Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

10 Tips Melindungi Kulit Selama Gelombang Panas: Tabir Surya hingga Kacamata hitam

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ilustrasi wanita di bawah paparan sinar matahari. Freepik.com
Ilustrasi wanita di bawah paparan sinar matahari. Freepik.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Berada di tengah gelombang panas yang melanda menyebabkan kulit menjadi kering. Menjaga kesehatan kulit menjadi sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat teriknya sinar matahari dan suhu tinggi.

Ketika suhu naik, penting untuk menerapkan perawatan kulit yang tepat agar terlindung dari sinar UV berbahaya, dehidrasi, dan masalah terkait panas lainnya.

Dilansir dari Times of India, berikut ini adalah beberapa tips dari para ahli tentang cara melindungi kulit selama gelombang panas:

1. Oleskan tabir surya secara teratur

Tabir surya adalah lini pertahanan pertama melawan sinar UV matahari yang dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, dan kanker. Gunakan tabir surya berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih, dan oleskan secara merata ke seluruh area kulit yang terbuka seperti wajah, leher, lengan, dan kaki. Aplikasikan kembali setiap dua jam, terutama jika Anda berkeringat atau berenang.

2. Cari tempat teduh

Pada jam-jam puncak sinar matahari, antara pukul 10 pagi dan 4 sore, usahakan untuk mencari tempat berteduh guna mengurangi paparan sinar matahari langsung. Jika Anda harus berada di luar ruangan, bawalah topi bertepi lebar, payung, atau pakaian ringan untuk perlindungan tambahan.

3. Tetap terhidrasi

Dehidrasi adalah masalah umum selama gelombang panas dan dapat memengaruhi kesehatan kulit. Minumlah banyak air sepanjang hari agar tetap terhidrasi. Usahakan minum setidaknya delapan gelas air per hari dan hindari konsumsi kafein dan alkohol berlebihan yang dapat menyebabkan dehidrasi.

4. Jaga kulit tetap dingin

Untuk mengatasi panas dan menenangkan kulit, mandi atau berendam air dingin sepanjang hari. Anda juga bisa menggunakan botol semprot berisi air untuk menyegarkan kulit dan meredakan panas. Hindari mandi air panas karena dapat mengeringkan kulit dan memperburuk masalah terkait panas.

5. Gunakan pelembab yang ringan

Kulit yang terhidrasi lebih mampu menahan efek panas dan paparan sinar matahari. Gunakan pelembab ringan dan bebas minyak yang tidak akan menyumbat pori-pori. Pilih produk yang mengandung bahan seperti asam hialuronat atau gliserin yang membantu menarik dan mempertahankan kelembapan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

6. Lindungi bibir dengan lip balm

Jangan lupa untuk melindungi bibir dari sinar matahari dengan menggunakan lip balm yang mengandung SPF. Kulit di bibir sangat rentan terhadap sengatan matahari dan dehidrasi, jadi pastikan untuk mengoleskan kembali lip balm sepanjang hari, terutama saat berada di luar ruangan.

7. Kenakan pakaian yang ringan

Pilih pakaian yang ringan dan menyerap keringat seperti katun atau linen agar kulit bisa bernapas dan membantu mengatur suhu tubuh. Hindari pakaian ketat karena bisa memerangkap panas dan keringat di kulit, menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan.

8. Gunakan produk perawatan kulit yang mendinginkan

Sertakan produk perawatan kulit yang mendinginkan dalam rutinitas Anda untuk menenangkan dan menyegarkan kulit selama gelombang panas. Carilah produk yang mengandung bahan seperti lidah buaya, mentimun, atau mentol yang memiliki sifat mendinginkan dan menenangkan kulit yang teriritasi.

9. Hindari eksfoliasi berlebihan

Meskipun eksfoliasi penting dalam rutinitas perawatan kulit, hindari melakukannya secara berlebihan selama gelombang panas karena bisa menghilangkan minyak alami kulit dan membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Batasi eksfoliasi menjadi satu atau dua kali seminggu dan pilih eksfolian lembut yang tidak akan mengiritasi kulit.

10. Gunakan kacamata hitam

Jangan lupa melindungi mata dari sinar UV dengan memakai kacamata hitam yang memiliki pelindung UV. Paparan sinar matahari yang lama dapat meningkatkan risiko katarak dan kondisi mata lainnya, jadi pastikan kacamata hitam Anda memblokir 100 persen sinar UVA dan UVB.

Pilihan editor: Arab Saudi Peringatkan Jemaah Haji Soal Suhu Ekstrem Rata-rata 44 dan Tertinggi 50 Derajat Celcius

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

10 hari lalu

Seorang wanita mendinginkan diri di bawah mesin pendingin kabut di tengah gelombang panas di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Beberapa hari terakhir ini pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan serangan panas di sebagian besar wilayah negara itu, dengan mengimbau penduduk untuk menghindari berolahraga di luar ruangan dan menggunakan AC. REUTERS/Issei Kato
Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

Jepang sedang mengalami gelombang panas ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celcius. Apa penyebabnya dan seberapa bahayanya?


3 Tips Menentukan SPF pada Sunscreen yang Akan Digunakan

12 hari lalu

Ilustrasi memakai tabir surya atau sunscreen untuk anak. Freepik.com
3 Tips Menentukan SPF pada Sunscreen yang Akan Digunakan

Memilih sunscreen pada tabir surya bisa bergantung kepada berbagai faktor, termasuk jenis kulit, durasi paparan sinar matahari, dan aktivitas diri.


Krisis Pangan Mendekat, Kepala BMKG Minta Petani Milenial Melek Cuaca dan Iklim

19 hari lalu

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menghadiri 2nd Stakeholders Consultation Meeting, the 10th World Water Forum di Bali, Kamis, 12 Oktober 2023. (BMKG)
Krisis Pangan Mendekat, Kepala BMKG Minta Petani Milenial Melek Cuaca dan Iklim

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta petani di era modern memiliki pemahaman lebih soal cuaca dan iklim. Butuh persiapan menghadapi krisis pangan.


Peneliti BRIN Ungkap Fakta Gelombang Panas di Asean: Naik Signifikan, Picu Krisis Pangan dan Kesehatan

19 hari lalu

Warga menggunakan payung saat aktivitas di luar ruangan menghindari terik matahari di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia. TEMPO/Subekti.
Peneliti BRIN Ungkap Fakta Gelombang Panas di Asean: Naik Signifikan, Picu Krisis Pangan dan Kesehatan

Gelombang panas yang terjadi di Indonesia memiliki korelasi yang linear dan secara umum dipengaruhi oleh fenomena El Nino.


Studi Pemodelan: Rekayasa Iklim Regional untuk Amerika Bisa Bikin Gelombang Panas Serbu Eropa

21 hari lalu

Ilustrasi Cuaca Cerah Berawan. Tempo/Fardi Bestari
Studi Pemodelan: Rekayasa Iklim Regional untuk Amerika Bisa Bikin Gelombang Panas Serbu Eropa

Kebutuhan mencegah dampak pemanasan global menggunakan ragam teknik rekayasa iklim di Bumi (geoengineering) tumbuh semakin besar.


Cara yang Dianjurkan dan Tidak untuk Atasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

21 hari lalu

Ilustrasi wanita memegang tabir surya. Freepik.com/Lifeforstock
Cara yang Dianjurkan dan Tidak untuk Atasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

Pakar menyarankan memakai tabir surya setiap hari untuk menghindari kerusakan akibat kulit terbakar sinar matahari. Apa lagi cara lainnya?


Kepala BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu di Indonesia Termasuk yang Tertinggi di Dunia

23 hari lalu

Warga menggunakan payung saat aktivitas di luar ruangan menghindari terik matahari di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia. TEMPO/Subekti.
Kepala BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu di Indonesia Termasuk yang Tertinggi di Dunia

Merujuk hitungan nilai Land Surface Temperature (LST) global, lonjakan panas di Indonesia termasuk yang terbesar secara global.


Penyebab Harga Tabir Surya Mahal. Apakah yang Murah Tak Bagus?

23 hari lalu

Ilustrasi tabir surya (Pixabay.com)
Penyebab Harga Tabir Surya Mahal. Apakah yang Murah Tak Bagus?

Harga tabir surya terbilang mahal buat banyak orang. Semakin tinggi tingkat perlindungan, semakin mahal harganya.


Uni Emirat Arab Imbau Khatib Batasi Waktu Khutbah Jumat Selama Musim Panas

23 hari lalu

Ilustrasi khotbah salat Jumat. TEMPO/Imam Sukamto
Uni Emirat Arab Imbau Khatib Batasi Waktu Khutbah Jumat Selama Musim Panas

Pemerintah UEA memberi arahan agar membatasi khutbah Jumat supaya tidak melebihi 10 menit karena suhu musim panas yang terik.


Tabir Surya Melindungi Kulit saat Snorkeling Tapi Bahaya untuk Terumbu Karang

26 hari lalu

Ilustrasi Snorkeling. shutterstock.com
Tabir Surya Melindungi Kulit saat Snorkeling Tapi Bahaya untuk Terumbu Karang

Bahan-bahan kimia dari tabir surya berpotensi membahayakan terumbu karang