikro tubuh, yang umumnya hilang selama latihan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.