Kini Ada Pil Kontrasepsi untuk Pria, Apa Efek Sampingnya?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria ditempat kerja. plantronics.com

    Ilustrasi pria ditempat kerja. plantronics.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama beberapa dekade, alat kontrasepsi berupa pil untuk wanita telah dipasarkan. Di Indonesia, alat kontrasepsi ini populer sebagai pil KB.

    Kini, pil pengendalian kelahiran pria akan masuk di pasaran, menurut hasil studi baru dalam skala kecil yang dipaparkan di Chicago, AS, seperti dikutip dari www.boldsky.com, Selasa 20 maret 2018. Obat ini diketahui aman dan efektif.

    Baca juga:
    Heboh Surat Lamaran Kerja Steve Jobs, Begini Cara Membuat CV
    Gangguan Bipolar Bukan untuk Dijauhi, Simak Solusinya dari Dokter

    Penelitian menunjukkan bahwa pil haria untuk pria ini menurunkan tingkat hormon, sama dengan bentuk kontrasepsi jangka panjang lainnya. Studi menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekurangan testosteron atau kelebihan testosteron.

    Pil KB pria ini ditemukan sebagai alat kontrasepsi oral yang aman digunakan pria dengan respons hormon yang konsisten dan sekaligus efektif sebagai kontrasepsi.
    Alat kontrasepsi. TEMPO/Syamsul Marlin

    1. Apa itu Pil KB?
    Ada beberapa perubahan selama 50 tahun terakhir dalam kontrasepsi pria dibandingkan dengan banyaknya pilihan yang tersedia bagi wanita. Metode kontrasepsi lain yang tersedia di pasaran saat ini adalah kondom, vasektomi, dan lain-lain.

    2. Mengapa Banyak Pria Lebih Memilih Pil?
    Penelitian mengatakan bahwa, banyak pria lebih suka pil setiap hari sebagai kontrasepsi reversibel, daripada suntikan untuk jangka lama atau gel topikal. Jadi apa yang sebenarnya terjadi jika seorang pria menggunakan pil KB? Jika seorang pria menggunakan satu atau dua pil KB, tidak akan terjadi apa-apa. Tapi, jika seseorang minum pil KB setiap hari dalam jangka waktu yang lama, payudaranya akan tumbuh lebih besar, dorongan seksnya bisa menurun, jumlah rambut wajah bisa turun dan testis mungkin akan mengecil.

    3. Bagaimana Cara Kerja Pil KB Pria?
    Banyak pria mengeluh tentang metode kontrasepsi lainnya, karena masalah seksual. Misalnya, kondom dapat mengurangi sensasi dan vasektomi memerlukan operasi tambahan. Meskipun metode kontrasepsi ini tidak akan menghilangkan risiko tertular penyakit menular seksual, di sisi lain, pil KB dapat memberikan alternatif kontrasepsi yang menarik dan aman karena berbagai alasan. Baca: Mau Jadi Vegetarian Takut Kekurangan Gizi? Simak Komunitas Vegan

    Antara lain, pil tersebut akan memungkinkan pria dan wanita membagikan kontrasepsi secara bertanggung jawab dan setara. Itu juga bisa meringankan kekhawatiran perempuan tentang dampak jangka panjang kontrol kelahiran pada kesuburan.

    4. Efek Samping Pil Kontrasepsi Pria
    Seiring dengan manfaat pil KB, ada efek samping yang serius juga. Efek samping dari pil KB adalah depresi, denyut jantung tidak normal dan tidak normal, perubahan mood, nyeri otot, peningkatan libido dan jerawat. Namun, studi jangka panjang saat ini sedang dilakukan untuk memastikan apakah pil kontrasepsi yang dikonsumsi setiap hari menghambat produksi sperma atau tidak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.