Alasan Sebaiknya Minum Teh Hijau Usai Vaksinasi Covid-19

Reporter

Ilustrasi teh hijau. TEMPO/Charisma Adristy

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan teh hijau untuk diminum setelah vaksinasi Covid-19. Apa sebabnya?

Melansir Eat This, Not That!, CDC merekomendasikan teh hijau lantaran minuman tersebut memiliki kandungan antioksidan tinggi. Minum teh hijau disebut sebagai cara terbaik untuk rehidrasi tubuh pascavaksinasi.

Seperti diketahui, penerima vaksin apapun akan mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi, terlebih ketika mengalami efek samping berupa demam. Teh hijau juga memiliki senyawa yang disebut katesin yang merupakan antioksidan yang sangat kuat.

Di sisi lain, CDC menyatakan teh hijau dipercaya mampu melawan Covid-19. Hal tersebut merujuk pada sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers pada 2020.

Baca juga: Manfaat Teh Hijau untuk Diet, Di Mana Rahasianya?

Jurnal tersebut menunjukkan teh hijau mengandung beberapa senyawa kimia yang mampu menghambat fungsi salah satu enzim utama dalam virus corona penyebab Covid-19. Apabila enzim tersebut kehilangan fungsinya, virus tidak dapat lagi bereplikasi dan menyebar ke seluruh tubuh.

Minum teh hijau juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan lain. Penelitian menunjukkan teh hijau mampu mengurangi risiko kematian akibat diabetes serta memulihkan orang dari serangan jantung dan stroke.

Teh hijau juga dapat meningkatkan pembakaran lemak saat berolahraga serta meningkatkan pembakaran kalori saat istirahat.






Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

7 jam lalu

Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un sebelumnya mengatakan kakaknya sempat sakit parah dan demam tinggi saat kasus Covid-19 merebak di Korea Utara.


Kim Jong Un Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

12 jam lalu

Kim Jong Un Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

Dalam dua pekan terakhir, pemerintah Korea Utara tak menemukan kasus Covid-19 yang baru. Kim Jong Un mengumumkan negaranya menang lawan Corona.


Airlangga Dorong Akselerasi Pemberian Vaksin Booster di Rumah Sakit

13 jam lalu

Airlangga Dorong Akselerasi Pemberian Vaksin Booster di Rumah Sakit

Airlangga Hartarto mendorong percepatan pemberian vaksin booster Covid-19 melalui peresmian cabang baru RS Citra Arafiq di Sawangan, Depok.


Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

16 jam lalu

Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

Pemerintah dan masyarakat di Indonesia diminta tak cemas dengan adanya subvarian Omicron terbaru tapi jangan juga dipandang remeh.


Inilah Gejala Orang yang Terinfeksi Virus Langya, Virus Baru yang Ditemukan di Cina

18 jam lalu

Inilah Gejala Orang yang Terinfeksi Virus Langya, Virus Baru yang Ditemukan di Cina

Virus Langya merupakan jenis virus baru yang ditemukan di Cina dengan gejala demam, batuk, kelelahan, dan mual.


Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

1 hari lalu

Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

Pakar mengatakan subvarian baru COVID-19 BA.4.6 saat ini telah terdeteksi di 43 negara. Berikut hal yang perlu diperhatikan.


Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

1 hari lalu

Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

Sanya yang juga dikenal sebagai Hawaii Cina telah mendaftarkan 801 kasus COVID-19 dari 1 hingga 7 Agustus 2022, akhirnya lockdown.


Mengapa Penderita Asam Urat Pantang Makan Kangkung?

1 hari lalu

Mengapa Penderita Asam Urat Pantang Makan Kangkung?

Awam sudah mengetahu penderita asam urat dilarang makan kangkung, melinjo, daun singkong, kacang hijau. Tapi, apa alasannya?


Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

2 hari lalu

Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

Toyota telah menangguhkan produksi shift malam pada salah satu lini produksi di pabrik di Jepang karena pekerja terinfeksi Covid-19.


Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

2 hari lalu

Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

Warga Tibet yang tinggal di sejumlah wilayah diminta melakukan tes massal Covid-19.