Senin, 15 Oktober 2018

Oscar 2018, Ini Rangkuman Momen Sorotannya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemenang Desain Kostum Terbaik, Mark Bridges menaiki jet ski bersama aktris Helen Mirren saat memamerkan pialanya dalam acara Piala Oscar di Hollywood, California, 4 Maret 2018. Mark Bridges juga menjadi pemenang Oscar dengan pidato terpendek dalam Oscar 2018. REUTERS/Lucas Jackson

    Pemenang Desain Kostum Terbaik, Mark Bridges menaiki jet ski bersama aktris Helen Mirren saat memamerkan pialanya dalam acara Piala Oscar di Hollywood, California, 4 Maret 2018. Mark Bridges juga menjadi pemenang Oscar dengan pidato terpendek dalam Oscar 2018. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Jakarta - Academy Awards ke-90 atau Oscar 2018 yang berlangsung di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 4 Maret 2018 waktu setempat atau 5 Maret 2018 waktu Indonesia masih menjadi pembicaraan yang hangat. Setiap tahun acara ini digelar akan menyisakan sejumlah momen-momen, baik yang berkesan atau buruk, dan menjadi sorotan publik.

    1. Hadiah Jet Ski
    Jimmy Kimmel, pembawa acara bergengsi tahunan malam itu, memberikan intermezzo unik dengan menjanjikan hadiah jet ski untuk pemenang Oscar yang memberikan pidato terpendek. Ia bahkan menambah iming-iming hadiahnya dengan mengatakan bahwa pemenang tidak hanya akan mendapatkan jet ski, namun juga perjalanan gratis ke penginapan mahal di Lake Havasu. Akhirnya, setelah The Shape of Water memenangkan Best Picture, Kimmel mengumumkan bahwa perancang kostum Phantom Thread, Mark Bridges, adalah pemenang yang membawa pulang jet ski tersebut. Baca: Oscar 2018, Ini Gaun Termahal Sepanjang Sejarah Oscar

    2. Kemenangan pertama setelah 13 Tahun berkarya
    Setelah berulang kali dinominasikan untuk Oscar dalam kategori sinematografi di film seperti "Kundun" karya Peter Scorsese dan Frank Darabont atau "The Shawshank Redemption", Roger Deakins akhirnya memenangkan piala Oscar pertamanya. Ia memenangkan sinematografi terbaik dengan karyanya pada sekuel film "Blade Runner 2049". Deakins merasa ringan dan pendiam dalam pidato penerimaannya, bercanda bahwa dia "lebih baik mengatakan sesuatu atau kalau tidak mereka akan memberi saya jet ski.

    3. Ryan Seacrest saat momen red carpet
    Momen red carpet menjadi sedikit terasa berbeda dengan Ryan Seacrest menjadi pemandu di red carpet Oscar kemarin. Seacrest menerima tuduhan atas pelecehan seksual. Meskipun ia telah membantah hal tersebut, dilansir dari New York Times, acara wawancara di red carpet menjadi terasa hambar. Tidak ada konfrontasi yang dilakukan Seacrest terkait kasus tersebut selama ia memandu red carpet. Dan walaupun ia mewawancari selebriti seperti Mary J. Blige, Christopher Plummer, Allison Janney dan nominasi Oscar lainnya, namun tak satu pun dari lima wanita yang menjadi nominasi aktris terbaik yang berbicara dengannya.

    4. Perubahan amplop isi nama pemenang nominasi
    Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengkonfirmasi beberapa perubahan hal dalam rangka pagelaran Oscar tahun ini. Salah satunya adalah pembaca nominasi harus memastikan mereka telah memiliki amplop yang benar sebelum naik ke panggung. Tapi, perubahan terbesar menjadi cepat terlihat saat Viola Davis mempresentasikan penghargaan untuk aktor pendukung terbaik. Amplop dengan jenis emas yang tebal, sangat jelas memperlihatkan nama pemenang dalam amplop sampai dapat terbaca dengan jelas di TV. Berbeda dibandingkan dengan amplop tahun lalu, dimana terlihat elegan dengan warna merah, namun tulisan pemenang diberi warna emas yang ringan dan tidak mudah dibaca. Baca: Heboh Dylan Sada: Ini Sebab Kekerasan Atas Perempuan Bisa Terjadi

    5. Kobe Bryant menerima Oscar, dugaan pelecehan seksual muncul lagi
    Bintang basket pensiunan, Kobe Bryant, menjadi pemain NBA pertama yang membawa pulang piala Oscar. Film Kobe Bryant, Dear Basketball, menerima penghargaan untuk animasi terbaik pada ajang Academy Awards ke-90 ini. Namun banyak kritik bermunculan di media sosial terkait kemenangan Bryant. Dengan tema acara tahun ini yang berfokus pada gerakan #MeToo dan Time’s Up, kasus Bryant atas tuduhan pelecehan seksual kepada seorang gadis usia 19 tahun tahun 2003 silam kembali muncul. Banyak kritik di media sosial yang menyayangkan momen setelah penghargaan Bryant diikuti dengan presentasi tentang gerakan #MeToo serta Time's Up oleh beberapa selebriti yang ikut gerakan tersebut, seperti Ashley Judd, Salma Hayek, dan lainnya.

    NYTIMES | VULTURE | BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.