Donor Plasma Bantu Pasien Covid-19, Ketahui Apa Itu Plasma Darah dan Fungsinya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi donor darah (Pixabay.com)

    Ilustrasi donor darah (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Para penyintas Covid-19 dapat membantu memulihkan kondisi pasien Covid-19 dengan melakukan donor plasma. Donor plasma konvalesen ini dapat dilakukan di kantor Palang Merah Indonesia atau rumah sakit tertentu yang memiliki fasilitas penyimpanan donor plasma.

    Sebelum melakukan donor plasma, ketahui dulu apa itu plasma darah dan fungsinya. Plasma darah adalah salah satu komponen penyusun darah, selain sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Mengutip laman Sehatq, plasma menyusun sekitar 55 persen dari komposisi darah.

    Plasma darah terdiri dari 92 persen air. Air dalam plasma darah ini membantu mengisi ruang pembuluh darah supaya darah dan nutrisi di dalamnya dapat beredar melewati jantung. Adapun delapan persen susunan plasma darah terdiri dari protein, antibodi imunoglobin, dan elektrolit.

    Jika dipisahkan dari komponen darah lainnya, maka plasma darah akan terlihat seperti cairan berwarna kuning. Berikut fungsi plasma darah untuk tubuh:

    1. Mengangkut limbah
      Plasma darah berfungsi membawa limbah hasil kerja sel-sel ke hati atau ginjal untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh.

    2. Menjaga suhu tubuh
      Plasma darah yang sebagian besar terdiri dari air bermanfat menjaga suhu tubuh. Cara kerjanya dengan melepaskan atau menyerap panas disesuaikan dengan kebutuhan.

    3. Mengedarkan nutrisi dan hormon
      Sebanyak delapan persen plasma darah tersusun dari nutrisi, protein, dan hormon. Plasma yang mengalir dalam aliran darah mengantarkan zat-zat tersebut untuk pertumbuhan otot dan tulang serta membantu proses pembekuan darah.

    4. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
      Salah satu protein yang terkandung dalam plasma darah adalah albumin. Zat ini berfungsi menjaga keseimbangan cairan di dalam darah.

    5. Membantu pembekuan darah
      Protein lainnya yang menjadi komponen plasma darah adalah fibrinogen. Fungsinya membantu proses pembekuan darah.

    6. Melawan infeksi
      Antibodi imunoglobin terkandung di dalam plasma darah. Kegunaannya adalah melawan infeksi.

    7. Menjaga keseimbangan asam basa
      Di dalam plasma darah juga terkandung klektrolit, seperti natrium, kalium, bikarbonat, klorida, dan kalsium. Fungsinya menjaga derajat keasaman atau kebasaan lurutan darah.

    Jika kamu melakukan donor plasma, sedikit berbeda dari donor darah biasa. Darah diambil dari satu tangan dan dialirkan ke mesin yang berfungsi mengumpulkan plasma. Kemudian sel darah merah dan trombosit donor dikembalikan ke pendonor disertai dengan garam.

    Proses donor plasma darah ini aman. Pendonor hanya perlu meluangkan waktu beberapa menit lebih lama ketimbang donor darah biasa. Plasma yang didonasikan dibekukan dalam waktu 24 jam. Masa penyimpanan plasma darah dalam kondisi beku bisa mencapai satu tahun dan dicairkan saat diperlukan.

    Para ahli menyarankan golongan darah AB melakukan donor plasma karena golongan darah ini merupakan satu-satunya plasma universal yang dapat diberikan kepada pasien dengan golongan darah apa pun. Dengan begitu, pemilik golongan darah AB dapat langsung melakukan donor plasma tanpa perlu mengecek lagi plasmanya digunakan oleh pasien golongan darah apa.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.