Kayu Manis Efektif Atasi Masalah Diabetes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Kayu manis dapat membantu Anda mengatasi masalah diabetes. Menurut hasil penelitian Asosiasi Diabetes Amerika, penggunaan rempah-rempah aromatik sangat efektif dalam pengobatan diabetes.

    Kayu manis terbagi menjadi dua jenis, yakni kayu manis Ceylon dan Cassia. Cassia adalah jenis yang paling banyak di Amerika. Jenis ini digunakan untuk memanggang dan memasak. Jenis ini yang paling banyak diteliti oleh para ilmuwan saat mereka mempelajari kaitan antara kayu manis dan diabetes.

    Dalam studi kelompok kecil menunjukkan bahwa kadar gula darah yang lebih baik terkait dengan asupan kayu manis. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan gula darah dengan mengurangi resistensi insulin.

    Pada penderita diabetes tipe 2, hormon insulin penurun gula tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan kadar gula darah yang lebih tinggi. Para peneliti menemukan bahwa kayu manis mengurangi kolesterol sekitar 18% dan kadar gula darah sebesar 24%. (Baca : Mampir ke Restoran Negeri Ajaib, Alice ... - Tempo.co)

    Kayu manis tampaknya aman pada mereka dengan diabetes. Namun tidak pada orang dengan kerusakan hati. Mengapa, karena mengkonsumsi kayu manis dapat meningkatkan terjadinya masalah peradangan pada hati.

    Suplemen kayu manis diklasifikasikan sebagai makanan, bukan obat. Tidak seperti obat-obatan, pembuat suplemen tidak perlu membuktikan produk mereka aman atau efektif.

    Karena kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah, berhati-hati ketika menggabungkan dengan suplemen lain yang menurunkan kadar gula, misalnya Alpha lipoic acid, Bitter melon, Chromium, Fenugreek, bawang putih, Panax, Ginseng Siberia, dan Psyllium.

    Hal yang sama berlaku dengan obat diabetes. Jika dokter Anda menyarankan kayu manis adalah pilihan obat herbal yang tepat bagi Anda, maka perhatikanlah kadar gula darah Anda. Biarkan dokter Anda mengecek apakah kadar gula darah turun terlalu rendah, atau meningkat dalam jumlah yang tinggi.

    RIZAL | WEBMD

    Berita Terpopuler
    Patrick Bryan Torehkan Prestasi di Olimpiade Sains
    BPOM Rilis 10 Kosmetik Berbahaya, Apa Saja?
    10 Langkah Jitu Menghentikan Kebiasaan Merokok
    Rokok Elektrik Bantu Usir Kebiasaan Merokok  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.