Pertama Kali Makanan Korea Hadir di Jakarta Fair  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Makanan khas Korea Selatan Bibimbap. foodtrippings.com

    Makanan khas Korea Selatan Bibimbap. foodtrippings.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta Fair 2014 menghadirkan makanan Korea pada 6 Juni-7 Juli 2014 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.

    Menurut Mr Lee Seoung Bok, Direktur K-Food aT Korea Agro-Trade Center perwakilan Jakarta, tujuan menjual makanan Korea di Jakarta Fair, salah satunya karena booming kebudayaan Korea, "Maka kami coba mengenalkan makanan Korea di acara ini agar orang Indonesia tahu makanan Korea," katanya saat ditemui di Jakarta Fair, pada 6 Juni 2014.

    Ia mengatakan makanan Korea hampir sama dengan makanan Indonesia. "Ini masih tahun pertama kali mengenalkan makanan Korea. Kami masih mencari tahu makanan yang disukai makanya kami membawa makanan yang sesuai lidah Indonesia," kata dia. (Baca: Makanan Korea Menyusul Sukses K-Pop dan K-Drama)

    Di gerai seluas 150 meter persegi tempat diadakan promosi makanan Korea ini, disediakan tempat memasak langsung makanan kemasan Korea yang berasal dari Korea. "Semakin banyak orang Indonesia yang mencicipi makanan kami, maka makin banyak yang suka dengan makanan dan budaya Korea," kata Lee.

    Pada akhir pekan akan diadakan acara seperti demo masak dan mencicipi bibimbab (nasi campur), tteokpokki (kue beras pedas), kimchi, dan lainnya secara cuma-cuma.

    "Ada 30 produk makanan Korea yang bersertifikasi halal oleh BPOM, seperti mi instan, olahan ginseng, minuman ringan, dan makanan ringan," kata Lee.

    Ia mengatakan pendapatan kaum kelas menengah di pasar Indonesia makin meningkat setiap tahun, maka aT bekerja sama dengan beberapa pasar swalayan memasarkan dan mempromosikan kepada masyarakat Indonesia.

    Ia menjamin makanan yang ada disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Korea Selatan memperluas ekspor produk makanan Korea bersertifikasi halal, dimulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga KMF yang merupakan Lembaga Sertifikasi Halal di Korea. "Kami berusaha membuatkan sertifikasi halal lewat BPOM terkait makanan yang dijual di Indonesia dan berusaha mempromosikan kesetaraan KMF sebagai lembaga halal Korea," katanya.

    EVIETA FADJAR

    BeritaTerpopuler
    5 Alasan Tak Lewatkan Konsumsi Vitamin A
    Polusi Bisa Sebabkan Autisme pada Anak
    Puasa Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Makin Kuat
    3 Desainer Muda Tampil di Indonesia Creative Week


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.