Memilih Karpet Jangan Hanya Berdasar Motif, Simak Tip ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria merapikan karpet yang menuju ke ruang sholat masjid Niujie yang bersejarah saat perayaan Idul Fitri di Beijing, Cina, 26 Juni 2017. REUTERS/Thomas Peter

    Seorang pria merapikan karpet yang menuju ke ruang sholat masjid Niujie yang bersejarah saat perayaan Idul Fitri di Beijing, Cina, 26 Juni 2017. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan karpet sebagai hamparan (tikar) penutup lantai yang dibuat dari bulu domba, kain tebal, permadani, atau ambal. Pengertian tersebut diambil berdasarkan fungsi karpet itu sendiri, yakni sebagai penutup lantai.

    Selain sebagai penutup lantai, sebenarnya masih ada fungsi lain dari karpet, yaitu pemanis lantai dan ruangan yang ditempatinya. Ini bisa dilakukan karpet karena alas lantai yang hangat itu umumnya terbuat dari bahan atau material khusus, memiliki beragam corak warna, serta macam-macam motif sehingga sedap dipandang. Bahkan, karena keberagaman material, corak, serta warna tersebut, karpet bisa cocok dan mempertegas berbagai konsep interior.

    Baca: Bisnis Unik Kucing Hibrida, Intip Hybriddco Milik Mikaila Patritz 

    Namun, karena hal itu pula, karpet yang akan Anda hadirkan untuk menghias ruangan harus benar-benar dipertimbangkan. Pastikan karpet yang Anda pilih dapat memberi sentuhan yang indah dan selaras. Di sisi lain, memilih karpet akan menjadi hal sulit jika Anda tidak mempunyai pengetahuan sama sekali tentang karpet yang diinginkan.

    Sebagai bahan pertimbangan, karpet yang dipilih sebaiknya tidak hanya berdasarkan motif dan warna, tapi juga segi lain, mulai ketebalan, nilai artistik, bahan pembuatnya, hingga harganya. Berikut ini jenis-jenis karpet dilihat dari motif dan bahan pembuatnya.

    Baca: Proyeksi 2018, Karier di Bidang IT Bakal Mencapai Puncak

    1. Motif klasik
    Motif ini banyak merujuk pada jenis-jenis karpet Persia, yang mengandalkan hiasan-hiasan ornamental untuk mempercantik tampilan karpet. Nuansa karpet motif klasik akan memberikan citra yang lebih elegan dan mewah.

    2. Motif modern
    Sesuai dengan perkembangan selera modern serta lebih mengandalkan kesederhanaan antara perpaduan garis dan warna modern. Motif karpet modern akan memberikan pilihan lebih banyak dan fleksibel dalam tema nuansa ruangan yang dirancang.

    Adapun jenis material pembuat karpet antara lain wol, sutera, polypropylene, nilon, dan kulit binatang.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.