Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 Alasan Obat Aspirin Tergantikan Oleh Paracetamol, Bahayakah?

image-gnews
TEMPO/Fernandez H
TEMPO/Fernandez H
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Aspirin merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan di dunia. Selain mempunyai harga yang relatif murah, aspirin mempunyai banyak kegunaan. Aspirin termasuk dalam golongan obat antiinflamasi non steroid yang memiliki efek analgesik, antipiretik dan antiinflamasi. 

Mengutip dari pji.ub.ac.id, dalam jurnal yang berjudul "Kajian Pustaka Efek Samping Aspirin", Mekanisme kerja dari aspirin yaitu menghambat enzim siklooksigenase terutama siklooksigenase-1 sehingga terjadi penghambatan biosintesis prostaglandin dan tromboksan dari asam arakhidonat.

Penggunaan suatu obat menimbulkan efek samping pada beberapa orang. Menurut World Health Organization (WHO), efek samping obat (ESO) adalah sebuah respon terhadap obat yang dapat membahayakan maupun tidak diharapkan.

Efek samping dapat terjadi pada dosis yang normalnya digunakan untuk tujuan profilaksis, diagnosis, ataupun terapi. Resiko efek samping aspirin bergantung dari dosis, penggunaan obat lain yang mempengaruhi hemostasis, dan faktor dari individu.

Efek samping dari aspirin salah satunya yaitu gangguan pada saluran pencernaan. Efek samping lainnya yaitu meningkatkan agregasi platelet serta gangguan pada saluran pernafasan.

Begini Aspirin Tergeser Paracetamol 

Aspirin diketahui memang dapat menjadi obat untuk menurunkan demam, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. 

1. Aspirin adalah obat keras, perlu resep dokter

Umumnya Paracetamol tersedia secara bebas di pasaran. Sedangkan untuk obat Aspirin adalah obat yang tergolong dalam obat keras, sehingga tidak sembarang orang dapat membelinya dan harus menggunakan resep dari dokter. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

2. Efek Samping Aspirin Banyak 

Efek samping dari penggunaan Aspirin diketahui memang lebih banyak bila dibandingkan dengan Paracetamol. Beberapa efek samping aspirin adalah gangguan saluran pencernaan, misalnya pendarahan, ulserasu, dan perforasi lambung atau usus yang dapat berakibat fatal. Gejala lain yang muncul adalah mual serta muntah.

3. Aspirin dapat menimbulkan Syndrome Reye

Sindrom Reye dipicu oleh penggunaan aspirin ketika mengobati penyakit infeksi virus. Virus yang dapat memicu terjadinya sindrom Reye yaitu virus influenza dan cacar air. Berbeda dengan Aspirin, Paracetamol tidak menimbulkan munculnya Syndrome Reye.

MELINDA KUSUMA NINGRUM
Baca juga : 


Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Di Balik Kebiasaan Buruk Mengunyah Es Batu, Pakar Beri Saran Ini

31 hari lalu

Mengigit es batu bisa membuat sakit gigi/Tabloid Bintang
Di Balik Kebiasaan Buruk Mengunyah Es Batu, Pakar Beri Saran Ini

Salah satu kebiasaan yang dilakukan banyak orang adalah mengunyah es batu. Meski tak seberbahaya nonmakanan, pakar mengingatkan bahayanya.


Ibu Hamil Konsumsi Paracetamol, Apa yang Perlu Jadi Perhatian?

51 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com
Ibu Hamil Konsumsi Paracetamol, Apa yang Perlu Jadi Perhatian?

Ibu hamil mengonsumsi paracetamol perlu baca artikel ini. Apa saja yang harus diperhatikan?


Hindari Paracetamol Sambil Minum Kopi, Ini Efek yang Ditimbulkannya

51 hari lalu

Ilustrasi kopi panas. Foto: Unsplash.com/Rene Porter
Hindari Paracetamol Sambil Minum Kopi, Ini Efek yang Ditimbulkannya

Seseorang perlu waspada agar tidak mengonsumsi paracetamol bersamaan dengan minum kopi. Apa alasannya?


Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

51 hari lalu

Ilustrasi paracetamol. Shutterstock
Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

Paracetamol tidak dapat dikonsumsi sembarangan karena memiliki efek dan bahaya bagi kesehatan. Perhatikan dosis yang disarankan.


Tips Beri Obat Demam pada Anak sesuai Dosis dan Tak Dimuntahkan Lagi

23 April 2024

Ilustrasi anak minum obat. shutterstock.com
Tips Beri Obat Demam pada Anak sesuai Dosis dan Tak Dimuntahkan Lagi

Berikut saran memberikan obat demam pada anak sesuai dosis dan usia serta agar tak dimuntahkan lagi.


5 Manfaat Es Batu untuk Kulit Wajah

5 Februari 2024

Ilustrasi es batu (Pixabay.com)
5 Manfaat Es Batu untuk Kulit Wajah

Efek dingin dari es batu tidak hanya menyegarkan kulit


Inilah yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Demam

27 Desember 2023

Ilustrasi bayi demam. shutterstock.com
Inilah yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Demam

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat anak demam agar tidak semakin parah.


Efek Samping Aspirin, Darah Keluar dari Mulut, Hidung sampai Anus

27 November 2023

www.modernguidetohealth.com
Efek Samping Aspirin, Darah Keluar dari Mulut, Hidung sampai Anus

Aspirin jadi andalan banyak orang untuk meredakan nyeri dan demam. Tetapi seperti pengobatan lain, aspirin juga punya efek samping serius.


Seluk Beluk Aspirin, 10 yang Perlu Diketahui

28 Oktober 2023

Ilustrasi aspirin. Pixabay
Seluk Beluk Aspirin, 10 yang Perlu Diketahui

Penting untuk mengetahui informasi tentang aspirin agar dapat menggunakannya dengan aman dan efektif.


India Temukan Kembali Obat Sirup Beracun, Beberapa Bulan setelah Kematian Ratusan Anak

5 Oktober 2023

Poli Devi, yang putrinya Janvi yang berusia 11 bulan termasuk di antara anak-anak yang meninggal karena cedera ginjal setelah mengonsumsi sirup obat batuk yang terkontaminasi, memegang foto dirinya di rumah mereka di Ramnagar di pinggiran Jammu, India, 28 Maret 2023.  REUTERS/Anushree Fadnavis
India Temukan Kembali Obat Sirup Beracun, Beberapa Bulan setelah Kematian Ratusan Anak

Regulator obat-obatan India telah menemukan bahwa obat sirup untuk batuk dan anti-alergi yang dibuat oleh Norris Medicines ternyata beracun