Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dokter THT Ingatkan Gangguan Pendengaran Akibat Pakai Headphone

Reporter

image-gnews
Ilustrasi wanita mendengarkan musik di kafe. shutterstock.com
Ilustrasi wanita mendengarkan musik di kafe. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan 1,1 miliar orang berusia muda berisiko mengalami gangguan pendengaran karena terlalu sering mendengarkan musik. Spesialis telinga, hidung, tenggorokan, kepala, dan leher di Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan Jakarta, Shofiah Sari, menjelaskan kebiasaan mendengarkan musik dengan suara keras menggunakan earphone atau headset dapat memicu gangguan pendengaran.

"Semakin kencang suaranya, semakin lama memakai headset atau earphone, juga semakin meningkatkan risiko gangguan pendengaran atau tuli pada telinga," katanya dalam acara diskusi media di Jakarta, Kamis, 4 April 2024. 

"Risiko pada pengguna earphone itu bergantung dari volumenya. Ini penting, jangan kekencangan. Lalu fitur keamanan, tentu kalau earphone yang harganya murah berbeda dengan yang lebih mahal, itu juga harus jadi perhatian," lanjutnya.

Saraf telinga rusak
Shofiah menuturkan kebiasaan mendengarkan musik, konser, atau siaran pertandingan bersuara keras dalam waktu lama ketika sedang menyetir kendaraan atau tidur membuat saraf telinga terus aktif bekerja tanpa henti sehingga berpotensi mengalami kerusakan. Bila kebiasaan tersebut terus berlanjut dalam waktu lama maka dapat menimbulkan gangguan pendengaran seperti tidak dapat mendengar dengan jelas, mengalami distorsi suara, hingga telinga berdengung sampai merasa sakit.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia pun membagikan cara untuk menjaga indera pendengaran, antara lain dengan selalu mengecek volume suara pada ponsel atau earphone dan menghindari lingkungan yang bising. Mereka yang harus berada di lingkungan bising dalam waktu lama sebaiknya menggunakan penutup telinga untuk membantu meredam suara.

"Kalau lagi di konser, kita bisa keluar 5-10 menit dari ruangan agar telinga bisa istirahat sebentar. Di konser juga jangan dekat-dekat dengan speaker," sarannya. "Terakhir, tentu jangan lupa memeriksa kondisi pendengaran secara berkala melalui audiometri."

Pilihan Editor: 4 Sinyal Ancaman Kehilangan Pendengaran

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anak Sering Batuk Pilek, Waspadai Risiko Gangguan Pendengaran

15 jam lalu

Ilustrasi anak sakit flu/pilek. Shutterstock.com
Anak Sering Batuk Pilek, Waspadai Risiko Gangguan Pendengaran

Spesialis THT mengingatkan anak yang sering batuk pilek bisa terkena risiko gangguan pendengaran. Pahami faktor risikonya.


Donald Trump Tampil Pertama Kali di Depan Umum setelah Selamat dari Penembakan

8 hari lalu

Donald Trump Tampil Pertama Kali di Depan Umum setelah Selamat dari Penembakan

Donald Trump tampak menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik dengan telinga yang diperban setelah selamat dari insiden penembakan.


Penyebab dan Cara Mengatasi TikTok Tidak Ada Suara

27 hari lalu

Cara mengatasi TikTok Shop yang tidak muncul di aplikasi cukup mudah. Anda bisa memeriksa jaringan internet hingga menghapus cache. Foto: Canva
Penyebab dan Cara Mengatasi TikTok Tidak Ada Suara

Ada beberapa penyebab video TikTok tidak ada suaranya. Contohnya karena menggunakan musik hak cipta. Ini cara mengatasi video TikTok tidak ada suara.


Gejala Tumor Otak yang Kerap Diabaikan

46 hari lalu

Ilustrasi otak. medicalnews.com
Gejala Tumor Otak yang Kerap Diabaikan

Menyambut Hari Tumor Otak Sedunia pada 8 Juni, kenali gejala tumor otak berikut yang sering diabaikan.


Begini Cara Menonaktifkan Aktivitas Suara dan Audio Google

51 hari lalu

Logo Google. REUTERS
Begini Cara Menonaktifkan Aktivitas Suara dan Audio Google

Google akan menggunakan teknologi pengenalan audionya untuk memproses audio pengguna dan meresponsnya.


Cara Menemukan dan Menghapus Audio Rekaman Google

52 hari lalu

Logo Google. REUTERS
Cara Menemukan dan Menghapus Audio Rekaman Google

Suara yang diinput saat melakukan penelusuran menggunakan suara dapat disimpan oleh Google. Bagaimana cara memeriksa dan menghapus audio tersebut?


Cara Aman Membersihkan Telinga, Bukan dengan Cotton Bud

58 hari lalu

Ilustrasi membersihkan kuping atau telinga dengan lilin. Koichi Kamoshida/Getty Images
Cara Aman Membersihkan Telinga, Bukan dengan Cotton Bud

Kotoran telinga cenderung keluar dengan sendirinya. Jika tidak dan jumlahnya terus bertambah, Anda bisa mencoba membersihkan telinga dengan cara ini.


Fakta Unik Telinga yang Mungkin Anda Tidak Tahu

58 hari lalu

Ilustrasi mengusap telinga. Lovemerubme.com
Fakta Unik Telinga yang Mungkin Anda Tidak Tahu

Mungkin ada fakta yang tak diketahui soal telinga selain mendengar, misalnya berperan penting pada keseimbangan tubuh. Berikut beberapa di antaranya.


Macam Penyebab Sakit Telinga, dari Infeksi sampai Penyumbatan

23 Mei 2024

Ilustrasi periksa telinga. Shutterstock
Macam Penyebab Sakit Telinga, dari Infeksi sampai Penyumbatan

Berikut beberapa penyebab utama di balik sebagian besar kasus sakit telinga menurut pakar, jangan diabaikan.


Mengenali Jenis-Jenis Earphone

17 Mei 2024

Ilustrasi earphone bluetooth. Pexels/Monstera
Mengenali Jenis-Jenis Earphone

Banyak model earphone, kabel dan nirkabel