Puan Jadi Menteri, Ini Kata Sahabatnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO , Jakarta:Puan Maharani tercacat sebagai salah satu menteri dari 34 menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Puan yang sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, di mata perancang Amy Atmanto mengatakan. (Baca: Kaftan Elegan Amy Atmanto)

    "Mbak Puan di mataku itu jelass politisi. Pibadi yang tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja. Orangnya sangat humanis dan care terhadap lingkungan," kata Amy pada Senin, 27 Oktiber 2014 di Jakarta.

    Perancang kebaya yang merupakan sahabat baik Puan menuturkan diangkatnya politisi PDI Perjuangan ini merupakan suatu kebanggaan untuk generasi muda.

    "Mbak puan mewakili generasi muda yang dinamis. Dia ditantang untuk bisa berprestasi di bidangnya seperti tugas yang sekarang diamantkan pada dirinya," kata Amy. (Baca: Ini Akun Twitter 21 Menteri Kabinet Kerja Jokowi)

    Amy melihat sikap dan sifat yang khas dari seorang Puan Maharani adalah pribadi yang sangat simpel dan praktis.

    "Dia cenderung diam, tetapi sesungguhnya pemikir sama seperti Ibu Megawati Soekarnoputri. Puan meski pemikir tapi selalu care dengan teman-temannya karena ia sangat pandai menjaga perasaan para temannya," kata Amy. (Baca: Begini Kegiatan Arisan Sosialita Amy Atmanto)

    HADRIANI P

    Terpopuler
    Kenali 6 Gaya Hidup Sehat

    Jupe Luncurkan Buku My Uncut Story 

    Momen Istimewa Yenny Wahid Bersama 3 Putrinya

    Ketika Humor jadi Kekuatan Karya Moschino

    Linda Gumelar Ajak Perempuan Indonesia Hidup Sehat

    Magnum Opus, Karya Indah Perhiasan Indonesia  





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.