Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Itu Glutamat dan Glutamin yang Baik buat Kekebalan Tubuh?

Reporter

image-gnews
Ilustrasi menu olahan ikan sarden. Shutterstock
Ilustrasi menu olahan ikan sarden. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, JakartaGlutamat dan glutamin merupakan asam amino nonesensial yang berlimpah pada tubuh manusia. Artinya, setiap saat dapat diubah menjadi asam amino lain yang diperlukan tubuh. Makanan yang mengandung glutamat dan glutamin secara alami berperan membantu produksi dan pemeliharaan sel imun, termasuk antibodi, sehingga berperan dalam menjaga kesehatan.

"Konsumsi dua porsi buah dan tiga porsi sayuran menjadi dua hal yang kerap kali dianjurkan dalam menu makanan sehari-hari, di samping konsumsi protein, lemak, dan karbohidrat rendah indeks glikemik," kata pengamat gizi dan pangan Endang S. Sunaryo.

Penuaan tidak hanya terjadi pada usia dan kulit tapi juga seluruh organ, termasuk sistem kekebalan tubuh manusia. Meski demikian, sistem kekebalan tubuh bisa dijaga dengan pola hidup sehat.

"Pada kondisi sel tubuh sehat, glutamat lebih disukai tubuh. Sebaliknya ketika sel sedang mengalami stres atau cedera atau terserang penyakit, glutamin akan diperlukan lebih banyak, terutama untuk menjaga keutuhan mukosa usus," jelas Endang.

Tidak hanya itu, glutamin juga berperan sebagai aktivator sistem kekebalan pada saluran cerna. Zat ini bisa membantu mencegah racun-racun tubuh menyebar dan memperkuat sistem kekebalan agar siap menghadapi infeksi.

"Seiring bertambahnya usia, sistem imun pasti akan mengalami penurunan fungsi," ujar Endang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pilih ikan laut
Penuaan sistem kekebalan tubuh berdampak pada penurunan produksi jumlah sel imun sehingga lansia cenderung lebih rentan terserang penyakit. Dalam menghadapi penuaan, penerapan gaya hidup sehat mampu mempertahankan sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pedoman Gizi Seimbang (PGS) sudah mengatur pola makan dan kegiatan fisik untuk manusia Indonesia yang berkualitas. Salah satu bahan makanan yang direkomendasikan adalah ikan laut, yang mengandung beragam nutrisi seperti protein, peptida khusus, dan asam amino glutamat. 

Selain itu, ikan laut juga sangat kaya Omega 3, antioksidan seperti karotenoid, vitamin larut lemak seperti vitamin A , D, dan E, mineral kalsium, fosfor, magnesium, yodium, seng, dan selenium yang berperan dalam metabolisme tubuh, khususnya sistem kekebalan tubuh. Kaldu dan pekatan ikan yang diperkaya glutamat (MSG) dapat disiapkan sebagai sumber glutamat dan glutamin yang diperlukan tubuh.

Pilihan Editor: Manfaat Kaldu Ikan buat Imunitas Tubuh

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Manfaat Berkebun, Mengurangi Stres hingga Meningkatkan Suasana Hati

28 hari lalu

Ilustrasi berkebun. Freepik.com/Senivpetro
Manfaat Berkebun, Mengurangi Stres hingga Meningkatkan Suasana Hati

Berkebun memiliki efek terapeutik


Penyakit Minamata Ditemukan di Jepang 68 Tahun Lalu, Ini Cara Merkuri Masuk dalam Tubuh

46 hari lalu

Pasien penyakit Minamata bawaan Yuji Kaneko di Oruge-Noa, menyantap makanan di sebuah kelompok perawatan untuk orang-orang cacat di Minamata, Prefektur Kumamoto, Jepang, 13 September 2017. Kaneko lahir di Minamata pada tahun 1955 dan semua dari anggota keluarganya penderita penyakit Minamata. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Penyakit Minamata Ditemukan di Jepang 68 Tahun Lalu, Ini Cara Merkuri Masuk dalam Tubuh

Penyakit Minamata ditemukan di Jepang pertama kali yang mengancam kesehatan tubuh akibat merkuri. Lantas, bagaimana merkuri dapat masuk ke dalam tubuh?


Masih Jalani Arus Balik Lebaran? Lakukan Power Nap untuk Bantu Kembalikan Fokus Menyetir

58 hari lalu

Seorang pengemudi tidur setelah menghadapi kemacetan di Jalur Indramayu, Jawa Barat, Senin (5/9). Pada Puncak Arus Balik lebaran tahun ini terjadi kemacetan hampir di semua kota sehingga waktu tempuh menuju Jakarta hampir 2 kali lipat dibanding waktu normal. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Masih Jalani Arus Balik Lebaran? Lakukan Power Nap untuk Bantu Kembalikan Fokus Menyetir

Power nap dapat membantu kembalikan fokus selama perjalanan panjang arus balik lebaran. Bagaimana caranya?


Waspada Flu Singapura Menjangkit Anak-anak, Ini 6 Cara Pencegahannya

8 April 2024

Flu Singapura.
Waspada Flu Singapura Menjangkit Anak-anak, Ini 6 Cara Pencegahannya

Flu singapura rentan menjangkit anak-anak. Flu ini juga dengan mudah menular. Bagaimana cara mengantisipasinya?


Mengenal Penyakit Autoimun, Gejala dan Cara Mengurangi Risikonya

6 April 2024

Ilustrasi autoimun. Shutterstock
Mengenal Penyakit Autoimun, Gejala dan Cara Mengurangi Risikonya

Penyakit autoimun tidak dapat dicegah namun terdapat cara untuk mengurangi risikonya. Bagaimana pula gejalanya?


Mengapa Banyak Orang Senang Nonton Film Horor?

29 Maret 2024

Ilustrasi menonton film horor. Freepik.com
Mengapa Banyak Orang Senang Nonton Film Horor?

Bioskop yang menayangkan film horor masih terus diminati. Kenapa orang senang nonton film horor? Adakah manfaat bagi kesehatan?


Ragam Makanan yang Dibutuhkan Sistem Imun Sehat

22 Maret 2024

Ilustrasi kubis. Unsplash.com/Isara Somboon
Ragam Makanan yang Dibutuhkan Sistem Imun Sehat

Kurang gizi adalah penyebab paling umum sistem imun yang buruk. Berikut 10 jenis makanan yang mudah didapat dan sangat membantu kesehatan imun.


7 Manfaat Lari, Tidak Hanya Olahraga Kardio

18 Maret 2024

Ilustrasi wanita lari di atas tangga. Unsplash.com/EV
7 Manfaat Lari, Tidak Hanya Olahraga Kardio

Ada 7 manfaat lain dari olahraga lari yang secara tidak langsung dirasakan pelari menurut para ahli.


Sering Lelah dan Rambut Rontok, Gejala Penyakit Autoimun

28 Februari 2024

Ilustrasi rambut rontok.
Sering Lelah dan Rambut Rontok, Gejala Penyakit Autoimun

Pemilik riwayat keluarga alergi atau autoimun berisiko lebih tinggi mengalami penyakit autoimun. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai.


Cara Efektif Mencegah dan Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

17 Februari 2024

Banyak cara dilakukan orang untuk meringankan radang tenggorokan, seperti berkumur dengan larutan air garam, atau mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Namun, langkah itu hanya melegakkan tenggorokan.
Cara Efektif Mencegah dan Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

Seperti COVID 19, radang tenggorokan bisa menular melalui droplet.