Minyak Kelapa Murni bersifat Antibakteri Mencegah Peradangan

Reporter:
Editor:

Bram Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi minyak kelapa untuk  Bioavtur. antaranews.com

    Ilustrasi minyak kelapa untuk Bioavtur. antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ekstraksi kelapa yang diolah menjadi minyak bermanfaat untuk kesehatan. Khasiat minyak kelapa murni juga untuk mencegah infeksi, salah satunya yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini menyerang bagian luar tubuh.

    Menurut Journal of Medicinal Food, minyak kelapa murni meringankan peradangan tersebab jamur Candida albicans. Kandungan asam kaprat, kaprilat, dan laurat yang terdapat dalam minyak kelapa murni yang meredakan gejala infeksi candida albicans.

    Merujuk literatur Harvard Medical School minyak kelapa murni meningkatkan kadar kolesterol baik untuk kesehatan jantung. Minyak kelapa murni juga membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh.

    Mengonsumsi minyak kelapa murni dapat meningkatkan sistem metabolisme. Mengutip jurnal Lipids, minyak kelapa murni bermanfaat untuk pembakaran energi yang meredakan gangguan di pankreas.

    Minyak kelapa murni menghasilkan trigliserida (lemak dalam darah), seperti asam laurat yang digunakan tubuh untuk membuat energi. Mengonsumsi minyak kelapa murni rutin akan menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Adapun asam lemak esensial yang termasuk laurat dan monolaurin yang terkandung dalam minyak bersifat antibakteri dan antivirus. Sifat antimikrob itulah yang mencegah jamur, bakteri dan parasit penyebab gangguan pencernaan.

    Minyak kelapa murni membantu kestablian kadar gula darah dan mempercepat proses sekresi insulin. Hal itu merangsang pemrosesan glukosa darah yang efektif mengurangi risiko diabetes.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Manfaat Minyak Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan dan Mencegah Infeksi


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.